×

Apa yang Dimaksud dengan Stock Opname dan Kapan Anda Harus Melakukannya?

March 22, 2017 Accounting

Pernahkah Anda membayangkan atau bertanya-tanya bagaimana cara menghitung persediaan barang-barang di sebuah swalayan atau supermarket? Apakah manajemen mengetahui jika terdapat barang miliknya mengalami kerusakan atau hilang? Stock opname adalah jawabannya. Lalu, apa yang dimakud dengan hal tersebut dan kapan Anda harus melakukannya? Berikut penjelasannya.

Stock opnameApa yang dimaksud dengan stock opname? (Source: hinoparts.blogspot.com)

  1. Pengertian Stock Opname

    Stock Opname adalah kegiatan penghitungan secara fisik atas persediaan barang di gudang yang akan dijual. Secara umum, kegiatan ini dilakukan guna mengetahui secara pasti dan akurat mengenai catatan pembukuan yang merupakan fungsi dari salah satu sistem pengendalian internal.

    Kegiatan ini merupakan kegiatan yang cukup menyita waktu karena Anda akan benar-benar secara langsung memeriksa keadaan serta kondisi persediaan barang perusahaan Anda. Untuk mengatasi persoalan ini, perusahaan sudah harus mengatur waktu secara efisien ketika ingin melakukan stock opname. Karena membutuhkan waktu yang efisien, kini perhitungan persediaan barang sudah semakin dimudahkan dengan menggunakan bar code. Bar Code diyakini dapat dengan mudah dan akurat membantu perusahaan untuk mengurangi kesalahan pencatatan dan perhitungan barang.

    Baca juga: Panduan Penyesuaian dan Pengaktifan Modul Persediaan Barang

  2. Tujuan Stock Opname

    Hal ini dilakukan tidak hanya untuk mengetahui persediaan perusahaan saja, melainkan juga diharapkan dapat membantu menghitung kas, aktiva, piutang, dan utang. Pada beberapa perusahaan, kegiatan ini dilakukan untuk menghitung persediaan barang dan kas. Namun, khusus di perusahaan manufaktur, biasanya hal ini dilakukan guna mengetahui persediaan bahan baku, bahan penolong, barang setengah jadi, dan barang jadi. Petugas yang biasanya diberi tugas untuk melakukan stock opname adalah petugas audit yang bukan personel pencatat persediaan dari internal perusahaan. Dengan begitu, Anda dapat melakukannya secara independen dengan harapan dapat memberikan hasil yang benar-benar akurat.

    Baca juga : 5 Cara Menghemat Biaya Produksi Bagi UKM

    Jika ditemukan selisih setelah dilakukan stock opname, maka tindakan selanjutnya akan disesuaikan dengan kebijakan perusahaan Anda. Apabila selisih yang didapat kurang, kekurangan tersebut dapat dibebankan pada perusahaan untuk membuat jurnal penyesuaian. Namun, jika peraturan perusahaan Anda mewajibkan petugas di bagian persediaan untuk mengganti kekurangan tersebut, maka jurnal penyesuaian tidak perlu dibuat kecuali jika harga penggantian tersebut berbeda dari harga pokok persediaan.

    Baca juga : Tips Untuk Maksimalkan Laporan Keuangan Perusahaan Anda

    Namun, jika yang ditemukan adalah selisih lebih antara persediaan barang atau kas, maka perusahaan harus melakukan pengecekan ulang untuk mengetahui apakah terdapat kemungkinan transaksi yang belum dicatat.

Stock opnameMelakukan stock opname diharapkan dapat membantu melancarkan keuangan bisnis. (Source: coretankecil.com)

  1. Periode Stock Opname

    Pada umumnya, stock opname dilakukan setiap akhir tahun atau bahkan setiap akhir bulan, tergantung pada kebijakan perusahaan tersebut. Berbeda dari perusahaan dengan SPI yang rapi, biasanya hal ini dilakukan setiap triwulan dan caturwulan. Menentukan periode yang tepat untuk melakukan stock opname bisa disesuaikan dengan tingkat kepentingan dan kemampuan perusahaan dalam melakukannya.

    Di beberapa perusahaan, guna menekan risiko selisih dari stok, kegiatan stock opname ini dilakukan setiap awal bulan. Tujuannya adalah agar perbedaan stok dapat segera diketahui dan dicari tahu akar dari analisis perhitungannya. Apabila penyebabnya adalah jumlah barang, maka jarak waktu ketika melakukan stock opname juga semakin lama. Kegiatan ini dapat Anda lakukan di sela hari kerja atau ketika perusahaan Anda sedang tidak beroperasi.

    Baca juga: 5 Alasan Laporan Stok Barang Penting bagi UMKM

Itulah sekilas penjelasan mengenai pengertian, fungsi, tujuan, serta periode kapan sebaiknya Anda melakukan stock-opname. Sistem komputerisasi dalam perhitungan tersebut juga dapat membantu Anda dalam mendapatkan data yang akurat serta sebagai tindak perlindungan terhadap data-data tersebut agar tidak hilang atau terbuang. Anda bisa menggunakan software seperti Sleekr Accounting untuk membantu Anda melakukan stock-opname. Cari tahu lebih lanjut disini sekarang.

Artikel terkait

Mengenal Lebih Dalam tentang Jurnal Penyesuaian pada Perusahaan Jasa

September 22, 2017 Accounting

Setelah mengetahui tentang jurnal umum, neraca saldo, dan buku besar, di dalam dunia akuntansi Anda juga akan cukup sering menemukan yang namanya jurnal penyesuaian. Secara umum, ia merupakan jurnal yang dibuat pada proses pencatatan perubahan saldo dalam akun sehingga saldo akan mencerminkan jumlah yang sebenarnya. Agar lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai jurnal tersebut di bawah…

Baca selengkapnya