Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna dan Contohnya

March 6, 2018 Accounting

Dalam mendirikan bisnis, Anda dituntut untuk mengetahui kondisi pasar persaingan. Nah, dalam dunia ekonomi, ada yang disebut dengan pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna adalah suatu kondisi pasar di mana terdapat banyak penjual/perusahaan dan pembeli, dengan barang yang diperdagangkan bersifat homogen (sama) dan penjual/perusahaan tidak memiliki kebebasan dalam menentukan harga.

Karena kondisi tersebut, pihak penjual dan pembeli dalam pasar persaingan sempurna tidak mempunyai kemampuan untuk memengaruhi harga pasar. Harga produk yang muncul merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara permintaan dan penawaran. Lalu, bagaimana pasar persaingan sempurna bisa tetap berjalan dengan baik di tengah era globalisasi yang kebanyakan para pelaku bisnis memegang kontrol penuh terhadap produk mereka?

pasar persaingan sempurna, globalisasi, pasar oligopoli, pasar persaingan tidak sempurna, ciri pasar persaingan sempurna, pasar monopolistik, sistem ekonomi, kegiatan ekonomiDalam dunia ekonomi, ada yang disebut dengan pasar persaingan sempurna. Apa maksudnya? (Source: Pexels)

  1. Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna

    Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih jauh, sebaiknya Anda mengetahui lebih dulu tentang ciri pasar persaingan sempurna sehingga bisa betul-betul memahaminya. Berikut beberapa ciri-ciri tersebut.

    Banyaknya jumlah penjual dan pembeli

    Salah satu ciri utama dari pasar persaingan sempurna adalah banyaknya jumlah penjual dan pembeli. Meski begitu, interaksi yang terjadi di antara penjual dan pembeli hanya dianggap sebagai pengikut harga. Akibatnya, harga produk yang ada di pasar persaingan sempurna pun bersifat tetap berapa pun jumlah produk yang dijual. Mekanisme kegiatan ekonomi pasar menentukan harga produk melalui interaksi antara permintaan dan penawaran di masyarakat.

    Selain itu, karena ada banyak jumlah penjual, produksi barang pun dibatasi menjadi lebih sedikit. Jika misalnya ada satu penjual atau perusahaan berusaha menaikkan harga produk, hal tersebut tidak akan berpengaruh pada harga pasar. Pasalnya, ketika satu penjual atau perusahaan bermasalah, maka akan sangat mudah untuk digantikan dengan penjual lain.

  2. Produk yang diperjualbelikan bersifat homogen

    Produk yang dijual perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan sempurna idealnya punya banyak kesamaan atau identik. Ketika kondisi ini terjadi, kemungkinan masyarakat akan kesusahan untuk membedakan produk perusahaan yang satu dengan yang lain. Hal ini bisa cukup menguntungkan karena akan sangat mudah untuk mengganti produk dari perusahaan satu dengan produk dari perusahaan lain. Di sisi lain, produk yang seragam dapat menghambat inovasi perusahaan sehingga berimbas kurang baik pada keuntungan.

  3. Penjual tidak bisa mengendalikan harga produk

    Produk yang homogen ternyata memiliki pengaruh sendiri terhadap terbatasnya kontrol penjual atau perusahaan terhadap harga produk mereka. Saat ada banyak penjual yang terlibat dalam kegiatan pasar, jumlah produk homogen akan mengalami peningkatan volume. Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan kecurangan oleh penjual untuk mengatur ketersediaan produksi barang yang berimbas pada harga di pasar.

    Nah, demi menghindari hal tersebut, dalam sistem ekonomi pasar persaingan sempurna, pasar lah yang memegang kendali untuk menentukan harga. Caranya adalah dengan menggunakan jumlah interaksi permintaan dan penawaran yang ada di pasar sebagai dasar mereka. Alhasil, penjual harus mengikuti harga yang ditetapkan pasar.

  4. Kebebasan membuka dan menutup pasar

    Maksud dari ciri pasar persaingan sempurna satu ini adalah jika penjual atau perusahaan ingin membuka bisnis baru yang dianggap menguntungkan karena usaha lamanya merugikan, maka ia bisa melakukannya secara bebas. Pasar persaingan sempurna tidak memberlakukan keterikatan dalam membuka dan menutup pasar, misalnya dengan menggunakan surat perjanjian.

  5. Baik penjual dan pembeli memiliki pengetahuan tentang pasar

    Informasi yang beredar dalam pasar persaingan sempurna sangat mudah mengalami perubahan. Karenanya, dibutuhkan kemudahan akses agar seluruh pihak, baik penjual dan pembeli, dapat mengetahui setiap perubahan informasi tersebut. Itulah mengapa penjual dan pembeli di pasar persaingan sempurna memiliki pengetahuan yang baik tentang kondisi pasar serta hal-hal lain yang terkait dengan transaksi dan interaksi.

pasar persaingan sempurna, globalisasi, pasar oligopoli, pasar persaingan tidak sempurna, ciri pasar persaingan sempurna, pasar monopolistik, sistem ekonomi, kegiatan ekonomiSalah satu ciri pasar persaingan sempurna adalah banyaknya penjual dan pembeli. (Source: Pexels)

