×

4 Tips Jitu Memanfaatkan Peluang Usaha Kuliner

March 20, 2018 Accounting

Kuliner merupakan salah satu jenis peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Selama menu yang disajikan memiliki rasa dan kualitas baik, usaha kuliner Anda kemungkinan besar akan ramai pelanggan. Meski begitu, selain kualitas masakan, masih ada beberapa faktor lain yang berperan tak kalah penting dalam keberhasilan usaha kuliner Anda. Terlebih jika Anda baru saja terjun ke bidang bisnis satu ini, tentu diperlukan persiapan yang tidak sedikit. Beberapa klien Sleekr yang berhasil dalam bidang bisnis ini adalah Never Been Better, Tanamera Coffee, serta Colette & Lola.

Nah, untuk membantu Anda memulai usaha kuliner dengan sukses, baik itu bisnis restoran, rumah makan, franchise, atau bahkan sekadar warung kopi, berikut ini beberapa tips yang dapat Anda terapkan.

Tips Memanfaatkan Peluang Usaha Kuliner

cafe, restoran, peluang usaha, usaha kuliner, peluang bisnis, bisnis restoran, rumah makan, franchise, ide bisnis, mesin kasir, akuntansi
Kuliner merupakan salah satu jenis bidang bisnis yang paling menjanjikan. (Source: Pexels)

  1. Menyesuaikan Strategi Penjualan dengan Target Pasar

    Bisnis kuliner seperti apa yang ingin Anda bangun? Jika masih bingung menentukannya, setidaknya cari tahu dulu target pasar seperti apa yang hendak Anda jangkau. Misalnya, Anda tahu Anda ingin mendirikan usaha kuliner yang ditujukan untuk kalangan mahasiswa.

    Nah, café dengan layanan free Wi-Fi atau rumah makan murah merupakan dua alternatif ide bisnis yang dapat Anda eksplor lebih jauh. Pasalnya, mahasiswa pasti membutuhkan tempat nongkrong dengan Wi-Fi untuk mengerjakan tugas dan rumah makan berharga murah karena mereka punya bujet terbatas.

    Tak hanya itu, menentukan target pasar juga akan membantu Anda untuk menyusun strategi penjualan yang pas. Mari ambil contoh target pasar mahasiswa tadi. Mengingat karakteristik mahasiswa zaman sekarang yang umumnya tech-savvy dan gemar menggunakan media sosial, Anda dapat melakukan promosi melalui Instagram, Facebook, atau Twitter.

  2. Bangun Relasi dengan Pelanggan Anda

    Mendapatkan pelanggan memang bukan pekerjaan yang mudah. Namun, mempertahankan mereka sebenarnya jauh lebih menantang. Pelanggan yang loyal menunjukkan bahwa usaha kuliner Anda mampu memberikan produk dan layanan dengan baik. Karenanya, Anda wajib membangun dan menjaga relasi yang baik dengan seluruh pelanggan Anda.

    Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan sistem aplikasi mesin kasir point of sales (POS). Sistem ini tak hanya memudahkan proses pembayaran, tetapi juga memungkinkan Anda untuk men-track setiap pelanggan yang datang. Jadi, ketika misalnya data POS menunjukkan bahwa pelanggan A sudah berulang kali mengunjungi café Anda selama sebulan ini, Anda bisa menghargai kedatangannya dengan memberikan promo atau penawaran khusus.

    Untuk mempermudah Anda, gunakan sistem aplikasi POS iSeller yang sudah terintegrasi dengan software akuntansi Sleekr Accounting. Integrasi ini memungkinkan adanya sinkronisasi otomatis penjualan harian. Setiap pembayaran, utang/piutang, pemesanan inventori, hingga data pelanggan akan langsung tersinkronisasi dengan Sleekr.

  3. Pemilihan Lokasi yang Tepat

    Anda sudah tahu usaha kuliner seperti apa yang ingin dibangun dan target pasar mana yang hendak dijangkau. Kini saatnya Anda memilih lokasi yang tepat untuk bisnis café atau restoran Anda. Hal ini tetap harus disesuaikan dengan target pasar dan konsep bisnis.

    Mari kita ambil contoh target pasar mahasiswa di atas. Jika Anda hendak membangun café atau tempat makan untuk mahasiswa, lokasi paling tepat tentu saja di dekat kawasan kampus. Berbeda lagi jika misalnya Anda berencana membangun usaha kuliner untuk para pegawai kantoran. Pilihlah lokasi yang berada di dekat gedung-gedung perkantoran atau kawasan sibuk.

    Namun, jika karena beberapa alasan tertentu Anda belum bisa mendirikan usaha kuliner di lokasi yang dikehendaki, tak perlu khawatir. Kini teknologi sudah memudahkan orang untuk membeli makanan tanpa harus datang ke tempat Anda. Cukup menggunakan satu aplikasi dan seorang driver akan membelikan juga mengantarkan pesanan makanan ke tempat pelanggan.

  4. Pertimbangkan Pemasokan Bahan Baku

    Mendirikan bisnis artinya Anda harus bekerja sama dengan berbagai pihak lain. Pada bisnis kuliner, salah satu pihak paling penting yang harus Anda rangkul adalah pemasok bahan baku. Ingat, makanan dan minuman menjadi bintang utama pada usaha kuliner Anda. Artinya, Anda harus memastikan bahan-bahan yang digunakan selalu fresh agar hasil olahannya pun berkualitas baik.

    Oleh sebab itu, carilah pemasok tetap yang dapat memasok seluruh bahan baku produksi setiap hari sehingga proses produksi berjalan lancar. Bekerja sama dengan pemasok tetap biasanya memungkinkan Anda untuk mendapat harga relatif lebih murah. Usahakan pula untuk mencari lebih dari satu pemasok sehingga Anda masih punya alternatif jika pemasok yang satu tak bisa menyediakan permintaan Anda.

Kini Anda sudah siap membangun usaha kuliner sesuai dengan konsep yang diinginkan. Semoga keempat tips di atas dapat membantu Anda mendirikan café, restoran, atau jenis bisnis kuliner apa pun hingga sukses. Good luck!

Artikel terkait

Keuntungan Utama Penerapan SAK-ETAP UKM Indonesia

November 24, 2016 Accounting

Pada tahun 2009 lalu, Standar Akuntansi UKM resmi diluncurkan. Namun, karena definisi UKM terus berubah, standar akuntansi ini pun diberi nama SKA Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP). Ya, SAK-ETAP UKM memang diciptakan khusus untuk bisnis UKM. Sayangnya, belum banyak UKM yang menerapkan SAK-ETAP UKM ini. Padahal, banyak sekali keuntungan penerapan SAK-ETAP bagi para pebisnis UKM,…

Baca selengkapnya