Kiat Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas


Peran Penting HRD Startup dalam Optimalisasi Perkembangan PerusahaanKesehatan mental di tempat kerja sangat penting untuk mendukung keberhasilan perusahaan. Apabila seorang karyawan merasa bahagia, hal tersebut akan mendukung kesejahteraan dan meningkatkan produktivitas kerja. Namun, gangguan kesehatan mental di tempat kerja seringkali tidak bisa dihindari. Kondisi ini bisa diawali dari luka emosional yang terjadi akibat tekanan pekerjaan dan atasan, kegagalan yang berulang, dan lain sebagainya.

Jika kondisi seperti itu dibiarkan, maka luka akan berkembang menjadi stres dan mengganggu kinerja karyawan. Cara mengatasi agar kondisi seperti itu tidak berlarut adalah dengan mengurangi tingkat stres. Salah satu teknik yang paling mudah adalah dengan membiasakan praktik perilaku mental positif (Positive Mental Attitude). Ada beberapa alasan pentingnya menjaga kesehatan mental di tempat kerja. Apa saja? Simak uraiannya di bawah ini.

  1. Alasan Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

    1. Menurunnya kesehatan mental di tempat kerja dapat menyebabkan kinerja karyawan menurun. Karyawan yang sedang mengalami stres kerja dan berlangsung lama akan membuat karyawan tersebut tidak berkonsentrasi dalam melakukan tugas pekerjaannya. Stres yang berkepanjangan tersebut juga dapat menjadi pemicu sakit fisik. Kesehatan mental dan fisik yang tidak optimal, maka dapat mempengaruhi kinerja tim. Sehingga pada akhirnya produktivitas kerja akan menurun.

    2. Dapat menyebabkan karyawan memutuskan untuk pindah kerja. Ketika stres sudah mencapai puncak, maka karyawan akan merasa sulit untuk bertahan di kantor. Awalnya karyawan tersebut akan sering izin tidak masuk kerja dengan berbagai alasan. Hingga pada akhirnya karyawan tersebut akan memutuskan untuk berhenti atau pindah kerja.

    3. Perusahaan mengalami pembengkakan biaya untuk melakukan proses rekrutmen karyawan baru. Setiap ada karyawan yang berhenti, maka perusahaan harus mencari pengganti untuk mengisi posisi pekerjaan yang ditinggalkan. Perusahaan harus mulai proses perekrutan dari awal, mulai dari pengumuman lowongan, menyewa konsultan untuk melakukan beberapa tes, dan sebagainya. Jika budaya dan lingkungan kerja yang tidak sehat adalah akar masalah yang membuat karyawan tidak betah, maka fenomena karyawan mengundurkan diri bisa terjadi di semua divisi. Hal ini tentu akan membuat biaya perekrutan karyawan baru dapat membengkak.

  2. Kerugian Mengabaikan Kesehatan Mental di Tempat Kerja

    Salah satu makna penting kesehatan mental di tempat kerja adalah terkait dengan keseimbangan dalam bekerja. Keseimbangan dalam bekerja meliputi pengelolaan stres kerja, manajemen waktu, serta keseimbangan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Jika dijabarkan secara lebih luas, kesehatan mental karyawan merupakan hal yang akan mempengaruhi produktivitas kerja seorang karyawan. Produktivitas seorang karyawan akan mempengaruhi produktivitas perusahaan.

    Lalu, apa yang terjadi ketika kesehatan mental karyawan terganggu? Pada awalnya karyawan merasa terganggu karena stres. Namun seiring berjalannya waktu, stres yang berkepanjangan akan menjadi stres akut. Ketika karyawan mengalami stres akut, maka akan timbul perasaan tidak nyaman yang dirasakan berkaitan dengan kondisi dirinya sendiri. Karyawan yang mengalami stres akut akan merasa mudah lelah secara fisik dan emosi. Kelelahan fisik dan emosi yang dirasakan tersebut pada akhirnya membuat karyawan tidak produktif. Selain stres akut, karyawan mungkin merasa tidak nyaman dengan tempat kerjanya.

  3. Kiat Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

    Untuk menghindari dampak lanjutan dari gangguan kesehatan mental di tempat kerja, maka harus ada upaya pencegahan yang perlu dilakukan. Berikut ini ada beberapa kiat untuk menjaga kesehatan mental di tempat kerja.

    1. Menghindari stress dan menjaga kesehatan fisik seperti menerapkan pola makan sehat dan melakukan olahraga secara teratur.

    2. Menjalin komunikasi yang baik antara karyawan dengan atasan.

    3. Menciptakan suasana kerja yang kondusif.

    4. Menghindari berita-berita negatif yang terlalu banyak.

    5. Membudayakan minum teh dan latihan pernafasan.

    6. Membantu rekan kerja dan memanfaatkan momen makan siang bersama.

Memberikan rasa nyaman dan bahagia merupakan bentuk pencegahan yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk menjaga kesehatan mental karyawan di tempat kerja. Rasa nyaman itu dapat diwujudkan dengan memberikan gedung kerja dengan fasilitas refreshing seperti kafe terbuka, game room, taman kecil, dan lainnya.

Pemberian rasa nyaman dapat juga dilakukan dengan menyesuaikan beban kerja setiap karyawan di perusahaan. Dalam hal ini, biasanya tim HRD lah yang  lebih memahami apa yang bisa membuat karyawan mereka tetap semangat dalam bekerja dengan kondisi yang nyaman. Karena kenyamanan dalam bekerja berkontribusi besar dalam membuat karyawan lebih bahagia di tempat kerja. Tim HRD di setiap perusahaan memang memiliki peranan yang penting untuk mengelola SDM yang ada. Selain itu, tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh tim HRD juga sangat banyak dan membutuhkan ketelitian. Itulah mengapa kini setiap perusahaan mulai menggunakan HR Software.

Penggunaan HR Software yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dapat membantu meringankan tugas-tugas HRD. Sleekr telah dipercaya oleh ribuan pengguna dalam membantu mengatasi masalah administrasi karyawan dan perusahaan. Software HR Sleekr memiliki berbagai fitur terbaik untuk manajemen perusahaan Anda. Jadi, tunggu apalagi? Coba Sleekr sekarang juga!