Ketahui Alasan Karyawan Mengajukan Kasbon dan Cara Menguranginya

Rishna Maulina March 9, 2019 Bisnis, Keuangan

Ketahui Alasan Karyawan Mengajukan Kasbon dan Cara Untuk MenguranginyaKewajiban perusahaan terhadap tenaga kerja adalah untuk memberikan upah atau gaji, upah lembur, cuti, dan pesangon. Upah atau gaji wajib diberikan sebagai imbalan kerja. Sedangkan pesangon wajib dibayarkan saat memutus hubungan kerja atau PHK karyawan. Upah lembur wajib dihitung sebagai kompensasi atas jam kerja tambahan, sementara hak cuti wajib ditunaikan untuk memberi kesempatan libur, termasuk cuti melahirkan bagi karyawan perempuan. Selain beberapa hal yang telah disebutkan, sebenarnya tidak ada kewajiban lain yang harus ditanggung oleh perusahaan. Pemberian fasilitas pinjaman bukanlah kewajiban, namun hanya sebuah kebijakan perusahaan untuk membantu karyawannya. Tidak ada aturan yang dilanggar oleh perusahaan apabila tidak memberi pinjaman bagi karyawannya. Ada beberapa alasan kenapa karyawan mengajukan pinjaman atau kasbon. Perusahaan berhak untuk memberikan kasbon yang diajukan, atau justru menolaknya.

  1. Jenis Pinjaman Karyawan di Perusahaan

    Ketahui Alasan Karyawan Mengajukan Kasbon dan Cara Untuk Menguranginya

    Secara umum, jenis pinjaman karyawan dibagi menjadi dua yaitu kasbon karyawan dan kredit lunak. Kasbon karyawan merupakan jenis pinjaman yang paling lazim di setiap Perusahaan. Saat karyawan butuh uang secara mendesak, mereka biasanya mengajukan kasbon. Kasbon karyawan tidak memiliki aturan yang baku tentang besarannya, namun biasanya kasbon tidak boleh melebihi sepertiga dari gaji bulanan yang diterima karyawan tersebut. Sedangkan kredit lunak merupakan pinjaman berjangka dengan bunga rendah atau bahkan nol persen. Kredit ini biasanya diberikan kepada karyawan yang mempunyai masa kerja tertentu, dengan sistem pembayaran kredit potong gaji  setiap bulan. Tujuan dari diberikannya pinjaman kepada karyawan, diantaranya adalah untuk menunjang kesejahteraan karyawan dan keluarga, serta untuk menunjang aktivitas karyawan terkait pekerjaannya.

  2. Alasan Karyawan Mengajukan Kasbon

    Ketahui Alasan Karyawan Mengajukan Kasbon dan Cara Untuk Menguranginya

    Ada sebagian perusahaan yang memberikan fasilitas pinjaman karyawan untuk meningkatkan loyalitas. Berikut ini beberapa alasan karyawan mengajukan kasbon:

    1. Untuk biaya pendidikan anak. Biaya pendidikan untuk anak memang semakin tinggi. Sebagian karyawan mungkin sudah memperkirakan dana sekolah untuk anaknya, namun ternyata ada banyak pengeluaran lain yang mendesak. Itulah yang menyebabkan sebagian karyawan mengajukan pinjaman ke Perusahaan.

    2. Untuk biaya pengobatan atau persalinan. Biaya untuk pengobatan sering kali tidak ada persiapan sebelumnya. Apalagi jika seorang karyawan mengalami bencana atau sakit yang parah, maka pihak perusahaan tidak dapat menolak dalam memberikan pinjaman. Namun untuk menanggulangi pinjaman dengan alasan ini, perusahaan dapat mendaftarkan pekerjanya sebagai anggota BPJS Kesehatan atau menyediakan fasilitas kesehatan di perusahaan.

    3. Biaya pernikahan. Terkadang ada sebagian karyawan yang tidak dapat mengontrol pengeluaran untuk persiapan pernikahannya sehingga harus meminjam ke kantor.

