4 Syarat Aplikasi Absensi Karyawan yang Dapat Diandalkan Perusahaan

Bernadetta December 27, 2018 Human Resources (HR), Sumber Daya Manusia

Salah satu parameter kedisiplinan seorang karyawan dapat dilihat dari tingkat kehadiran serta ketepatan waktunya. Masing-masing perusahaan tentu memiliki kebijakan tersendiri mengenai jam kerja tiap-tiap pegawainya. Tidak jauh berbeda dengan jam belajar yang dikenakan pada anak sekolah, perusahaan juga memiliki aturan ketat terkait jam berapa seorang karyawan dinyatakan terlambat masuk kerja.

Tingkat kehadiran serta keterlambatan karyawan dapat dipantau dengan penggunaan aplikasi absensi. Di era teknologi seperti sekarang, penggunaan aplikasi semacam ini tentu bukan lagi hal yang asing. Sebagai pertimbangam, pahami uraian perihal syarat aplikasi absensi karyawan yang dapat diandalkan oleh perusahaan berikut ini.

  1. Tingkat Kecurangan Minimal

    Absensi konvensional yang diisi dengan membubuhkan tanda tangan pada daftar hadir tentu amat rawan kecurangan. Terlebih apabila karyawan perusahaan Anda memiliki rekan yang bisa diajak untuk bekerja sama melakukan kecurangan semacam ini. Maka tidak perlu heran apabila metode absensi semacam ini semakin ditinggalkan.

    Aplikasi absensi karyawan kemudian hadir sebagai upaya untuk mengantisipasi kecurangan-kecurangan tersebut. Aplikasi semacam ini turut didukung dengan kepemilikan smartphone yang terhubung dengan identitas personal karyawan. Dengan demikian, pemalsuan identitas serta potensi kecurangan dapat ditekan sedemikian rupa.

  2. Mudah Dipantau & Digunakan

    Kemudahan dalam pemantauan serta penggunaan aplikasi absensi karyawan juga menjadi salah satu pertimbangan penting manakala perusahaan memutuskan untuk menggunakan aplikasi semacam ini. Idealnya, aplikasi tersebut menawarkan kemudahan dalam hal pengaksesan. Kemudahan ini lantaran penggunaan aplikasi tidak menuntut keberadaan perangkat khusus. Pemantauan pun dapat dilakukan secara fleksibel lantaran hanya bermodalkan koneksi internet dan akun resmi milik pengelola perusahaan.

    Tidak hanya mengandalkan fleksibilitas, laporan kehadiran serta keterlambatan karyawan pun dapat diintegrasikan dengan data-data lainnya. Rekapitulasi data juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Pihak pengelola perusahaan pun dapat membuat laporan terkait kehadiran serta keterlambatan karyawan dengan lebih efisien.

  3. Biaya Pemeliharaan Terjangkau

    Selain menggunakan aplikasi, sebetulnya salah satu metode absensi karyawan yang dinilai minim kecurangan adalah dengan perangkat fingerprint. Metode yang membutuhkan pendataan sidik jari karyawan ini tidak dapat dengan mudah dimanipulasi. Informasi perihal keterlambatan karyawan pun dapat diketahui secara akurat.

    Namun demikian, perangkat fingerprint tentu membutuhkan biaya pengadaan yang dapat membebani pengeluaran perusahaan. Belum lagi apabila perangkat tersebut mengalami kerusakan sehingga perlu mendatangkan teknisi atau membeli komponen tertentu agar dapat segera diperbaiki. Padahal, absensi karyawan perusahaan harus selalu dilakukan pada hari kerja.

    Aplikasi absensi karyawan yang dipilih oleh perusahaan tentu membutuhkan biaya pengadaan serta pemeliharaan yang lebih murah. Hal ini mengingat perangkat yang digunakan tidak jauh berbeda dengan perangkat yang biasanya sudah tersedia di kantor seperti laptop maupun komputer. Dengan menggunakan akun pengelola yang mengatasnamakan perusahaan, Anda dapat pula mengaksesnya melalui perangkat pribadi yang Anda miliki.

  4. Jaminan Keamanan Data

    Penyedia layanan aplikasi absensi karyawan tentu senantiasa menjamin keamanan data para penggunanya. Terlebih apabila informasi tersebut juga meliputi data-data pribadi karyawan yang terintegrasi dalam suatu sistem. Untuk itu, pastikan Anda benar-benar memilih penyedia layanan yang terpercaya. Pemilihan aplikasi yang memiliki kredibilitas tinggi mampu membuat perusahaan Anda terhindar dari risiko serta kebocoran data. Selain itu, pengelola juga memiliki kebebasan untuk membuat akun tambahan bagi karyawan dengan jabatan tertentu yang dianggap memiliki wewenang. Akan lebih baik pula apabila tiap-tiap karyawan juga dapat dibuatkan akun untuk mengakses data pribadi masing-masing.

Itu tadi berbagai macam syarat yang wajib menjadi pertimbangan apabila perusahaan Anda hendak menggunakan aplikasi absensi karyawan. Pastikan data kehadiran maupun keterlambatan karyawan Anda dikelola dengan aplikasi tepercaya seperti Sleekr. Aplikasi ini dirancang sedemikian rupa untuk mempermudah kinerja Anda sebagai pihak yang mengelola personalia perusahaan.

Sleekr sudah memiliki fitur aplikasi absensi yang membuat pengelola SDM dapat mengakses informasi kehadiran maupun keterlambatan karyawan secara realtime. Dengan demikian, perusahaan akan lebih mudah mengetahui karyawan mana saja yang sering absen atau terlambat tiba di kantor tanpa alasan yang jelas. Tak hanya memiliki fitur absensi karyawan, software HR Sleekr juga menyediakan layanan payroll dan perpajakan. Pengelola bisa dengan mudah menyesuaikan unsur-unsur penambahan maupun pemotongan gaji berdasarkan kebutuhan serta kebijakan masing-masing perusahaan.