Ketahui Indikator Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan


Kompensasi menurut para ahli menyebutkan segala sesuatu bentuk balas jasa dari perusahaan atas kinerja karyawannya. Yaitu balas jasa berbentuk kompensasi seperti uang dan fasilitas perusahaan yang diterima karyawan karena pekerjaan yang ia jalankan. Artikel ini akan membahas lebih detail mengenai pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan

Besarnya balas jasa ditentukan dan diketahui sebelumnya, sehingga karyawan secara pasti mengetahui besarnya balas jasa/kompensasi yang akan diterimanya nanti dalam pekerjaan yang akan mereka lakukan. Kompensasi inilah yang akan dipergunakan karyawan itu beserta keluarganya untuk memenuhi kebutuhan. Besarnya kompensasi yang diterima karyawan mencerminkan status, pengakuan, dan tingkat pemenuhan kebutuhan yang dinikmati oleh karyawan bersama keluarganya. Kompensasi pada umumnya bisa dibedakan menjadi 2 jenis yaitu:

  1. Kompensasi langsung (direct compensation)

    Kompensasi langsung adalah kompensasi yang langsung dirasakan oleh penerimanya, yakni berupa gaji, tunjangan, insentif merupakan hak karyawan dan kewajiban perusahaan yang pasti:
    – Gaji adalah balas jasa yang dibayar secara periodik kepada karyawan tetap serta mempunyai jaminan yang pasti.
    – Tunjangan adalah kompensasi yang diberikan perusahaan kepada para karyawannya tersebut dianggap telah ikut berpartisipasi dengan baik dalam mencapai tujuan perusahaan.
    – Insentif adalah kompensasi yang diberikan kepada karyawan yang tertentu, karena keberhasilan prestasinya di atas standar.

  2. Kompensasi tidak langsung (indirect compensation)

    Menurut Sofyandi (2008), kompensasi tidak langsung adalah pemberian kompensasi kepada karyawan sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Tentunya pemberian kompensasi ini tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan langsung. Contohnya: Fasilitas, dan pelayanan yang diberikan perusahaan.

  3. Faktor Besar Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan

    a. Cuti

    Karyawan dituntut untuk memiliki disiplin yang tinggi atas tanggung jawab mereka sebagai pekerja di suatu perusahaan. Salah satu faktor pentingnya yaitu absensi. Bagaimana karyawan dapat memenuhi absensinya dengan baik. Ketika karyawan telah memenuhi kewajibannya, faktor kompensasi yaitu cuti sangat penting, di mana karyawan tidak bisa bekerja secara terus menerus tanpa ada jeda bagi kehidupan pribadi mereka. Oleh karena itu kebijakan cuti yang diberikan oleh perusahaan sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

    b. Tunjangan

    Tunjangan yang dimaksud di sini adalah beberapa fasilitas yang sengaja disediakan oleh perusahaan di luar gaji pokok. Selain alasan finansial, tunjangan seperti hari tua, rumah, kendaraan yang bersifat materil menjadi motivasi tersendiri bagi karyawan untuk lebih loyal kepada perusahaan karena asas take and give. Tunjangan ingin biasanya disesuaikan pula pada posisi struktural perusahaan. Semakin tinggi posisi seseorang, semakin banyak pula nilai tunjangan yang diberikan. Tunjangan yang sesuai di sini sangat memengaruhi kinerja karyawan, karena mereka akan berlomba-lomba untuk bekerja sebaik mungkin sehingga mendapatkan kesempatan untuk promosi jabatan kemudian mendapatkan tunjangan.

    c. Insentif

    Insentif ini sangat berhubungan dengan prestasi karyawan. Apalagi di bagian pekerjaan karyawan yang berhubungan langsung dengan target maupun angka yang ingin dicapai oleh perusahaan. Karena untuk dapat mencapai target angka yang telah ditetapkan adalah salah satu tantangan yang besar demi peningkatan perusahaan tersebut dari segi profit. Sehingga dibutuhkan orang yang ahli dan hebat dalam mengeksekusi target tersebut. Perusahaan sudah sewajibnya untuk memberikan reward and recognition terhadap karyawan yang dapat mencapai targetnya yang biasanya berupa uang, untuk meningkatkan kinerja karyawan tersebut dalam mencapai target.

  4. Bagaimana Memaksimalkan Faktor di atas?

    Setelah Anda mengetahui faktor-faktor pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan. Pertanyaan selanjutnya adalah cara apa yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan faktor di atas? Jawaban paling tepat yaitu dengan software Sleekr. Yaitu dengan fitur database HR dan administrasi kantor dapat membantu Anda dalam mengatur dan memonitoring karyawan. Sehingga Anda dapat membuat keputusan yang paling bijak, tanpa merugikan karyawan, dan justru memberikan investasi yang besar bagi perkembangan perusahaan Anda dari uang, insentif, atau cuti yang telah Anda berikan. Jadi dengan adanya Sleekr, pekerjaan Anda dalam penyimpanan atau analisa terhadap kinerja karyawan menjadi lebih mudah.