Masalah & Keluhan Karyawan yang Sering Terjadi di Perusahaan

Rishna Maulina August 9, 2019 Human Resources (HR)

Masalah & Keluhan Karyawan yang Sering Terjadi di Perusahaan

Masalah yang terjadi di lingkungan kerja akan berdampak buruk baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan. Salah satunya adalah dapat membuat hubungan antar karyawan menjadi renggang, muncul rasa ketidakpercayaan, dan mudah curiga. Sehingga komunikasi yang berhubungan dengan pekerjaan menjadi sulit dan mengalami banyak hambatan. Akibatnya, pekerjaan menjadi tidak maksimal. Di sisi lain, masalah atau konflik di tempat kerja juga dapat berimbas terjadinya ketidakseimbangan hidup karyawan.

Ketidakseimbangan tersebut antara lain berupa ketidakseimbangan individu dan sosial (hati dan batin). Karyawan yang terlibat konflik biasanya akan menjadi pribadi yang egois, tidak bisa bekerja sama dengan orang lain, mementingkan diri sendiri, serta tidak mempunyai semangat dan hidupnya penuh dengan tekanan. Dengan adanya dampak tersebut, maka sangat jelas merugikan suatu perusahaan karena membuat kinerja perusahaan secara keseluruhan akan menurun. Apa saja masalah dan keluhan karyawan yang sering terjadi di perusahaan?

  1. Masalah Karyawan di Tempat Kerja

    1. Terjadinya konflik antara atasan dan bawahan. Biasanya alasannya cukup beragam, mulai dari bawahan yang tidak memberikan kinerja memuaskan, atasan yang gagal memberikan feedback dengan cara yang benar, atau adanya kesalahpahaman saat berkomunikasi. Meskipun normal terjadi pada sebuah perusahaan, satu hal yang menyebabkan masalah ini bisa berbahaya pada perusahaan adalah ketika hal tersebut mempengaruhi kinerja. Konflik personal antara atasan dan bawahan dapat menyebabkan kemunduran bagi perusahaan atau terhambatnya pencapaian tujuan seperti yang telah direncanakan sebelumnya.

    2. Konflik antar sesama karyawan. Misalnya, saat karyawan memiliki ketidaksetujuan yang mendalam tentang bagaimana melakukan sesuatu, atau saat seorang karyawan merasa direndahkan. Masalah-masalah tersebut bisa menjadi serius, dan bukan hanya untuk karyawan yang terlibat. Lama-kelamaan masalah internal tersebut akan menyebabkan masalah lebih besar yang mengakibatkan rusaknya kerja sama dalam perusahaan. Dampak terburuknya, lingkungan kerja akan menjadi tidak kondusif dan mengganggu karyawan lainnya yang semula tidak terlibat.

    3. Buruknya komunikasi internal perusahaan. Komunikasi yang tidak efektif dapat menyebabkan kegagalan perusahaan.

    4. Ketidakpuasan karyawan terhadap perusahaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi seperti pekerjaan yang kurang menantang, gaji yang kurang pantas, kondisi kerja dan rekan kerja yang kurang mendukung, atau ketidaksesuaian kepribadian dengan pekerjaan.

    5. Kurangnya pelatihan karyawan. Hal ini menyebabkan kinerja karyawan dinilai tidak memadai, dan pribadi yang bersangkutan yang disalahkan.

  2. Solusi Mengatasi Masalah Karyawan di Tempat Kerja

    1. Tim HR dapat menjadi pihak penengah saat terjadi konflik personal antara atasan dan bawahan. Dengan menjadi penengah, maka tim HR akan membantu keduanya untuk memilah antara permasalahan profesional atau pribadi, dan membantu mereka dalam menyikapi masalah yang terjadi secara lebih tepat.

    2. Melakukan mediasi untuk mengatasi konflik antar sesama karyawan sebelum masalah menjadi lebih besar. Mediasi merupakan proses dengan beberapa langkah spesifik yang dapat dilakukan untuk mencapai hasil yang sukses yang diterima semua orang. Biasanya tim HR atau SDM akan menjadi mediator untuk konflik antar karyawan.

    3. Untuk mengatasi masalah komunikasi di dalam perusahaan, ada beberapa tips yang dapat dilakukan. Yaitu membuat semua karyawan memperoleh informasi yang dibutuhkannya demi pencapaian tujuan perusahaan. Mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan, membiarkan karyawan membagi pendapatnya dan umpan balik. Dan tidak menunda untuk menyelesaikan konflik komunikasi yang terjadi.

    4. Untuk mengatasi masalah ketidakpuasan kerja karyawan, pihak perusahaan dapat mengamati faktor-faktor penyebab ketidakpuasan kerja kemudian memberikan perhatian lebih terhadap faktor-faktor tersebut.

    5. Saat karyawan merasa disalahkan tanpa adanya dukungan dari perusahaan untuk menyelesaikan masalah, maka karyawan tersebut akan merasa kecewa dan bisa saja melakukan hal-hal yang lebih buruk lagi. Saat karyawan tidak berhasil memberikan kinerja yang baik, pihak perusahaan sebaiknya mengintrospeksi sistem pelatihan terlebih dahulu.

  3. Keluhan Karyawan Pada Tim HRD

    Pada umumnya, ada beberapa keluhan karyawan yang sering diterima oleh tim HRD perusahaan. Keluhan karyawan tersebut perlu segera ditangani agar tidak menyebabkan dampak yang lebih buruk. Beberapa daftar keluhan karyawan adalah seperti berikut ini:

    1. Penagihan hutang karyawan di kantor oleh pihak pemberi kredit yang cukup mengganggu. Hal ini sering terjadi karena pada umumnya, salah satu syarat aplikasi hutang adalah memberikan alamat kantor. Setiap perusahaan sebaiknya mulai memberikan edukasi tentang responsible lending. Sehingga setiap karyawan tidak sembarangan dalam mengambil pinjaman dan meminimalisir terjadinya kredit macet.

    2. Gaji karyawan yang dianggap tidak cukup. Dibutuhkan skill tersendiri untuk mengelola keuangan pribadi sehingga gaji yang diterima karyawan dapat mencukupi segala kebutuhan dalam satu bulan. Belajar tentang mengatur pengeluaran tidak perlu dengan seminar. Namun bisa juga dibuat gamifikasinya seperti role play.

    3. Karyawan tidak siap pensiun. Saat ini, sudah ada beberapa perusahaan yang rajin membuat program persiapan pensiun. Namun sayangnya program ini sering kali baru dilaksanakan 1 tahun sebelum karyawan pensiun. Padahal persiapan pensiun sebaiknya dilakukan sejak jauh hari sehingga calon pensiunan lebih siap mental.

Sumber daya manusia merupakan salah satu aset terpenting dalam perusahaan. Mulailah mencari tahu apakah karyawan di perusahaan Anda memiliki masalah-masalah seperti yang telah dijelaskan di atas atau tidak. Dan jangan mengabaikan keluhan karyawan. Dengan memberikan perhatian lebih pada masalah dan keluhan karyawan, maka setiap karyawan akan merasa lebih dihargai.

Dengan begitu, setiap karyawan akan lebih semangat dalam bekerja. Untuk membantu tim HRD untuk urusan pengelolaan HR, sebaiknya gunakan software HR Sleekr. Sleekr dapat mencatat gaji setiap karyawan beserta pemotongan pajak, pembayaran iuran BPJS Kesehatan, dan lain sebagainya.