Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRIS

Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRIS

Bernadetta March 8, 2019 Human Resources (HR), Sumber Daya Manusia

Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRIS

Software HRIS pilihan pada umumnya dilengkapi dengan fitur payroll yang mampu mempermudah perhitungan gaji karyawan perusahaan. Fitur tersebut memungkinkan perhitungan gaji dilakukan secara otomatis lewat penyesuaian komponen perhitungan gaji dengan kebijakan perusahaan. Tak hanya mencantumkan gaji pokok, perhitungan gaji juga melibatkan beragam tunjangan serta potongan. Berikut beragam komponen pemotongan gaji karyawan yang kerap diakomodir melalui software HRIS.

  1. Potongan PPh 21

    Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRISMelakukan pembayaran pajak secara berkala berdasarkan ketentuan perpajakan terbaru merupakan salah satu bentuk kontribusi seseorang terhadap pembangunan nasional. Demikian halnya dengan pajak yang dibebankan kepada karyawan perusahaan dalam bentuk PPh 21. Dalam pengelolaan pajak tersebut, perusahaan dapat turut mengambil peran dengan cara melakukan pemotongan PPh 21 dari gaji karyawan yang bersangkutan.

    Perhitungan PPh 21 sendiri dapat saja berbeda untuk karyawan satu dengan yang lainnya. Tarif yang dikenakan pada PPh 21 dikenal sebagai tarif progresif. Artinya, semakin besar pendapatan karyawan, maka tarif yang dikenakan juga akan lebih tinggi. Untuk itu, perusahaan perlu menggunakan software HRIS yang mampu melakukan perhitungan PPh 21 secara otomatis. Hal ini mengingat nominal gaji tiap-tiap karyawan perusahaan tidak selalu sama. Semakin tinggi posisi seseorang dalam struktur organisasi perusahaan, tentu gaji yang diperoleh juga akan semakin besar pula.

  2. Iuran BPJS Ketenagakerjaan

    Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRISMengikutsertakan karyawan dalam program BPJS Ketenagakerjaan pada dasarnya turut memberikan manfaat bagi perusahaan itu sendiri. Program jaminan sosial yang dikelola oleh pemerintah tersebut membuat perusahaan tidak perlu menyediakan program jaminan sosial tersendiri untuk karyawan. Keikutsertaan karyawan dalam program BPJS Ketenagakerjaan turut menjamin masa depan karyawan sehingga karyawan tersebut merasa lebih aman dalam menghadapi berbagai risiko ketika bekerja.

    Pemotongan iuran BPJS Ketenagakerjaan otomatis yang terdapat pada software HRIS semakin mempersingkat perhitungan gaji karyawan. Hal ini mengingat besar potongan iuran yang diakomodir lewat layanan tersebut senantiasa disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Artinya, perusahaan tidak perlu lagi menghitung besar iuran satu per satu secara manual.

  3. Denda Keterlambatan dan Ketidakhadiran

    Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRISKaryawan yang melanggar ketentuan jam kerja bisa saja diganjar dengan pemotongan gaji sebagai denda atas keterlambatannya. Selain keterlambatan, karyawan yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas pun dapat dikenai sanksi berupa potongan gaji. Ketentuan semacam ini tentu merupakan bagian dari kebijakan perusahaan yang bertujuan agar karyawannya senantiasa disiplin. Semakin sering karyawan terlambat atau tidak hadir tanpa alasan yang jelas, maka semakin besar pula nominal gaji yang dipotong.

    Agar dapat dengan mudah mengetahui keterlambatan karyawannya, perusahaan dapat menggunakan software HRIS dengan fitur absensi online. Informasi kehadiran maupun keterlambatan karyawan dapat langsung tersimpan dalam database. Informasi tersebut tersinkronisasi dengan akun personal karyawan untuk kemudian dikelola oleh admin. Pemotongan denda keterlambatan pun dapat dilakukan secara tepat dan akurat.

  4. Pengajuan Cuti Melebihi Jatah

    Berbagai Potongan Gaji yang Dapat Diakomodir Lewat Software HRISJatah cuti yang dimiliki oleh masing-masing karyawan setiap tahun tentu tidak selalu sama. Perusahaan memiliki beberapa pertimbangan terkait jumlah cuti yang diberikan kepada karyawan. Pertimbangan-pertimbangan tersebut diantaranya berupa status karyawan, masa kerja, serta jabatan.

    Penggunaan software HRIS memungkinkan perusahaan mengetahui seberapa banyak jatah cuti karyawan sudah digunakan. Di sisi lain, layanan tersebut idealnya juga memungkinkan karyawan mengetahui jatah cutinya yang masih tersisa. Ketika karyawan secara sadar mengajukan cuti di luar jatahnya, maka karyawan harus siap dengan kebijakan pemotongan gaji yang berlaku di perusahaan.

Berbagai potongan gaji otomatis yang diakomodir lewat software HRIS tersebut hanya dapat perusahaan Anda alami apabila menggunakan layanan HR dengan fitur lengkap seperti Sleekr. Dilengkapi dengan fitur payroll dan segala macam potongan gaji karyawan dapat dilakukan tanpa ribet. Sleekr juga didukung dengan pelaporan PPh 21 secara otomatis. Dengan kata lain, pelaporan pajak dapat dilakukan hanya dengan satu kali klik. Karyawan pun dapat mengetahui rincian gajinya melalui slip gaji online yang dapat diakses melalui akun personal karyawan.

Bukan hanya perhitungan gaji saja yang dimudahkan dengan layanan Sleekr. Karyawan juga dapat melakukan pengajuan cuti, absensi online, serta pengajuan reimbursement melalui aplikasi mobile MySleekr. Pengelolaan informasi perusahaan oleh admin pun dapat dilakukan di mana saja hanya dengan koneksi internet serta smartphone pribadi. Segera daftarkan perusahaan Anda di Sleekr sekarang!