×

Kunci Sukses Menjaga Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

April 16, 2018 Accounting, Bisnis

Dari sekian banyak faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis, baik itu bisnis jasa maupun bisnis retail, tak dapat dipungkiri bahwa kepuasan dan loyalitas pelanggan merupakan salah satu yang paling krusial. Jangan merasa mudah puas saat Anda berhasil melakukan penjualan. Momen penting justru terjadi setelahnya, yakni bagaimana Anda menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan sehingga mereka akan kembali membeli produk Anda atau melakukan order ulang.

Meski mungkin terdengar cukup menantang, kabar baiknya ada cukup banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga loyalitas dan kepuasan pelanggan. Cara-cara tersebut pun juga tidak melulu seputar strategi pemasaran. Penasaran? Anda bisa langsung mengecek beberapa di antaranya berikut ini!
strategi pemasaran, loyalitas pelanggan, order ulang, pemasaran, kepuasan pelanggan, bisnis retail, bisnis jasa, bisnis, accounting, akuntansi, POS, point of salesMenghasilkan penjualan saja tidak cukup, Anda juga harus terus berusaha menjaga loyalitas pelanggan agar mereka melakukan order ulang. (Source: Unsplash)

  1. Lakukan follow up pelanggan setelah pembelian

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, membuat pelanggan membeli produk saja tidaklah cukup. Setelahnya, Anda masih harus bekerja keras untuk memastikan bahwa mereka puas dengan produk dan layanan Anda sehingga loyalitas pun terjaga. Karena itu, Anda dianjurkan untuk melakukan follow up kepada pelanggan setelah terjadi pembelian.

    Tunjukkan bahwa Anda memang peduli terhadap pelanggan dengan tidak mengabaikan mereka. Misalnya, Anda bisa mengirimkan email kepada pelanggan, lalu meminta mereka untuk memberikan rating terhadap produk dan layanan Anda. Sebagai alternatif lain, Anda juga bisa cukup mengirimkan email berisi ucapan terima kasih atas kepercayaan pelanggan kepada Anda.

  2. Menggunakan sistem poin sederhana

    Cara lain yang cukup populer di kalangan pelaku bisnis untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan adalah dengan mengadakan loyalty program. Mereka menerapkan sistem poin sederhana pada program ini. Jadi, ketika pelanggan membeli produk Anda dalam nilai tertentu, mereka akan mendapatkan poin berlaku kelipatan. Poin yang terkumpul nantinya bisa pelanggan tukarkan dengan berbagai reward menarik seperti diskon atau freebies.

    Loyalty program dengan sistem poin ini biasanya lebih cocok diterapkan pada bisnis yang menjual produk berupa barang atau bisnis retail, misalnya seperti toko kosmetik, supermarket, atau department store.

  3. Beri tahu sejak awal jika ada biaya tertentu

    Bagi yang memiliki bisnis toko online melalui website, Anda pasti pernah menemui pelanggan yang tidak jadi melakukan pembelian padahal mereka sudah men-submit barang-barang ke dalam cart. Kejadian seperti ini disebut juga sebagai cart abandonment.

    Dilansir dari Hubspot, sebuah studi menunjukkan bahwa cart abandonment pada bisnis retail, fesyen, dan travel bisa mencapai 75,6%. Hal ini disebabkan oleh adanya biaya tambahan seperti pajak dan shipping fee yang membuat pelanggan harus membayar lebih mahal. Nah, jika hal seperti ini bisa diatas, Anda dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan. Caranya yakni dengan memberi tahu pelanggan tentang biaya tersebut sejak awal.

    Salah satu perusahaan yang berhasil menerapkan hal tersebut adalah Amazon, salah satu e-commerce raksasa dunia. Amazon memiliki Amazon Prime, layanan subscription berbayar yang tak hanya memberikan konten streaming video dan musik, tapi juga akses delivery gratis. Sejak awal, Amazon memberi tahu pelanggan bahwa untuk menikmati semua itu, pelanggan harus membayar $10.99 per bulan. Dengan begini, pelanggan pun tak akan merasa tertipu.

  4. Kerja sama dengan perusahaan lain untuk memberi keuntungan lebih

    Tips satu ini juga bisa disebut dengan strategic partnership. Strategic partnership bisa menjadi sangat efektif untuk mempertahankan pelanggan dan menjaga loyalitas mereka. Dengan bekerja sama dengan perusahaan lain, Anda pun bisa memberi keuntungan lebih yang mungkin tak bisa Anda berikan jika bekerja sendiri. Tentunya Anda harus memilih perusahaan yang cocok dengan bisnis Anda.

    Misalnya, katakanlah Anda menjual produk sampo wanita. Anda bisa bekerja sama dengan beberapa salon di kota-kota tertentu untuk memberikan penawaran menarik kepada pelanggan. Sebagai contoh, Anda dapat memberikan voucher potong rambut atau creambath setiap pembelian produk sampo varian tertentu. Tak hanya menyenangkan pelanggan, Anda pun juga bisa sekaligus memperluas network bisnis.

  5. Mempermudah transaksi dan pembayaran

    Menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan juga bisa dilakukan dengan sesimpel menyediakan proses transaksi dan pembayaran yang mudah. Proses transaksi pembayaran yang mudah tentu dapat meningkatkan kenyamanan dan pengalaman positif pelanggan terhadap bisnis Anda. Loyalitas mereka pun bisa meningkat dengan sendirinya.

    Bagi yang memiliki bisnis offline, misalnya restoran, café, butik, atau lainnya, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Sleekr Accounting yang telah terintegrasi dengan sistem point of sales dari Moka POS dan iSeller.. Point of sales adalah aplikasi mesin kasir yang setiap perangkatnya telah terintegrasi, begitu pula dengan data-data yang tercatat di dalamnya. Jadi, transaksi harian pun bisa secara otomatis tercatat pada pembukuan bisnis. Fitur penagihan invoice di dalam Sleekr Accounting juga akan membantu Anda untuk mendapatkan pembayaran dari pelangan.

Pelanggan merupakan kunci terpenting dalam keberlangsungan bisnis Anda. Sudah seharusnya Anda menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan agar mereka memiliki pengalaman menyenangkan dengan bisnis Anda. Semoga kelima tips di atas dapat membantu Anda untuk terus menjaga loyalitas pelanggan dan jangan lupa segera daftarkan perusahaan untuk menggunakan Sleekr Accounting!

Artikel terkait

5 Cara Terbaik Mengelola Stok Barang dan Bahan Baku Bisnis Kafe

April 6, 2018 Accounting

Persediaan barang (inventory) dan bahan merupakan salah satu roda penggerak paling penting dalam bisnis kafe atau restoran. Dari persediaan atau inventory inilah Anda bisa melakukan proses pembuatan makanan dan minuman untuk melayani pelanggan. Bahkan melalui persediaan pulalah Anda bisa mengetahui menu apa yang paling banyak dipesan, yakni dengan mengecek jumlah persediaan stok barang. Pengelolaan stok…

Baca selengkapnya