Mengoptimalkan Penerapan Strategi Branding Karyawan di Perusahaan

April 4, 2019 Berita, Human Resources (HR)

Saat ini, karyawan-karyawan di perusahaan dianggap semakin cerdas, kritis, dan memiliki tuntutan yang tinggi. Apalagi bagi karyawan dengan talenta tinggi, pada umumnya mereka menginginkan kompensasi yang lebih besar, peluang pengembangan karier yang lebih jelas dan terbuka, serta fasilitas yang lebih melimpah. Kondisi ini mengharuskan perusahaan untuk lebih cermat dalam menarik dan mempertahankan talenta-talenta karyawannya.

Salah satu pendekatan yang dapat ditempuh adalah menerapkan konsep yang disebut Employers Branding atau branding karyawan. Konsep branding karyawan berkaitan erat dengan citra sebuah perusahaan sebagai tempat kerja yang menyenangkan. Branding karyawan bertujuan untuk meyakinkan talenta-talenta potensial agar mau bekerja dalam sebuah perusahaan, mengurangi tingkat keluar masuk, meningkatkan motivasi, serta rasa memiliki karyawan. Penerapan strategi branding karyawan memang penting bagi perusahaan. Ada beberapa strategi branding karyawan yang harus dioptimalkan agar perusahaan dapat mencapai tujuannya dalam mendapatkan dan mempertahankan karyawan terbaiknya.

  1. Pentingnya Penerapan Strategi Branding Karyawan

    Mengoptimalkan Penerapan Strategi Branding Karyawan di PerusahaanAda beberapa alasan kenapa perusahaan perlu menerapkan strategi branding karyawan. Alasan utamanya adalah karena semakin ketatnya persaingan mendapatkan talenta-talenta terbaik. Alasan berikutnya adalah perusahaan tidak ingin kehilangan karyawan-karyawan terbaiknya. Karena dengan daya tawarnya yang semakin kuat, karyawan mudah saja meninggalkan perusahaan jika mereka merasa ekspektasinya tidak terpenuhi. Selain itu, dengan mengomunikasikan realitas yang terjadi dalam lingkungan kerjanya, sebuah perusahaan akan berpeluang menarik talenta-talenta sesuai dengan budaya yang dianutnya. Branding karyawan juga perlu dilakukan untuk meningkatkan popularitas dan reputasi perusahaan, serta meningkatkan daya tawar perusahaan karena telah berusaha memenuhi ekspektasi karyawan secara maksimal.

  2. Langkah-langkah Strategi Branding Karyawan

    Mengoptimalkan Penerapan Strategi Branding Karyawan di PerusahaanLangkah-langkah dalam menyusun strategi branding karyawan mencakup perlunya melakukan penelitian, mengembangkan Employers Value Proposition (EVP), strategi komunikasi, solusi komunikasi, serta melakukan tindakan.

    1. Penelitian perlu dilakukan untuk memahami posisi perusahaan sebagai tempat bekerja serta untuk menentukan rencana aksi yang tepat. Penelitian tersebut dapat mencakup kesenjangan keterampilan, kepuasan kerja, dan kebutuhan karyawan.

    2. Branding karyawan yang efektif mensyaratkan Employers Value Proposition (EVP) yang jelas. EVP merupakan seperangkat asosiasi atau tawaran yang diberikan perusahaan sebagai imbalan bagi karyawan karena telah mendedikasikan keterampilan, kapabilitas, dan pengalamannya di perusahaan. EVP tersebut dapat menjelaskan asosiasi-asosiasi yang ingin dibangun oleh perusahaan sebagai tempat bekerja. Selain itu, EVP juga menjelaskan atribut-atribut pembeda antara perusahaan dengan perusahaan lainnya. Melalui EVP tersebut maka dapat dikemukakan alasan-alasan tentang keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh karyawan dengan bekerja dalam perusahaan tersebut. Bagi perusahaan yang berhasil mengelola EVP-nya secara efektif, maka perusahaan tersebut akan  lebih mudah dalam meningkatkan talenta-talenta terbaiknya, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan mengurangi biaya.

