We are hiring!
Undang demo
×

Mengapa Sistem Akuntansi Perusahaan Sangat Berpengaruh?

Sistem akuntansi perusahaan sangat berpengaruh terhadap proses berkembangnya performa perusahaan. Sistem akuntansi perusahaan yang buruk dapat memperburuk kondisi finansial suatu bisnis. Ada dua kemungkinan di balik memburuknya kondisi finansial suatu bisnis, yakni jumlah keuntungan yang tidak memadai untuk menutupi pengeluaran tambahan dan terlalu banyaknya biaya yang dihabiskan untuk suatu pekerjaan atau klien. Bagaimana caranya perusahaan mencari tahu alasan mana yang menyebabkan kondisi finansial mereka menurun?

Di sinilah akuntansi berperan besar dalam bisnis. Agar bisnis dapat berjalan sukses, sistem akuntansi perusahaan yang diterapkan harus berjalan baik sejak awal. Karena jika tidak, bisnis Anda bisa berisiko kehilangan pemasukan.

  1. Seluruh Informasi Penting dalam Akuntansi Bisnis

    Akuntansi bisnis menyediakan seluruh informasi dasar tentang penjualan, jumlah uang yang disimpan di bank, keuntungan, kerugian, dan lain sebagainya. Berbagai keputusan yang dibuat dalam bisnis didasarkan pada rekening perusahaan. Sebagai contoh, banyak orang menggunakan software untuk menyeimbangkan akuntansi bisnis. Hal tersebut akan membuat pelaku software percaya bahwa akuntansi bisa menjadi seimbang dengan sendirinya. Padahal, anggapan tersebut tidak benar adanya.

  2. Hanya memasukkan berbagai data akuntansi pada software tidak akan langsung menyeimbangkan keuntungan dan kerugian dengan sendirinya. Para pelaku bisnis harus mencocokkan rekening bank mereka untuk memastikan bahwa setiap transaksi berjalan akurat. Pasalnya, pembayaran yang dilakukan bisa saja salah karena kesalahan pengetikan. Pemeriksaan rutin laporan bank terhadap transaksi dapat membantu mencegah kesalahan tersebut.

  3. Segala Hal yang Berkaitan dengan Pelanggan

    Setiap bisnis hampir selalu berhubungan dengan pelanggan. Sering kali ketika transaksi bisnis berjalan, pelanggan akan dikenakan faktur (invoice) penjualan yang biasanya tidak akan mereka bayar saat itu juga. Jeda waktunya bahkan bisa mencapai 2-3 bulan dan ketika mereka melakukannya, kemungkinan besar mereka akan melakukan pembayaran lebih dari satu invoice. Sistem akuntansi yang baik akan memungkinkan Anda mengetahui pelanggan mana yang telat melakukan pembayaran. Anda pun bisa mengambil kebijakan untuk segera menagih pembayaran atau menghentikan kerja sama dengan mereka.

  4. Tidak Mengecek Invoice Secara Rutin

    Dengan sistem akuntansi yang baik, Anda bisa melakukan pengecekan kondisi finansial secara mudah dan praktis sehingga Anda tidak akan enggan melakukannya secara rutin. Salah satu aspek penting dalam sistem akuntansi yang harus rutin diperiksa adalah invoice. Tidak memeriksa invoice seara rutin, baik invoice untuk penjualan maupun pembelian, dapat menyebabkan bisnis Anda kehilangan pemasukan. Setiap invoice yang dimasukkan pada pembukuan akuntansi harus diperiksa sebanyak dua kali, mulai dari harga, pengiriman, pajak, dan lain sebagainya.

Bahkan jika Anda sudah menggunakan software, risiko terjadinya sistem akuntansi yang buruk masih dapat terjadi. Orang yang meng-upload data ke komputer bisa saja melakukan kesalahan. Berbagai kesalahan tersebut bisa dicegah dengan pemeriksaan secara rutin. Di sinilah Anda dan seluruh karyawan di perusahaan dituntut untuk mengedepankan sistem akuntansi yang terperinci dan dapat dipertanggungjawabkan.

Membuat sistem akuntansi yang baik merupakan salah satu langkah awal untuk menuju kesuksesan bisnis. Anda akan mampu mengelola dana secara akurat dan konsisten, yang nantinya akan berpengaruh positif bagi keseluruhan aspek bisnis Anda. Kiper sebagai software akuntansi berbasis cloud memberikan free trial bagi Anda, coba sekarang. Luangkan waktu untuk berkonsultasi dengan akuntan agar Anda terus up-to-date dalam menciptakan sistem akuntansi yang baik bagi perusahaan.