×

4 Tren HRD Perusahaan yang Akan Booming di Tahun 2018

January 31, 2018 Human Resources (HR)

Setiap awal tahun baru, berbagai industri bisnis melakukan prediksi terhadap tren yang akan mendominasi sepanjang tahun tersebut. Meski mungkin sifatnya terkesan repetisi, sebenarnya hal ini cukup penting untuk dilakukan. Dengan mengetahui prediksi tren yang akan booming pada tahun tertentu, Anda dan tim bisa melakukan persiapan untuk menghadapinya. Bisnis pun tak akan “kaget” sehingga tetap stabil.

HRD perusahaan termasuk salah satu sektor yang tak luput dari prediksi tren tersebut. Tahun lalu, industri HR diramaikan oleh penerapan teknologi software yang memudahkan pekerjaan bersifat administratif sehingga karyawan dapat menyimpan banyak waktu dan tenaga. Lantas, bagaimana dengan tahun ini?

HRD PerusahaanMengetahui prediksi tren HR pada 2018 akan membantu Anda dan tim mempersiapkan diri untuk mengembangkan bisnis lebih baik lagi. (Source: creative-commons-images.com)

  1. Lebih Fokus pada Pengalaman Karyawan

    Seiring meningkatnya jumlah karyawan millennial dan transparansi di era digital, tahun 2018 ini para karyawan akan menginginkan lingkungan kerja yang jauh lebih engaging dan enjoyable. Tahun 2018 diprediksi akan menjadi titik awal bagi para pemilik bisnis untuk mulai fokus dalam meningkatkan pengalaman karyawan (employee experience). Menurut Forbes, ada tiga hal yang amat mendukung terwujudnya hal tersebut, yakni budaya, engagement, dan manajemen performa.

    Tim marketing biasanya memiliki semacam “peta” untuk menelusuri perjalanan pelanggan sebelum membeli produk Anda. Nah, Anda juga akan melakukan hal serupa, tetapi untuk memetakan pengalaman karyawan Anda sendiri. Kemungkinan besar Anda akan mengadaptasi berbagai teknologi baru demi dapat memahami para karyawan Anda secara lebih baik lagi.

  2. Digitalisasi Divisi HR

    Dengan menggunakan teknologi software Sleekr HR, sebenarnya Anda sudah memulai proses digitalisasi terhadap divisi HR karena hal-hal yang berhubungan dengan paperwork telah berkurang. Namun, tahun 2018 akan menjadi era di mana digitalisasi HR naik ke level yang lebih tinggi. Penggunaan teknologi Artificial Intelligence dan machine learning akan banyak dilakukan. Keduanya mampu memberikan data akurat tentang karyawan, memungkinkan Anda untuk mengenal karyawan lebih jauh lagi sehingga employee experience pun bisa terwujud.

    Selain software HR, masih ada beberapa produk teknologi lain yang akan mendukung digitalisasi HRD perusahaan pada 2018 ini. Contoh yang saat ini sedang cukup marak adalah marketplace yang bergerak dalam bidang rekrutmen. Jadi, perusahaan dan para calon karyawan bisa bertemu dalam satu platform, mengenal satu sama lain, untuk akhirnya dicocokkan sehingga perusahaan mendapatkan karyawan yang paling tepat.

    Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Divisi HR Ingin Melakukan Rebranding

HRD PerusahaanPada tahun 2018 ini, fokus terhadap pengalaman karyawan di tempat kerja diprediksi akan meningkat. (Source: Pexels)

  1. Transparansi Kompensasi Karyawan

    Tren terkait transparansi terhadap kompensasi karyawan mulai populer sejak Google mengumumkan bahwa mereka akan memunculkan informasi gaji di setiap post tentang pekerjaan. Mike Aitken, VP dari Society for Human Resources Management yang bekerja untuk pemerintahan US, mengatakan bahwa aturan baru Google tersebut akan mendorong para pemilik bisnis untuk memberi penjelasan mengenai penentuan gaji.

    Hal tersebut diyakini mampu meminimalisir banyak masalah dalam bisnis. Sebuah studi dari PayScale menunjukkan bahwa sikap karyawan terhadap pendekatan perusahaan terkait kebijakan pemberian kompensasi akan memberi pengaruh yang cukup besar terhadap kepuasan kinerja mereka di perusahaan Anda.

  2. Personalisasi terkait Kesejahteraan Karyawan

    Setiap perusahaan pasti memiliki penawaran benefits atau keuntungan tersendiri untuk para karyawannya. Namun, ada satu persamaan di antara perusahaan ini, yakni benefits yang bersifat pasif. Biasanya, karyawan diminta mengisi formulir, memilih beberapa benefits yang ditawarkan, lalu mengembalikan formulir ke HRD perusahaan. Karyawan tidak memiliki peran aktif dalam menentukan hak keuntungan untuk mereka dapatkan.

    Kabar baiknya, hal tersebut diprediksi akan berubah ke arah yang lebih baik pada tahun 2018 ini. Penawaran benefits akan lebih banyak melibatkan interaksi sehingga perusahaan bisa benar-benar memberikan keuntungan yang memang dibutuhkan karyawan, misalnya edukasi tentang finansial, check up kesehatan secara rutin, dan berbagai sektor lainnya.

    Baca juga: 4 Program Kesejahteraan Karyawan untuk Mengurangi Turnover

Dari keempat tren HR tahun 2018 di atas, mana yang paling membuat tim HRD perusahaan Anda excited? Memang tidak tidak ada jaminan bahwa seluruh tren tersebut akan muncul. Namun, tidak ada salahnya mempersiapkan diri dari sekarang agar Anda bisa selangkah lebih maju dari kompetitor. Salah satunya dengan menggunakan software seperti Sleekr HR untuk memulai digitalisasi divisi HR. Good luck!

Artikel terkait

5 Keuntungan Utama Menggunakan Cloud HRIS

August 29, 2016 Human Resources (HR)

Bagi sebagian perusahaan, penggunaan HRIS sebagai sistem kerja di perusahaan masih menjadi pertanyaan, apakah sebenarnya diperlukan atau tidak? Dulu, semua pekerjaan kantor khususnya pada bagian personalia, diurus dan dilakukan dengan cara konvensional (paperworks), alasannya antara lain karena personalia dianggap hanya sebagai pekerjaan sekretariat dan sepenuhnya tidak perlu membutuhkan sistem kerja yang kompleks. Seiring berjalannya waktu,…

Baca selengkapnya