S-TALKS HR: Bagaimana menghadapi perbedaan Generasi X,Y, dan Z?

September 4, 2018 Berita, Update

Generasi

S-TALKS HR pada bulan Agustus membahas mengenai bagaimana menghadapi perbedaan generasi pada generasi  X, Y, dan Z dalam menciptakan budaya dan lingkungan kerja yang sesuai antara perbedaan generasi tersebut. Dengan mengundang 2 narasumber yang berpengalaman di bidangnya yaitu Diba Saleh (Head of People Operation) dari IDN Media, dan Melisa Soentoro (Principal) dari Korn Ferry Hay Group.

Acara ini berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2018, yang berlokasi di Kolega Coworking Space. Lokasi acara berada di daerah Kuningan yang memudahkan para peserta untuk menuju lokasi dan memiliki parkiran luas serta nyaman.

  1. Pengertian Generasi X, Y,Z

    Perbedaan generasi dikategorisasikan berdasarkan tahun lahir daripada masing-masing karyawan. Dimulai dari tahun 1965-1980 disebut dengan generasi X, 1981-2000 disebut dengan generasi Y atau dikenal millennial, dan setelah 2000 disebut dengan generasi Z. Masing-masing daripada generasi tersebut memiliki karakter, cara pengakuan, dan prioritas yang berbeda. Hal tersebut yang menjadikan perlunya penyesuaian dalam menghadapi dan menyatukan generasi-generasi tersebut di dalam suatu pekerjaan.

    Generasi

    Poin Utama dari Pembahasan

    Seperti yang disampaikan oleh Melisa Soentoro, strategi HR sangatlah dibutuhkan dalam menghasilkan dan menyesuaikan kebutuhan yang tepat bagi karyawan. Dengan dimulai dengan strategi bisnis yang menyatukan antara visi dan misi perusahaan dengan implementasi yang sesuai dengan lingkup pekerjaan dari masing-masing generasi begitu pula indikator performa yang dapat menghasilkan produktivitas dan keuntungan yang maksimal pada performa bisnis.

    Ditambahkan lagi oleh Diba Saleh yang menjelaskan bahwa dalam menghadapi generasi yang berbeda-beda diperlukan suatu strategi yang dapat menyatukan generasi tersebut. Cara mengatasinya adalah dengan menciptakan budaya perusahaan yang positif yaitu memiliki keterbukaan dalam berpikir, saling berkomunikasi, dan mau menerima masukan dari antar karyawan. Budaya tersebut dapat dibangun dengan ikatan yang juga terjalin baik antar generasi yang berbeda tersebut. Hubungan yang baik dapat dimaksimalkan dengan adanya company outing, bonding antar divisi dan masih banyak hal yang dapat dilakukan bersama dengan team divisi yang berisikan generasi yang bervariasi.

    Selain kedua hal diatas, disebutkan juga bahwa keterbukaan yang dijalan pada perusahaan dapat menjadi bentuk fleksibilitas karyawan dari berbagai generasi. Setiap generasi dari X, Y hingga Z akan memiliki kesempatan yang sama dalam membangun karir. Hal tersebut dapat dinilai dari mengukur indikator performa dari masing-masing karyawan pada masing-masing divisi dan posisi.

Kesimpulannya adalah memiliki bermacam-macam generasi x, y, dan z dalam perusahaan merupakan nilai positif bagi kemajuan sebuah perusahaan kedepannya karena diisi dengan berbagai sudut pandang dan karakter. Hanya saja untuk memaksimalkannya dibutuhkan kolaborasi yang baik.

Event ini berlangsung dengan sangat interactive dan penuh dengan informasi baru. Bagi Anda yang mau bergabung pada S-TALKS berikutnya bisa melihat jadwal event lain disini!