5 Usaha Mikro yang Berpeluang Booming pada 2018

March 5, 2018 Accounting

Seiring berjalannya waktu, tren dalam kehidupan akan terus silih berganti. Hal ini tidak hanya berlaku pada fesyen, tetapi juga bidang bisnis, khususnya untuk usaha mikro. Setiap tahunnya, bisnis usaha mikro atau usaha kecil mengalami perkembangan sehingga berdampak pada tren yang diusung. Nah, tahun 2018 pun tak luput dari tren dan peluang bisnis usaha mikro yang diprediksi akan booming. Apa saja?

Usaha mikroUsaha mikro diprediksi akan mengalami perubahan tren pada 2018. (Source: Pexels)

Peluang Usaha Mikro 2018

  1. E-commerce atau bisnis online

    Dengan teknologi dan internet yang sepertinya terus mengalami evolusi, berbisnis sekarang bukanlah hal yang susah untuk dimulai. Dengan berbekal produk untuk dijual dan koneksi internet, Anda sebetulnya sudah dapat membuka usaha, salah satunya melalui bisnis online atau e-commerce. Dilansir Liputan6.com, Data Sensus Ekonomi 2016 dari Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, industri e-commerce di Indonesia tumbuh sekitar 17% dengan total jumlah usaha mencapai 26,2 juta unit.

    Mengingat pertumbuhannya yang cukup baik, bisnis online seperti e-commerce diprediksi masih akan menjadi salah satu primadona bisnis usaha kecil yang menarik pada tahun 2018. Berkat adanya situs-situs bisnis online e-commerce, Anda bisa dengan mudah membuat akun di sana, mengunggah foto produk yang akan dijual, lalu melakukan transaksi pembelian. Sangat praktis, bukan?

  2. Properti Syariah

    Sejak perbincangan tentang penjualan rumah DP 0 Rupiah ramai diperbincangkan, bisnis properti syariah pun muncul ke permukaan. Tidak seperti bisnis properti pada umumnya, kabarnya peluang properti syariah tidak mengandalkan bank sebagai pemodal. Jadi, transaksi akan terjadi langsung antara konsumen dan pengembang properti terkait yang legal.

    Selain itu, peluang properti syariah juga tidak menggunakan sistem sita maupun denda. Artinya, apabila konsumen tidak sanggup membayar cicilan di tengah perjalanan, pihak pengembang tak akan menyita rumah yang sudah dibeli. Sebagai solusi, konsumen dan pihak pengembang akan menyelesaikannya secara musyawarah. Misalnya, konsumen diminta memasarkan penjualan rumah lain milik pengembang atau menjual rumah yang sudah dibeli sehingga hasil penjualan dapat digunakan untuk melunasi utang.

  3. Food Truck

    Kuliner merupakan salah satu bidang usaha yang tak akan pernah mati. Namun, agar bisa stand out dari kompetitor yang sudah ada, Anda harus bisa memberikan konsep berbeda. Food truck dapat menjadi solusi tepat untuk bisnis usaha mikro Anda. Beberapa tahun ini, food truck memang cukup booming di Indonesia karena sifatnya yang mobile dan Anda tak membutuhkan modal sebesar pembangunan kafe.

    Dengan food truck, Anda bisa berjualan dengan berpindah-pindah tempat. Dari sini, Anda bisa mengetahui daerah mana yang paling banyak menghasilkan penjualan sehingga Anda dapat mengoptimalkannya. Tak perlu menggunakan truk sungguhan untuk mendirikan bisnis food truck. Anda juga bisa menggunakan mobil pick up atau mobil karavan yang didesain secara kreatif.

Usaha mikroFood truck diprediksi menjadi salah satu tren usaha mikro yang akan booming pada 2018. (Source: Pexels)

  1. Frozen Foods

    Masih dari bidang kuliner, kali ini tren bisnis usaha kecil yang diprediksi booming pada 2018 sangat cocok untuk kalangan ibu-ibu. Baik yang berkarier atau ibu rumah tangga, semua bisa berbisnis frozen foods dengan mudah karena sifatnya yang praktis. Sebagai langkah awal, Anda bisa menjadi reseller untuk produk frozen foods yang dimiliki orang lain.

    Biasanya, frozen foods ini berupa nugget, kentang, bakso, sosis, hingga siomay ayam. Anda bisa membuat akun Instagram atau Facebook sebagai platform menjual frozen foods ini. Dengan begini, Anda pun dapat menjalankan akun jualan tersebut dari mana saja.

  2. Bidang Otomotif

    Bisnis usaha mikro dalam bidang otomotif tak hanya terbatas dalam jual beli mobil atau motor walau memang kini usaha jual beli mobil bekas memang sedang booming. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari harga pasaran mobil baru yang relatif mahal sehingga masyarakat pun lebih memilih untuk membeli mobil bekas yang masih layak pakai.

    Namun, bisnis dalam bidang otomotif juga bisa hadir dalam bentuk usaha bengkel atau perawatan seperti cuci motor dan salon mobil. Mengingat jumlah pengguna kendaraan yang sepertinya terus meningkat, bisnis ini diprediksi akan menjadi tren pada 2018 ini. Sebagai salah satu strategi pemasaran, Anda dapat aktif mengikuti berbagai event otomotif yang diselenggarakan di area tempat tinggal.

Bagi yang berencana untuk membangun bisnis usaha mikro sendiri, kelima tren di atas dapat dijadikan pertimbangan. Karena merupakan tren, kemungkinan besar bisnis-bisnis tersebut mampu menghasilkan banyak penjualan pada tahun ini dan setelahnya. Kira-kira tren bisnis mana yang paling menarik perhatian Anda?