Permasalahan Pendaftaran Online NPWP Karyawan serta Solusinya

Ketahui Permasalahan Seputar Pendaftaran Online NPWP Karyawan serta Solusinya


Perusahaan yang baik dan sehat adalah perusahaan yang sejak awal berdiri telah mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia, baik itu hukum ketenagakerjaan atau hukum perpajakan. Secara administratif, perusahaan memiliki tanggung jawab berupa pajak, yang kemudian dikenakan pada setiap penghasilan yang diterimanya. Setiap perusahaan memiliki identitas unik, sama halnya seperti Kartu Tanda Pengenal atau KTP, dalam sistem perpajakan, perusahaan memiliki NPWP Perusahaan. Senada dengan NPWP Perusahaan, setiap pegawai juga wajib memiliki NPWP Karyawan.

NPWP Karyawan sendiri, menjadi identitas unik untuk setiap karyawan dalam sistem perpajakan di Indonesia secara keseluruhan. Dengan memiliki NPWP, karyawan telah secara sah menjadi wajib pajak. Kepemilikan NPWP biasanya kemudian terkait dengan pemotongan penghasilan dengan PPh yang berlaku, sebagai bentuk partisipasi aktif pembangunan negara. Untuk perusahaan, NPWP Karyawan memiliki peran sebagai kelengkapan dalam menjalankan pelaporan administratif secara berkala terkait pembayaran pajak.

  1. Pembuatan NPWP Karyawan: Manual & Online

    NPWP ini merupakan satu identitas yang dibuat berdasarkan dengan identitas yang dimiliki, biasanya yang jadi acuan adalah KTP. Awalnya pembuatan NPWP hanya bisa dilakukan secara manual saja dengan mendatangi kantor pajak. Setiap pegawai atau warga negara yang ingin memiliki NPWP datang ke kantor perpajakan terdekat, dengan membawa berkas yang diperlukan dan melakukan setiap proses yang ada.

    Belakangan pembuatan NPWP sudah bisa dilakukan secara online. Perubahan ini ditujukan agar setiap warga negara yang telah memenuhi syarat bisa membuat NPWP dengan lebih mudah dan ringkas tanpa harus mendatangi kantor pajak.

  2. Permasalahan Umum Ketika Mendaftar secara Online

    Pada prakteknya, pembuatan NPWP Karyawan secara online ini masih sering memunculkan berbagai masalah. Beberapa hal tersebut berujung pada kegagalan pendaftaran NPWP secara online dan menyebabkan pegawai harus mengulanginya lagi. Tentu sebagai perusahaan atau HRD yang baik, Anda sebaiknya mengetahui beberapa kesalahan yang sering terjadi sehingga Anda bisa membantu karyawan atau pegawai yang mungkin akan mendaftarkan NPWP secara online namun menemui masalah. Beberapa masalah yang paling umum diantaranya adalah sebagai berikut.

    a. Kata Sandi atau Password

    Lupa password jadi masalah paling umum yang terjadi ketika melakukan pendaftaran NPWP Karyawan. Biasanya karyawan cenderung menggunakan password yang unik dan rumit, sehingga ketika memasukkan password untuk kedua kalinya terjadi kesalahan. Ketidak cocokan antara password pertama dan konfirmasi password bisa menyebabkan pendaftaran terganggu dan bahkan gagal. Untuk mengatasinya, sarankan untuk memakai password yang mudah diingat karyawan Anda, seperti mungkin angka favorit, atau sejenisnya.

    b. Penulisan Alamat

    Penulisan alamat juga seringkali jadi penyebab kegagalan pada pendaftaran NPWP secara online. Tekankan pada karyawan Anda untuk mengisikan alamat sesuai dengan KTP, bukan alamat terkini (misalkan karyawan atau pegawai tinggal di rumah kontrak atau fasilitas lain).

    c. Tidak Memenuhi Syarat

    Biasanya kegagalan registrasi juga terjadi karena karyawan Anda tidak melengkapi berkas atau syarat yang ditentukan, misal seperti KTP sudah tidak berlaku, KTP yang diunggah tidak sesuai persyaratan serta tidak mengisi formulir secara benar dan lengkap. Tentu solusi paling mudah adalah dengan memberikan langkah-langkah secara rinci atau mungkin bisa dengan pendaftaran NPWP Karyawan secara online dengan bersama-sama sehingga meminimalisir terjadinya kesalahan.

  3. Kewajiban PPh 21 Bisa Dilaksanakan

    Setelah memiliki NPWP, karyawan bisa menjalankan kewajiban pajaknya secara lancar. Potongan terhadap penghasilan yang diterimanya, seperti yang tertera pada PPh 21, bisa dilakukan secara langsung oleh perusahaan. Biasanya yang sedikit menjadi ganjalan adalah mengenai penghitungan besaran PPh 21 yang jadi tanggungan. Namun dengan bantuan software HR yang tepat, Anda dan perusahaan tidak akan menemui masalah ini lagi.

 

Sleekr, merupakan satu software HR yang memiliki fitur penghitungan PPh 21 secara cepat, tepat dan praktis. Software HR yang satu ini selain memiliki fitur penghitungan PPh 21 yang terkait dengan NPWP Karyawan, juga memiliki banyak fitur lain yang bisa Anda gunakan secara maksimal untuk perkembangan perusahaan Anda, seperti slip gaji, pembayaran payroll, absensi dan shift kerja, dan tentu semua proses diintegrasikan dengan database karyawan yang ada sehingga tidak akan terjadi kesalahan pengisian. Daftarkan segera perusahaan Anda dengan Sleekr dan dapatkan kemudahan dalam proses administrasi karyawan dan permudah pekerjaan HR Anda!