      1. Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

        Sama seperti pasar-pasar lain yang bisa ditemukan dalam kegiatan ekonomi, pasar persaingan sempurna juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan tersendiri. Anda bisa mengetahuinya di bawah ini:

        Kelebihan:

        – Penggunaan sumber daya dimanfaatkan secara efisien

        – Meminimalisir risiko persaingan bisnis yang tidak sehat

        – Mencegah adanya permainan harga pasar karena penjual dan pembeli tidak memiliki kontrol terhadap harga produk

        – Harga produk di pasar cenderung stabil

        – Informasi pasar jelas sehingga mencegah terjadinya praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan kecurangan

        Kekurangan:

        – Level kreativitas dan inovasi yang relatif kecil oleh penjual atau perusahaan

        – Keterbatasan dalam memilih produk karena sifatnya yang homogen

        – Kemungkinan masyarakat tidak puas dengan produk yang ada di pasaran

        – Karena tak punya kendali terhadap harga, penjual atau perusahaan tak bisa mengambil terlalu banyak keuntungan

        – Tidak adanya pemerataan pendapatan dapat mengakibatkan golongan tertentu yang punya modal besar memanfaatkan sumber daya

    </ol

        1. Contoh dari Pasar Persaingan Sempurna

          Di Indonesia, tidak mudah untuk menemukan pasar yang benar-benar menerapkan sistem pasar persaingan sempurna ini. Pada umumnya, beberapa pasar hanya memiliki kecenderungan yang mendekati karakteristik pasar persaingan sempurna. Salah satunya adalah pasar yang di dalamnya menjual produk-produk kebutuhan pokok, misalnya seperti pasar beras.

          Penentuan harga yang terjadi di pasar beras didasarkan pada kondisi tarik menarik antara permintaan dan penawaran beras. Meski begitu, pada kenyataannya, pemerintah Indonesia masih turut campur tangan dalam menstabilkan harga beras. Namun, yang jelas peran penjual dan pembeli secara individual tak akan berpengaruh terhadap harga beras tersebut.

          Selain itu, produknya pun cenderung bersifat homogen. Jika ada perbedaan pun biasanya bisa ditemukan pada rasa dan kualitasnya. Itulah kenapa pasar komoditi beras disebut memiliki karakteristik pasar persaingan sempurna, tetapi tidak sepenuhnya tepat jika disebut sebagai pasar persaingan sempurna.

    pasar persaingan sempurna, globalisasi, pasar oligopoli, pasar persaingan tidak sempurna, ciri pasar persaingan sempurna, pasar monopolistik, sistem ekonomi, kegiatan ekonomiDi Indonesia, tidak ada pasar yang benar-benar merupakan pasar persaingan sempurna, hanya ada yang mendekati. (Source: Pexels)

        1. Ada Pula Pasar Persaingan Tidak Sempurna

          Dalam sistem ekonomi, dikenal pula pasar persaingan tidak sempurna yang merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna. Karakteristiknya berbanding terbalik dari satu sama lain. Umumnya, pasar persaingan tidak sempurna tidak memiliki jumlah penjual dan pembeli yang seimbang, di mana jumlah pembeli biasanya lebih banyak dari penjual.

          Namun, keduanya sama-sama menjual produk bersifat homogen. Hanya saja, dalam pasar persaingan tidak sempurna terdapat pihak yang memiliki kuasa lebih tinggi dalam memainkan harga produk sehingga pihak lain hanya bisa mengikuti. Nah, pasar persaingan tidak sempurna terbagi lagi menjadi beberapa jenis pasar, antara lain?

          Monopoli – kondisi pasar di mana hanya ada satu penjual atau perusahaan yang berkuasa sebagai penentu harga dan penjual lain tidak dapat menyainginya.

          Monopolistik – di dalam pasar monopolistik terdapat banyak penjual dengan produk yang memiliki diferensiasi, jadi mirip seperti pasar persaingan sempurna tetapi produknya bersifat heterogen.

          Oligopoli – di pasar oligopoli hanya terdapat beberapa penjual atau perusahaan yang juga berperan sebagai pemilik saham atau penguasa pasar terbesar, contohnya seperti pada industri motor atau rokok.

          Monopsoni – kondisi pasar di mana ada banyak penjual, tetapi hanya terdapat satu pihak pembeli.

          Oligopsoni – terdapat banyak pembeli di dalamnya, di mana kebanyakan produknya berupakan bahan setengah jadi dengan harga relatif stabil.

    Apabila Anda memiliki produk atau jasa yang umumnya dibutuhkan banyak orang, pasar persaingan sempurna dapat diterapkan pada kegiatan ekonomi bisnis Anda. Namun, apa pun sistem yang diterapkan, pastikan Anda selalu mencatat laporan keuangan agar kondisi finansial bisnis selalu terlacak. Untuk itu, sebaiknya gunakan software khusus seperti Sleekr Accounting yang dapat membantu Anda membuat laporan keuangan dengan sistematis secara lebih cepat, mudah, dan real-time.