×

5 Tips Cerdik Mengatasi Kerugian Bisnis Bagi Pemula

October 31, 2016 Bisnis

Kerugian adalah hal yang biasa terjadi dalam melakukan sebuah bisnis. Perusahaan tidak akan selalu untung dan menghasilkan. Sesekali pasti ada kerugian dan dapat ditutup oleh keuntungan yang sebelumnya diperoleh. Namun, bagaimana bila Anda mengalami kerugian pada saat memulai bisnis? Tentu tak ada dana yang masuk untuk mengatasinya. Jangan panik, berikut ini adalah beberapa tips mengatasi kerugian bisnis pada saat memulai bisnis.

  1. Bersiaplah untuk Gagal

    Kerugian mungkin saja berakibat pada kegagalan atau kebangkrutan. Melihat hal ini, Anda wajib untuk bersikap realistis. Jangan lawan kenyataan tersebut. Sebaliknya, bersiaplah untuk gagal agar mampu bangkit kembali di kemudian hari. Rencanakan apa yang harus Anda lakukan ketika gagal nanti. Persiapkan kegagalan Anda sebaik-baiknya agar bisnis Anda dapat bangkit kembali nanti. Apabila kerugian, sebagai sebuah kegagalan, sudah terjadi Anda harus dapat mengatasi kerugian bisnis ini. Karena ini bukanlah akhir dari segalanya.

  2. Biarkan Emosi Anda Mengalir

    Jangan pendam emosi Anda. Biarkan emosi tersebut mengalir apa adanya. Bila Anda bersedih, keluarkan kesedihan itu. Bila Anda harus marah, marahlah sejadi-jadinya. Yang terpenting, jangan sakiti diri Anda sendiri. Pasalnya, masalah ini adalah sebuah fase yang harus Anda hadapi dan akan menghilang dengan sendirinya nanti. Biarkan rasa sakit dan tangis yang Anda rasakan menjadi satu titik balik di mana Anda dapat bangkit dan menghadapi masalah Anda.

  3. Analisis Masalah Anda

    Pikiran Anda telah jernih setelah berhadapan dengan emosi yang meluap-luap sebelumnya. Saatnya bagi Anda untuk menganalisis masalah yang Anda hadapi saat ini. Apa yang salah dari bisnis Anda? Di mana letak kesalahan tersebut? Apa yang menyebabkan kesalahan bisa terjadi? Apa yang harus Anda lakukan untuk mencegah masalah itu terjadi di kemudian hari? Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus Anda tanyakan pada diri Anda sendiri berulang-ulang. Bila tidak menemukan jawabannya, tanyakan lagi. Fokuslah pada solusi tentang masalah Anda, jangan berhenti pada “seharusnya begini..”.

    Analisis masalah dapat dengan mudah dilakukan dengan melakukan observasi melalui laporan keuangan usaha Anda. Penggunaan software akuntansi seperti Sleekr dapat mempermudah pembuatan laporan akuntansi dan juga Anda dapat mudah dalam menganalisisnya. Daftar dan dapatkan free trial sekarang.

  4. Berpikirlah Terbuka dan Terimalah Perubahan

    Saat ini adalah saat di mana Anda harus berpikir terbuka. Bisnis tak selalu harus berkembang sesuai dengan prediksi Anda. Bisa saja Anda mengubahnya sesuai dengan keadaan saat ini. Yang paling penting adalah selalu terbuka untuk semua jenis ilmu dari waktu ke waktu. Hal ini juga akan membantu Anda untuk mengatasi masalah besar di kemudian hari.

  5. Ingat Selalu Kesalahan Anda

    Kerugian Anda mungkin saat ini dapat diselesaikan dengan baik. Meski sudah lewat, jangan biarkan kenangan tersebut hilang begitu saja dari kisah hidup Anda. Bahkan jika perlu, catat kejadian ini. Kesalahan Anda ini nantinya yang akan membuat Anda kembali waspada ketika menghadapi masalah yang sama atau bahkan lebih besar. Ini adalah titik di mana Anda dapat bangkit dan memulai semuanya kembali.

Itulah beberapa langkah tepat yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kerugian bisnis. Saat ini, Anda sendiri yang dapat menentukan jalan terbaik bagi bisnis Anda. Berpikirlah sejernih mungkin dan berhenti meratapi kerugian yang Anda terima. Saat ini, Anda-lah yang menjadi kunci untuk kebangkitan bisnis Anda sendiri.

Artikel terkait

5 Kesalahan pada Manajemen Keuangan yang Harus Dihindari

January 17, 2017 Bisnis

Sebagai seorang pengusaha, Anda dituntut untuk pintar mengatur keuangan perusahaan yang Anda kelola karena keuangan menentukan masa depan perusahaan Anda. Keuangan yang tidak dikelola dengan baik bisa berdampak buruk pada perkembangan perusahaan Anda. Tak harus perusahaan, usaha kecil dan menengah pun juga memerlukan manajemen keuangan yang baik. Namun, sayangnya, tidak semua pelaku usaha paham cara…

Baca selengkapnya