[LAUNCHING] Integrasi Sleekr dan iSeller untuk Bisnis UKM dan Waralaba

February 20, 2018 Berita, Bisnis

Melihat pesatnya pertumbuhan bisnis UKM, terutama pada sektor waralaba, pada 20 Februari 2018, Sleekr meresmikan program kerjasama dengan iSeller dan menghadirkan solusi baru bagi bisnis UKM terutama pada sektor waralaba.  Selain peresmian kerjasama, acara ini juga dilengkapi oleh talk Show yang mengangkat case study pada dunia media dengan tema Pengaruh Digitalisasi Terhadap Perkembangan dan Tren Bisnis Waralaba 2018”

 

Peresmian Integrasi Sleekr dan iSeller

bisnis ukm, laporan keuangan, pont of sales, transaksi keuangan, waralaba, franchise

(dari kiri ke kanan) Suwandi Soh, CEO dan Co-Founder Sleekr dan Jimmy Petrus, CEO iSeller

Pesatnya pertumbuhan bisnis UKM di Indonesia terutama pada sektor waralaba menjadi alasan Sleekr untuk terus berinovasi dan mengembangkan bisnisnya. Kerjasama yang dilakukan oleh Sleekr dan iSeller adalah integrasi dengan teknologi API (Application Programming Interface). Integrasi ini memberikan solusi terpadu antara transaksi penjualan dan pembukuan akuntansi bisnis dimana pengguna aplikasi iSeller dapat melihat laporan keuangan di platform Sleekr Accounting dengan mudah dan cepat.

Suwandi Soh, selaku co-founder dan CEO Sleekr mengatakan: “Potensi bisnis UKM di Indonesia sangat menjanjikan, kami melihat hal ini akan sangat berdampak baik apabila didukung oleh sistem bisnis yang baik, seperti integrasi langsung sistem penjualan dan pencatatan keuangan oleh Sleekr dan iSeller. Sleekr tentunya akan terus menyempurnakan layanan kami untuk mendukung perkembangan UKM di Indonesia agar Sleekr dapat terus memberikan nilai positif di masa yang akan datang. ”

  1. Talkshow “Pengaruh Digitalisasi Terhadap Perkembangan dan Tren Bisnis Waralaba 2018”

    bisnis ukm, laporan keuangan, software akuntansi

    Bagaimana perkembangan bisnis UKM terutama pada sektor waralaba di Indonesia?

    Secara umum tren bisnis UKM terutama bisnis waralaba di Indonesia yang paling diminati dan masih mendominasi adalah kuliner. Mudah untuk memprediksinya, yaitu dengan  mencermati sekitar kita, pasti sangat banyak bisnis waralaba kuliner dengan berbagai brand. Beberapa yang populer belakangan ini seperti tren coffee shop, ayam geprek, minuman ringan, dan mini market atau jasa pengiriman. Namun jenis waralaba yang cukup menonjol saat ini adalah jasa laundry kiloan. Hal ini mungkin disebabkan karena meningkatnya permintaan kebutuhan sehari-hari manusia. Seperti yang terjadi pada bisnis kuliner yang memenuhi kebutuhan makanan, laundry membantu kebutuhan pokok manusia yaitu berpakaian. Bisnis waralaba terus menjadi peluang yang menarik untuk dicoba oleh para pebisnis pemula karena tidak harus memikirkan semua bisnis proses dari awal dan brand yang dibawa sudah dikenal oleh market.

    Bagaimana Tantangan yang Sering Dihadapi oleh Bisnis Waralaba?

    Tantangan yang sering muncul pada bisnis waralaba diantaranya adalah masalah waktu, manajemen keuangan, dan manajemen tim. Waralaba baru perlu memberikan fokus lebih untuk menghadapi permasalahan dalam mengelola waktu untuk dapat mensistemasi bisnisnya dan tantangan dalam pengelolaan keuangan agar tetap bertahan dalam persaingan. “Pebisnis saat ini terlalu banyak kayanya, tapi kurang memikirkan bagaimana untuk menjadi ‘kaya’nya”, ungkap Cynthia Wihardja, Firm Owner dan Executive & Business Coach ActionCOACH South Jakarta. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa pelaku waralaba perlu memikirkan tentang keunikan bisnisnya dan mempertahankannya dengan terus berinovasi.

    Yusly, GM Operation Quick Chicken Indonesia menyampaikan bahwa tantangan lain yang sering kali dihadapi adalah perlunya bantuan untuk meningkat efisiensi pekerjaannya, mungkin dengan masuknya teknologi dapat mempermudah proses operasional pada waralaba.

    Jimmy Petrus, selaku founder dan CEO dari iSeller juga menambahkan, ”Kolaborasi iSeller dan Sleekr menghadirkan solusi point-of-sale dan accounting terpadu yang sangat dibutuhkan oleh bisnis UKM di era digital ini. Kami yakin integrasi ini dapat mengeliminir proses pencatatan manual yang rentan kesalahan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta membantu pengusaha memodernisasi dan memajukan bisnisnya dengan cepat. ”.

    Harapan Terhadap Integrasi Sleekr dan iSeller

    Sleekr dan iSeller merupakan platform bisnis dengan basis komputasi awan dengan perkembangan teknologi sehingga integrasi teknologi oleh keduanya diharapkan dapat menjadi solusi bisnis yang memudahkan pengelolaan keuangan pada UKM terutama waralaba.
    Case study yang dialami langsung oleh Quick Chicken sebagai salah satu pengguna integrasi ini adalah sistem pencatatan keuangan yang terintegrasi dirasa sangat cocok untuk bisnis waralaba yang memiliki banyak cabang. Harapan dari kerjasama ini adalah memadukan kelebihan dari masing-masing perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi UKM Indonesia, terutama bisnis waralaba.

    Cynthia Wihardja menambahkanHarapannya tentu adalah  agar dapat terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan dari para pelaku usaha (UKM khususnya) yang semakin penuh tantangan di era digital ini, khususnya terkait dengan data yg terintegrasi dan rapih untuk membantu pelaku usaha mengambil keputusan dalam bisnis nya berdasarkan fakta serta dapat menghemat waktu hingga 8 jam per minggu lewat automasi sistem-sistem yang bisa menghabiskan waktu yang tidak efisien. Serta kerjasama ini diharapkan dapat membawa UKM dan waralaba Indonesia untuk go-global.”

    Anda dapat mempelajari lebih lanjut integrasi Sleekr dan iSeller disini.