We are hiring!
Undang demo
×

5 Trik Jitu Menyiapkan Bisnis Anda untuk Pengeluaran Tak Terduga

Jangan merasa cepat puas meskipun Anda telah mengelola pengeluaran bisnis sehati-hati mungkin. Terkadang, ada pengeluaran tak terduga yang membuat Anda harus memutar otak agar kondisi keuangan bisnis tetap stabil. Misalnya, salah satu komputer mendadak rusak atau karyawan unggulan Anda memutuskan resign.

Perlu diingat bahwa tidak semua pengeluaran bisnis yang mendadak bersifat tidak terduga. Beberapa mungkin hanya terlewat dari pengamatan Anda. Namun, yang jelas, Anda tidak boleh meremehkan pengeluaran tak terduga ini. Anda dianjurkan untuk melakukan persiapan sejak awal agar kondisi finansial bisnis tidak terganggu.

Pengeluaran tak terdugaPersiapkan bisnis Anda untuk pengeluaran tak terduga. (Source: pshegubj – Flickr)

  1. Tentukan Skala Prioritas

    Pada dasarnya, pengeluaran tak terduga terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang bisa dihindari dan yang tak bisa dihindari. Karenanya, sejak awal Anda perlu menyusun daftar berisi hal-hal yang menjadi prioritas dan perlu didahulukan agar tidak mengganggu kelangsungan bisnis Anda. Misalnya, untuk bulan ini, Anda sudah memprioritaskan penggunaan sebagian dana untuk memperbaiki perangkat proyektor yang rusak. Demi memastikan agar dana yang disiapkan tidak digunakan untuk perbaikan lainnya, Anda perlu menjaga alat-alat lainnya agar tidak rusak. Dengan begini, Anda bisa lebih efektif dalam mengalokasikan pendapatan bisnis untuk hal-hal yang memang penting.

    Baca juga: 4 Strategi Diversifikasi Pendapatan untuk Keuangan Anda

  2. Menggunakan Dana Darurat

    Biasanya, nilai dari dana darurat sepadan dengan jumlah pengeluaran bisnis untuk beberapa bulan. Penyimpanannya dilakukan di bank. Ketika terjadi pengeluaran tak terduga yang tak bisa dihindari, dana darurat dapat memberikan bantuan tanpa Anda harus meminjam uang ke pihak lain yang mungkin saja memberikan suku bunga tinggi.  Jika perusahaan Anda tidak menyimpan begitu banyak uang di bank, penting bagi Anda untuk memiliki dana darurat yang bisa digunakan pada saat-saat tak terduga atau bersifat mendadak.

  3. Susun Rencana ke Depan

    Bisnis Anda pasti memiliki budget untuk setiap pos pengeluaran, bukan? Ketika menyusun budget, jangan lupa mempertimbangkan hal-hal yang kemungkinan dapat terjadi pada masa mendatang. Banyak pelaku bisnis yang tidak melakukan hal tersebut sehingga mereka panik ketika dihadapkan dengan pengeluaran tak terduga. Misalnya, ketika mobil kantor perlu melakukan pergantian ban, banyak pebisnis menganggapnya sebagai pengeluaran tak terduga. Padahal, sudah seharusnya pemilik mobil mengerti bahwa mengganti ban merupakan salah satu kewajibannya.

    Baca juga: 6 Tips Melakukan Penyusunan Budgeting bagi Bisnis

Pengeluaran tak terdugaSiapkan budget khusus untuk menghadapi pengeluaran tak terduga dalam bisnis. (Source: GotCredit – Flickr)

  1. Selau Jaga Skor Kredit

    Ada saat-saat tertentu di mana Anda bisnis Anda harus mengajukan pinjaman dana untuk keperluan tertentu, khususnya untuk pengeluaran tidak terduga. Jika meminjam dana ke bank, skor kredit tentu memegang peran penting karena hal inilah yang akan dinilai oleh bank. Di Indonesia, riwayat skor kredit setiap orang dicatat oleh Bank Indonesia. Dengan skor kredit yang bagus, Anda bisa menunjukkan kepada bank bahwa bisnis Anda mampu mengelola uang dengan baik dan dapat dipercaya untuk ke depannya. Namun, jangan memprioritaskan pengajuan pinjaman sebagai cara utama untuk membayar pengeluaran tak terduga. Jika Anda memiliki dana darurat, sebaiknya gunakan itu terlebih dulu.

  2. Siapkan Budget Tersendiri Sejak Awal

    Tak peduli seberapa rapi rencana dari sebuah bisnis, pengeluaran tak terduga pasti akan tetap terjadi. Salah satu cara terbaik untuk menghadapinya sebenarnya cukup sederhana, yakni dengan menyisihkan budget Anda. Misalnya, Anda menyisihkan 1% budget untuk dialokasikan pada dana darurat. Seiring berjalannya waktu, jumlahnya pasti akan banyak dan bisa dengan cepat digunakan jika bisnis Anda mendadak berhadapan dengan pengeluaran tak terduga. Jadi, meskipun selama periode tertentu bisnis Anda baik-baik saja, tetap sisih kan sebagian persen budget Anda untuk dana darurat.

Menjalankan bisnis artinya Anda harus siap dengan kondisi finansial yang tak selalu stabil. Pengeluaran tak terduga adalah salah satu di antaranya. Karena tak dapat dihindari, maka Anda harus menyiapkan diri. Semoga kelima tips di atas bisa membantu Anda untuk hal tersebut!