Solusi Menghadapi Sikap Manajer yang Kurang Baik

Novia Widya Utami May 16, 2019 Berita, Sumber Daya Manusia

Tips Menghadapi Sikap Manajer yang Kurang Baik

Setiap perusahaan dengan banyak bagian di dalamnya pasti memiliki beberapa manajer untuk mengatur setiap seksi atau bidang-bidang yang ada. Sehingga peran manajer dalam berjalannya operasional perusahaan sangat berpengaruh. Apalagi peran manajer dalam mengatur para karyawan agar tetap memiliki produktifitas yang stabil.

Salah satu manajer yang krusial untuk diperhatikan kinerjanya adalah manajer HR (Human Resource). Manajer bagian HR harus memiliki kinerja dan strategi yang baik karena dia akan mengelola semua sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan tersebut. Sayangnya masih ada manajer yang memiliki kinerja yang kurang bisa diterima oleh karyawan. Mulai dari sistem kerja yang digunakan kurang baik atau sifat dari manajer yang kurang disukai. Lalu apa saja hal yang menunjukkan manajer tidak baik? Mari simak penjelasannya.

  1. Kesalahan yang Sering Dilakukan Manajer

    Solusi Menghadapi Sikap Manajer yang Kurang Baika. Tidak Bisa Menghargai Karyawan

    Menurut survei, 57% responden dengan usia 18-29 sepakat bahwa hal yang paling tidak bisa diterima adalah sikap manajer yang tidak bisa menghargai apa yang dilakukan karyawan. Hal ini tentu akan membuat karyawan malas mengerjakan sesuatu dengan berorientasi pada prestasi. Mereka akan mengerjakan apa yang harus dikerjakan dengan orientasi hasil, bahkan bisa dibilang hasilnya pun tidak berkualitas. Akibatnya, pelayanan perusahaan kepada pelanggannya menjadi tidak maksimal.

    b. Sistem Kerja Tidak Berjalan

    Alasan lain mengapa manajer dianggap tidak berkompeten adalah cara kerjanya yang tidak begitu baik. Hal-hal yang ada di tataran teoritis tidak dibahas secara matang dan terkonsep. Sehingga implementasinya jadi tidak memuaskan atau yang paling parah bisa serampangan. Anda sebagai tim HR yang harus bisa menyadari masalah manajemen serta manajer seperti ini lebih dini. Untuk apa? Agar segera ditemukan solusinya.

    Jika masalah seperti ini dibiarkan, kerugian yang didapat perusahaan tidak akan sedikit. Selain karena kekecewaan karyawan mempengaruhi produktivitas dan profit perusahaan, hal ini juga akan memengaruhi pola kerja di kantor. Manajer jadi akan sering ganti sehingga situasi di kantor akan sering berubah menyesuaikan manajer yang baru. Tidak ada rasa nyaman di kantor berarti akan tinggi pula pergantian karyawan. dan pekerjaan Anda sebagai HR akan tersita pada urusan teknis dan adimintrasi.

  2. Solusi Kedua Masalah Tersebut

    Solusi Menghadapi Sikap Manajer yang Kurang Baika. Pertama, analisis dan evaluasi manajemen selama ini. Mana yang salah dan mana yang harus ditingkatkan. Salah satunya adalah adanya budaya timbal balik yang baik antara karyawan dengan manajer. Hasil kerja karyawan terukur dengan baik dan manajer mampu merekam serta mengapresiasi hasil kerja mereka. Dewasa ini, banyak manajer akan menyerahkan tugas-tugas perekaman data karyawan terhadap beberapa aplikasi pembantu HR. Dengan begitu, manajer akan memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan sumber daya perusahaan yang lain. Bisa jadi mencoba strategi bisnis yang sedang tren di era industri 4.0 ini.

    Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memikirkan dengan serius bagaimana manajemen berjalan dengan cara yang benar. Manajemen yang baik adalah adanya cara bekerja yang efektif dan efisien. Jika ada solusi yang lebih mudah dan menguntungkan, seperti menggunakan aplikasi HR sebagai alat pengelolaan manajemen yang baik. Kenapa harus mengorbankan produktifitas perusahaan hanya karena alasan biaya manajemen yang berat, dan sebagainya. Apabila Anda sudah menemukan bibit masalah dalam manajerial perusahaan, Anda harus berani mengambil sikap.

    b. Kedua, karyawan harus ikut andil. Mereka harus peka terhadap apa yang dilakukan oleh manajer. Ketika manajer sudah berbuat hal yang tidak menguntungkan perusahaan, karyawan berhak melakukan penilaian terhadap manajer. Misal dalam hal yang paling berkaitan dengan karyawan, yaitu masalah gaji atau upah. Ketika ada karyawan yang merasa tidak ada keadilan dalam hal gaji, karyawan dapat melaporkan hal tersebut kepada Anda sebagai tim HR. Tentunya harus dengan bukti yang jelas dan valid.

    c. Ketiga, ketika masalah manajer sudah ditemukan. Terdapat 2 solusi yang dapat Anda ambil terkait masalah manajemen ini, yaitu dekati dan ajari manajer tersebut untuk dapat mengidentifikasi kesalahan dan kekurangan mereka dalam bekerja. Tidak lupa juga untuk menghargai apa yang sudah baik dari pekerjaan mereka. Jika cara tersebut belum membuahkan hasil, maka solusi selanjutnya mau tidak mau yaitu mengganti manajer tersebut.

Usaha pencegahan yang paling baik adalah dengan mendeteksi sedini mungkin adanya masalah manajemen. Tentu hal ini akan sangat terbantu jika sistem pengolahan HR sudah baik. Pengolahan HR yang baik dan benar dapat Anda serahkan pada aplikasi HR yang terbukti sudah berhasil membantu perusahaan-perusahaan mengelola sumber daya manusia. Salah satunya adalah Sleekr. Sleekr membantu proses pengolahan data karyawan Anda dengan cepat dan terukur. Sehingga ketika ada sedikit masalah dalam kinerja karyawan, perusahaan dapat mengetahuinya dengan cepat dan tentu saja dapat segera membuat kebijakan untuk mengatasinya. Ketahui lebih lanjut mengenai Sleekr klik di sini. Jangan lupa segera ajukan demo Sleekr sekarang untuk dapatkan kemudahan dalam mengelola administrasi karyawan dan perusahaan.