Faktor Penting yang Harus Anda Ketahui dalam Penilaian Kinerja Karyawan


Sumber Daya Manusia adalah hal penting yang harusnya dijadikan perhatian oleh pemimpin perusahaan. Hal ini berhubungan langsung dengan produktivitas perusahaan. Kemudian apa yang menjadi pusat perhatian oleh pemimpin perusahaan adalah bagaimana kinerja karyawan. Memahami kinerja karyawan menurut para ahli berikut ini dapat membantu Anda mengetahui performa karyawan.

  1. Kinerja Karyawan Menurut Para Ahli

    a. Moeheriono (2010)

    Dalam bukunya yang berjudul “Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi” memberikan pengertian kinerja karyawan atau definisi kinerja atau performance sebagai hasil kinerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif, sesuai dengan kewenangan, tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral ataupun etika.

    b. Prawirosentono (1999)

    Mengemukakan kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang, sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapi tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika.

    c. Ccormick & Tiffin (1980)

    Kinerja adalah kuantitas dan waktu yang digunakan dalam menjalankan tugas, waktu kerja adalah jumlah absen, keterlambatan dan lamanya masa kerja.

    d. Edy Sutrisno (2010)

    Menyimpulkan kinerja sebagai hasil kerja karyawan dilihat dari aspek kualitas, kuantitas, waktu kerja, dan kerja sama untuk mencapi tujuan yang sudah ditetapkan oleh organisasi.

    e. Minner (1990)

    Kinerja adalah bagian seseorang diharapkan dapat berfungsi dan berperilaku sesuai dengan tugas yang telah diberikan kepadanya.

  2. Faktor Penting dalam Penilaian Kinerja Karyawan

    Dari beberapa pengertian para ahli diatas, dapat ditarik beberapa poin penting dari pengertian kinerja, yaitu:

    a. Kuantitas Kerja

    Kinerja karyawan dapat dilihat dari segi kuantitas pekerjaan. Maksudnya adalah seberapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang seefektif dan seefisien mungkin. Selain itu dengan mengetahui seberapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan atau seberapa besar nilai atau target yang dapat dicapai dikarenakan mereka diberikan target juga dapat digunakan sebagai acuan dalam mengukur produktivitas SDM anda.

    b. Kualitas Kerja

    Selain banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan, maupun besarnya target yang dapat dicapai, kualitas pekerjaan seseorang juga merupakan indikator penting dalam kinerja seseorang. Kualitas yang dimaksud di sini adalah seberapa benar dan memuaskan pekerjaan seseorang. Kualitas ini sangat berbanding lurus dengan proses karyawan dalam mengeksekusi apa yang menjadi pekerjaannya. Hal ini dapat ditunjang dengan pemberian panduan yang jelas yang diberikan oleh pemimpin dalam pendelagasian pekerjaan.

    c. Pengetahuan Tentang Pekerjaan

    Knowledge dan skills adalah hal yang sangat penting dimiliki oleh karyawan dalam kaitannya kinerja mereka dalam sebuah pekerjaan. Pengetahuan tentang pekerjaan di sini bisa dilihat dari latar belakang pendidikan karyawan maupun pengetahuan yang dapat diberikan oleh perusahaan lewat pelatihan maupun platform digital demi meningkatkan kinerja karyawan. Hal lain yang perlu mendapatkan perhatian yaitu skill. Ketika Anda merekrut orang dalam perusahaan, pastikan Anda merekrut orang yang memiliki skill yang sesuai dengan posisi yang Anda inginkan.

    d. Perencanaan Kegiatan

    Perencanaan merupakan acuan yang dapat digunakan oleh karyawan dan pemimpin perusahaan untuk mencapai target yang ingin dicapai dalam beberapa periode ke depan. Mengapa hal ini penting? Dikarenakan tanpa ada perencanaan yang dilakukan di awal tahun bekerja, akan sangat menyulitkan karyawan dan perusahaan dalam mengukur sudah sampai mana pekerjaan yang tercapai. Perencanaan ini juga dapat digunakan dalam mengevaluasi kinerja karyawan. Selain itu, dalam perencanaan tidak hanya digunakan untuk profesionalisme saja, namun dapat dijadikan acuan personal seseorang dengan menggunakan personal development plan, dan personal goals setting.  Hal ini penting untuk mengukur perkembangan yang dicapai dari SDM yang bersangkutan. Dan menjadi data HR department dalam mengevaluasi pekerjaan individu, maupun sistem edukasi dan lainnya dalam sebuah perusahaan.

Dalam mengontrol kinerja karyawan, dibutuhkan beberapa analisa yang baik oleh manajer personalia, maupun sistem dalam perusahaan yang baik. Hal ini menjadi hambatan dikarenakan manajer personalia pasti akan kesulitan dalam melakukan monitoring tanpa ada data yang jelas. Data akan menjadi kunci yang sangat penting dalam melakukan analisa terhadap pekerjaan seseorang. Saat ini pekerjaan tersebut menjadi hal yang mudah. Dengan kecanggihan teknologi, Sleekr sebagai software HR yang telah dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia maupun perusahaan multinasional ini memiliki berbagai fitur yang mempermudah bagian personalia menganalisa kinerja karyawan mereka.