7 Komponen Penting Yang Wajib Ada dalam Slip Gaji Karyawan

Novia December 20, 2018 Human Resources (HR), Keuangan

Setiap karyawan yang menerima penghasilan dari perusahaan idealnya mendapatkan bukti dalam bentuk slip gaji. Namun demikian, tak jarang ada perusahaan yang enggan untuk memberikan bukti pembayaran tersebut kepada karyawan. Padahal, slip gaji dapat digunakan oleh karyawan untuk mengajukan kredit kepada bank. Slip gaji juga merupakan bukti bahwa perusahaan sudah memberikan imbalan atas pekerjaan yang sudah dilakukan oleh karyawannya. Untuk itu, sebaiknya slip gaji memuat berbagai informasi yang relevan. Simak 7 komponen penting yang wajib ada dalam slip gaji karyawan perusahaan Anda berikut.

  1. Identitas Perusahaan

    Seperti persuratan yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan, slip gaji sebaiknya juga mencantumkan identitas perusahaan secara jelas. Adapun identitas yang dimaksud berupa nama perusahaan, alamat, serta informasi kontak yang dapat dihubungi. Identitas semacam ini kurang lebih serupa dengan kop surat yang selalu ada pada bagian awal surat-surat resmi perusahaan.

  2. Periode Pembayaran

    Masing-masing perusahaan tentu memiliki kebijakan yang berlainan terkait periode pembayaran gaji karyawan. Ada perusahaan yang melakukan penggajian karyawan pada awal bulan, dan ada juga yang membayarkan gaji saat akhir bulan. Namun demikian, tidak jarang pula periode pembayaran sekadar dicantumkan berupa bulan saja. Hal ini kembali lagi pada kebijakan yang berlaku di perusahaan tersebut.

  3. Identitas Karyawan

    Sebagai pihak yang menerima pembayaran, identitas karyawan tentu merupakan komponen yang tidak boleh dilupakan dalam penulisan slip gaji. Pada umumnya, identitas karyawan yang tertera pada slip gaji berupa nama lengkap serta posisi atau jabatan karyawan. Informasi lain berupa Nomor Induk Karyawan (NIK) serta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat pula disertakan apabila memang dinilai perlu.

  4. Rincian Penghasilan

    Fungsi utama dari slip gaji adalah membuat karyawan mengetahui rincian penghasilan atau gaji yang mereka peroleh setiap bulannya. Rincian penghasilan ini diantaranya meliputi gaji pokok, berbagai macam tunjangan, serta pendapatan lembur atau overtime. Contoh tunjangan yang kerap diberikan kepada karyawan adalah tunjangan hari raya, uang makan, serta tunjangan transportasi. Perusahaan dapat juga memberikan bonus apabila karyawan mampu mencapai atau bahkan melampaui target yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

    Pendapatan tambahan di luar gaji pokok komposisinya tidak selalu sama tiap bulannya. Misalnya, dalam satu bulan, ada kalanya karyawan dituntut untuk lembur selama lima hari. Kemudian pada bulan berikutnya, karyawan sama sekali tidak perlu lembur lantaran target yang dicanangkan sudah tercapai. Informasi semacam ini tentu wajib disertakan secara jelas pada slip gaji.

  5. Besar Potongan

    Pemaparan perihal besar potongan juga merupakan komponen yang tidak kalah penting untuk dicantumkan pada slip gaji. Potongan yang dimaksud dapat berupa berbagai macam iuran, BPJS Kesehatan, serta pemotongan pajak karyawan. Intinya, segala macam komponen yang berdampak pada pengurangan gaji harus dicantumkan secara rinci. Dengan besar potongan yang dipaparkan secara jelas, karyawan bisa betul-betul paham komponen-komponen apa saja yang berpengaruh pada total gajinya. Besar potongan ini kemudian perlu juga dijumlahkan sehingga dapat dilihat total potongan gaji dalam satu bulan.

  6. Penghasilan Bersih

    Bagi Anda yang kerap berurusan dengan data perihal gaji karyawan, istilah penghasilan bersih tentu sudah tidak asing lagi. Penghasilan bersih atau penghasilan neto merupakan total pendapatan yang dikurangi aneka macam potongan sesuai kebijakan perusahaan. Penghasilan bersih inilah yang sepenuhnya diterima oleh karyawan.

  7. Pengesahan Pihak Berwenang

    Tak ubahnya persuratan resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan, slip gaji juga perlu menyertakan nama serta jabatan pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran gaji. Pemberian nama serta jabatan pihak berwenang merupakan bukti yang mengesahkan bahwa slip gaji tersebut memang dikeluarkan oleh perusahaan terkait.

Itu tadi pemaparan lengkap perihal berbagai komponen penting yang wajib disertakan pada slip gaji. Komponen-komponen tersebut bisa Anda jadikan sebagai acuan dalam pembuatan slip gaji di perusahaan Anda. Di era digital seperti sekarang, Anda dapat pula memanfaatkan fitur slip gaji yang disediakan oleh aplikasi HR dan Payroll Sleekr. Hal ini tentu dapat mempersingkat waktu lantaran Anda tidak perlu lagi melakukan perhitungan gaji secara manual. Saat ini, aplikasi HR Sleekr bahkan sudah tersedia dalam bentuk mobile apps. Dengan demikian, Anda dapat memeriksa slip gaji bermodalkan smartphone dalam genggaman.