Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Karyawan dari Faktor Ekstrinsik dan Intrinsik


Pengaturan sumber daya manusia pada suatu perusahaan merupakan tantangan tersendiri dan membutuhkan konsentrasi dan keahlian khusus. Sebagai pemimpin perusahaan atau HR Manager, Anda haruslah pintar-pintar dalam merekrut SDM yang dapat melakukan manajerial karyawan yang baik. Ada beberapa indikator yang sangat memengaruhi kinerja karyawan, salah satunya motivasi terhadap kinerja karyawan. Pengaruh motivasi ini sangat memengaruhi performa dan alasan bagi para karyawan untuk bertahan di perusahaan. Pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan ini dapat diidentifikasi dari 2 faktor yaitu ekstrinsik dan intrinsik. Apa saja yang menjadi indikator dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan? Berikut ini pembahasannya.

  1. Faktor Ekstrinsik

    Faktor ekstrinsik di sini maksudnya adalah faktor-faktor dari luar yang dapat memengaruhi kondisi psikologi karyawan. Faktor-faktor ini antara lain adalah sebagai berikut:

    a. Kesempatan Promosi Jabatan

    Menurut survey, 45% faktor ini sangat menentukan motivasi bagi karyawan untuk bertahan dan menunjukkan performa terbaik bagi perusahaan. Kesempatan yang terbuka lebar, proses regenerasi yang cepat, serta transparansi dalam promosi jabatan menjadi motivasi tersendiri bagi karyawan untuk memberikan loyalitas bagi perusahaan

    b. Besaran Gaji

    90% mengatakan gaji adalah faktor penting bagi karyawan. Di mana motif utama para pencari kerja adalah faktor keuangan. Gaji yang sesuai dengan deskripsi tugas dan pekerjaan menjadi motivasi yang besar bagi para karyawan memberikan loyalitasnya. Biasanya gaji ini didukung dengan beberapa tunjangan kerja seperti tunjangan kesehatan, dan lain sebagainya.

    c. Keamanan Kerja

    Memiliki rasa aman di tempat kerja merupakan tuntutan yang selalu dibutuhkan oleh naluri manusia. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Keamanan yang mungkin bisa ditimbulkan oleh pemimpin perusahaan maupun keamanan di tempat kerja, seperti disediakannya jasa keamanan dan lain sebagainya.

    d. Kondisi kerja yang nyaman

    Tuntutan karir dan pekerjaan yang berat, serta era kompetisi yang sangat tinggi saat ini merupakan tekanan tersendiri bagi para karyawan. Sehingga perusahaan dituntut untuk memberikan kondisi kerja yang nyaman. Kondisi yang nyaman ini bisa berupa fasilitas kantor, lingkungan yang nyaman dan bersih, serta budaya perusahaan yang diciptakan.

    Saat ini perusahaan-perusahaan perintis baru di bidang teknologi berlomba-lomba untuk menjadi tempat bekerja yang nyaman dikarenakan mereka merekrut para SDM usia muda yang sangat dipengaruhi oleh kondisi di atas.

  2. Faktor Intrinsik

    Selain faktor ekstrinsik yang menentukan motivasi kinerja karyawan, faktor intrinsik dari dalam diri karyawan maupun pemimpin dalam perusahaan merupakan faktor yang tidak terlihat yang sangat besar pengaruhnya. Hal ini haruslah dipahami bidang HRD dalam memiliki kepekaan faktor-faktor intrinsik sehingga dapat memberikan perlakuan dan beberapa tindakan yang sesuai dan dibutuhkan oleh karyawan. Di bawah ini adalah beberapa faktor intrinsik yang harus diperhatikan seorang HR Manager atau pemimpin perusahaan.

    a. Keahlian & Kemampuan

    Yang dimaksud di sini adalah kemampuan yang sesuai dengan bidang pekerjaan merupakan hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Dikarenakan karyawan akan memberikan performa yang maksimal jika mereka ditempatkan di bidang pekerjaan yang menjadi keahlian dan passion. Untuk menjamin hal ini, bagian HRD harus memberikan perhatian khusus pada tahap perekrutan dengan memberikan tes dan interview yang dapat menganalisa dengan baik kemampuan calon karyawan.

    b. Kepemimpinan

    Hal ini menjadi sangat penting dari faktor intrinsik perusahaan. Faktor kepemimpinan dari kepala bagian maupun CEO sangat menentukan dorongan dari dalam diri karyawan serta terciptanya atmosfer dan lingkungan perusahaan. 90% karyawan mengatakan mereka merasa nyaman ketika mereka memiliki personal connection dengan pimpinan mereka. Serta motivasi yang terus diberikan oleh pemimpin kepada karyawan adalah faktor dorongan yang sangat mempengaruhi motivasi dan mendorong kinerja para karyawan.

    c. Penempatan Pegawai

    Pengalokasian di department perusahaan. Dengan mengidentifikasi kepribadian dan keahlian akan menjadikan acuan di mana ia harus dan cocok ditempatkan. Selain perhatian di bidang perekrutan dan alokasi, tahap pelatihan dan pengembangan merupakan hal yang sangat penting. Dengan memberikan pelatihan skill serta motivasi bagi para karyawan akan meningkatkan kepercayaan diri serta rasa memiliki karyawan bagi perusahaan.

Untuk meningkatkan pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan, Anda dapat menggunakan fitur menarik dari Sleekr seperti administrasi kantor dan payroll. Dengan Sleekr, pekerjaan administrasi karyawan menjadi lebih mudah, sehingga Anda dapat lebih fokus dalam mengelola dan memberikan motivasi terhadap kinerja karayawan. Dengan Sleekr, Anda juga dapat membuat SOP elektronik yang mudah dipahami seluruh karyawan.