    3. Pengembangan strategi komunikasi dapat dilakukan berdasarkan pada kejelasan EVP. EVP memang sangat bermanfaat, baik bagi kepentingan SDM, pemasaran serta komunikasi. Hal tersebut dikarenakan EVP berfokus pada faktor-faktor paling menarik dan dapat diterapkan secara konsisten dalam komunikasi perusahaan. Strategi komunikasi harus disesuaikan dengan anggaran, waktu, pasar, media, dan prioritas yang tersedia.

    4. Tujuan ditemukannya solusi komunikasi adalah untuk mengungkapkan EVP dengan menggunakan kata-kata dan gambar-gambar yang sesuai sehingga lebih konsisten dengan identitas perusahaan. Materi komunikasi yang ditampilkan pun harus konsisten.

    5. Tahap tindakan meliputi pengimplementasian langkah-langkah dan pemantauan dari dekat tentang apa saja hal-hal yang telah berjalan dengan baik dan apa saja yang masih perlu ditingkatkan. Dalam hal ini, sangat penting bagi perusahaan untuk menetapkan target-target yang ingin dicapai dengan aktivitas yang direncanakan melalui cara-cara yang jelas dan terukur.

  3. Membangun & Mengoptimalkan Strategi Branding Karyawan

    Mengoptimalkan Penerapan Strategi Branding Karyawan di Perusahaan1. Lakukan identifikasi terhadap apa yang membuat sebuah bisnis atau perusahaan Anda lebih unggul daripada pesaing.

    2. Komunikasikan tujuan, visi dan misi perusahaan. Jika perusahaan Anda mengusung misi tertentu, pastikan Anda mensosialisasikannya melalui saluran atau portal karyawan yang tepat.

    3. Membangun budaya organisasi yang dapat memberikan apresiasi lebih untuk karyawan. Apresiasi tersebut bentuknya bermacam-macam. Mulai dari fleksibilitas jam kerja, kesempatan dalam mengambil keputusan penting, pemberian program pelatihan pengembangan diri, dan lain sebagainya.

    4. Cara lain untuk menarik animo anak muda atau generasi milenial untuk bekerja di perusahaan Anda adalah dengan memanfaatkan modernisasi. Sebagai contohnya, Anda dapat menjadikan kebiasaan selfie di kantor sebagai metode absensi karyawan yang menarik.

    5. Membuat paket insentif yang menarik. Jangan lupa untuk memasukkan perhitungan PPh 21 dan BPJS Ketenagakerjaan serta Kesehatan pada gaji karyawan, sehingga mereka merasa lebih tenang dalam bekerja.

Untuk dapat mengoptimalkan strategi branding karyawan, kuncinya adalah pemahaman terhadap budaya perusahaan, pengalaman kerja, pendorong talenta kunci, visi kepemimpinan, dan praktek manajemen sehingga program branding karyawan dan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya dapat dipercaya, menarik, khas, didukung pihak internal, diterima pihak eksternal, dan secara konsisten dilaksanakan oleh perusahaan.

Selain itu, strategi branding karyawan juga harus menjadi bagian integral dari rencana dan strategi bisnis secara keseluruhan. Untuk dapat menarik talenta-talenta terbaik menggunakan strategi ini, perusahaan dalam menyusun strategi branding harus menentukan kandidat-kandidat sasaran secara jelas.

Kesuksesan sebuah perusahaan salah satunya dipengaruhi oleh pengelolaan SDM yang tepat. Agar divisi HR perusahaan Anda lebih terbantu dalam menjalankan tugas-tugasnya, gunakan HR Software yang handal. Sleekr hadir dengan fitur-fitur terbaiknya untuk manajemen perusahaan Anda. Manfaatkan software HR Sleekr yang terintegrasi , mulai dari absensi dan cuti karyawan secara online, payroll, klaim atau reimbursement, dan masih banyak lagi. Sleekr, merupakan software HRIS yang bisa menjadi solusi dalam pengelolaan administrasi HR yang praktis, handal, dan mudah digunakan kapan & di mana saja.