    4. Butuh tambahan dana untuk renovasi rumah. Tidak semua karyawan sudah memiliki rumah dengan kondisi yang prima untuk menghadapi cuaca yang tidak menentu kala musim hujan datang. Bisa jadi gaji bulanan yang diterima oleh karyawan tidak cukup untuk merenovasi rumah secara besar-besaran. Kasbon karyawan inilah yang diperlukan untuk memperbaiki kondisi rumah supaya kinerja karyawan tidak terganggu.

    5. Untuk membeli atau mengganti kendaraan. Dengan berbagai pertimbangan, sebagian karyawan memilih untuk mengajukan pinjaman kepada perusahaan untuk membeli atau mengganti kendaraan yang sudah tidak layak pakai.

    6. Membutuhkan dana untuk ibadah. Karyawan bisa saja mengajukan pinjaman ke kantor pada saat membutuhkan talangan dana yang cukup besar untuk memenuhi panggilan agamanya, seperti naik haji atau menyelenggarakan upacara keagamaan lainnya.

    7. Butuh dana mendesak karena kartu debit tertelan mesin ATM, hilang, atau rusak.

  3. Cara Mengurangi Banyaknya Pengajuan Kasbon Karyawan

    Ketahui Alasan Karyawan Mengajukan Kasbon dan Cara Untuk Menguranginya

    Bagaimana jika perusahaan mulai keberatan dengan banyaknya pengajuan kasbon dari karyawan? Berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi pinjaman karyawan kepada perusahaan:

    1. Mendorong karyawan untuk melakukan perbaikan rencana keuangan. Misalnya, perusahaan dapat mendatangkan seorang financial planner pada sesi-sesi pengembangan diri atau pelatihan. Melalui program ini, karyawan akan dilatih untuk membuat tujuan keuangan mereka, sekaligus langkah-langkah apa saja untuk mencapainya.

    2. Mengadakan atau membuat dana darurat bersama. Dana darurat bersama diperoleh dari pemotongan sebagian dari gaji karyawan setiap bulan. Jumlah pemotongan gaji untuk dimasukkan dalam dana darurat dapat diperkirakan dan disepakati bersama. SOP peminjaman dapat melibatkan persetujuan para karyawan, sehingga HR berfungsi sebagai fasilitator dan kasir saja. Sebagai bentuk kepedulian, perusahaan juga dapat ikut berkontribusi pada dana darurat tersebut. Kontribusi perusahaan dapat dicatat sebagai pengeluaran bersifat sumbangan.

    3. Membuat aturan yang lebih ketat terkait pengajuan pinjaman atau kasbon. Ketika anggaran dana pinjaman telah menyentuh angka maksimal yang dapat dianggarkan perusahaan, sementara pelunasannya tidak lancar seperti yang diharapkan. Maka perusahaan perlu meninjau ulang aturan pengajuan pinjaman karyawan. Misalnya dengan membatasi kebutuhan yang bisa diberi pinjaman, mengurangi angka maksimal pinjaman, memperpendek jangka waktu mencicil, dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui alasan karyawan mengajukan kasbon, setiap perusahaan dapat mencari solusi dan cara untuk mengurangi minat pengajuan pinjaman. Diharapkan, para karyawan hanya akan mengambil kasbon jika benar-benar memerlukannya, dan tidak menyepelekan konsekuensinya. Agar perusahaan dapat melakukan manajemen perusahaan dengan maksimal, Sleekr sebagai software dan layanan HR dapat dijadikan sebagai pilihan terbaik.

Sleekr juga dilengkapi dengan fitur petty cash yang dapat membantu Anda mengelola kasbon karyawan. Anda juga dapat secara otomatis melakukan potongan gaji berdasarkan kasbon yang telah diambil karyawan di bulan berjalan. Gunakan software HR yang praktis dan andal untuk membantu Anda dalam mengelola perusahaan secara lebih mudah. Dapatkan informasi selengkapnya hanya di sini!