×

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuka Rekening Bisnis Baru

October 16, 2017 Accounting

Sebagai seorang pebisnis, Anda tentu sudah paham betul betapa pentingnya rekening terpisah terhadap bisnis Anda. Dengan rekening khusus bisnis, Anda bisa memantau kondisi keuangan bisnis secara lebih terperinci dan akurat karena tidak tercampur dengan keuangan pribadi. Tidak heran jika ada banyak artikel yang menganjurkan Anda untuk segera membuka rekening baru begitu bisnis resmi berdiri.

Namun, di sisi lain, dengan banyaknya jenis rekening yang ditawarkan bank, beragam fitur berbeda, hingga berbagai bank yang ada, membuka rekening bisnis baru tidak semudah yang dibayangkan. Berbagai kesalahan bisa terjadi dalam prosesnya. Oleh sebab itu, Anda bisa menghindarinya dengan mengenali berbagai kesalahan berikut.

Rekening bisnis
Setidaknya ada empat kesalahan utama yang harus Anda hindari saat membuka rekening bisnis baru untuk perusahaan. (Source: jarmoluk – Pixabay)

  1. Memasukkan Informasi yang Kurang Tepat Saat Setup

    Dalam membuka rekening baru untuk bisnis Anda, perlu diingat bahwa setiap bank membutuhkan informasi yang berbeda tentang bisnis Anda untuk mengaktifkan rekening baru tersebut. Nah, masih banyak pemilik bisnis baru yang cenderung salah memberikan atau menyediakan informasi saat membuka rekening baru di bank.

    Untuk menghindari hal tersebut, saat melakukan janji temu, Anda bisa bertanya kepada pihak bank tentang dokumen apa saja yang harus dibawa untuk pembukaan rekening. Jika menggunakan jasa bank yang beroperasi secara online, pastikan Anda membaca seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

    Baca juga: 5 Tips Utama Mengelola Akuntansi untuk Bisnis Kecil

  2. Salah Memilih Bank yang Tepat

    Anda mungkin berpikir bahwa semua bank itu sama. Apa pun banknya, yang penting Anda bisa memiliki rekening khusus untuk bisnis baru Anda. Kenyataannya tidak seperti itu. Hanya karena Anda merasa familiar dengan bank tertentu, bukan berarti Anda bisa langsung memilihnya sebagai tempat membuka rekening bisnis. Bank yang sudah memiliki nama besar biasanya cenderung lebih ketat dalam memberikan pinjaman bisnis.

    Di sisi lain, bank yang masih berskala kecil dan belum mapan bisa mendatangkan risiko pada bisnis Anda. Karenanya, sebelum memutuskan bank mana yang Anda pilih untuk membuka rekening bisnis, cobalah menulis daftar kebutuhan finansial Anda sekarang dan di masa depan. Hal ini akan membantu Anda dalam memilih bank yang tepat.

Rekening bisnis
Pastikan saldo pada kas dan bank Anda selalu seimbang dengan melakukan rekonsiliasi bank. (Source: Ken Teegardin – Flickr)

  1. Kurang Mempertimbangkan Saldo Minimum Bulanan

    Ada banyak rekening bank bisnis yang menawarkan keringanan biaya apabila saldo dalam rekening berada di atas jumlah minimum tiap bulannya. Sayangnya, hal ini masih kurang diperhatikan oleh pada pebisnis. Jangan sampai Anda harus mengeluarkan denda atau biaya yang tidak perlu karena saldo dalam rekening bisnis Anda berada di bawah ketentuan minimum. Sayang sekali, bukan? Padahal Anda bisa menggunakan biaya tersebut untuk keperluan bisnis lain yang lebih penting.

  2. Tidak Merencanakan Otoritas Penandatanganan Pembayaran

    Dilansir dari situs Business News Daily, Michael Rozbruch, founder dari Michael Rozbruch’s Tax & Business Solutions Academy, mengatakan bahwa ada banyak pemilik bisnis kecil yang sering lupa merencanakan sistem penandatanganan untuk keperluan cek bisnis mereka.

    Misalnya, jika Anda mendirikan bisnis bersama seorang partner, apakah cek bisnis Anda membutuhkan satu atau dua tanda tangan? Jika memang membutuhkan dua tanda tangan, akankah hal tersebut berlaku untuk seluruh cek atau hanya untuk cek dengan jumlah uang tertentu? Dengan mempertimbangkan hal tersebut sebelum membuat rekening bisnis baru, nantinya Anda tak harus pusing melakukan perubahan di bank.

    Baca juga: 5 Keuntungan Proses Bisnis Otomatis bagi Perkembangan Perusahaan

Membuka rekening bisnis baru memang tak semudah yang dibayangkan. Setelah rekening bisnis baru resmi dibuat, pastikan saldo yang ada di kas dan bank selalu seimbang dengan melakukan rekonsiliasi bank. Ditambah dengan mengenali keempat kesalahan di atas, semoga Anda bisa menghemat banyak waktu demi kesuksesan bisnis. Good luck!

Artikel terkait

Mengenal Lebih Jauh tentang Penyusutan Aset Tetap: Definisi, Faktor, dan Metodenya

September 27, 2017 Accounting

Di dalam sebuah perusahaan, aset menjadi salah satu elemen yang terpenting. Ia merupakan sebuah wujud yang digunakan untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Aset terbagi menjadi dua jenis, yaitu aset tetap dan aset lancar. Artikel kali ini akan membahas lebih dalam mengenai definisi, faktor, dan metode yang digunakan dalam menyusun aset tetap. Sofyan Syafri Harahap, mantan…

Baca selengkapnya