×

5 Jenis Laporan Keuangan dan Fungsinya terhadap Bisnis Anda

August 4, 2017 Accounting

Pada dasarnya, laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi finansial suatu perusahaan dalam periode tertentu. Informasi mengenai kondisi finansial tersebut nantinya dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan seperti pihak manajemen, pemberi pinjaman, investor, hingga pemegang saham untuk menilai kinerja perusahaan dan menentukan langkah apa yang harus diambil setelahnya.

Dalam bisnis, setidaknya ada lima jenis laporan keuangan yang perlu Anda buat. Jadi, untuk mengetahui kondisi keuangan bisnis, Anda bisa membaca masing-masing laporan keuangan atau menganalisis hubungan di antaranya. Apa saja lima jenis laporan keuangan tersebut?

  1. Laporan Laba Rugi

    Sesuai dengan namanya, laporan laba rugi berfungsi untuk membantu Anda mengetahui apakah bisnis berada dalam posisi laba atau rugi. Apabila pendapatan perusahaan lebih bsar daripada beban atau biayanya, maka bisnis memperoleh laba. Sebaliknya, jika pendapatan cenderung lebih kecil dari beban atau biayanya, maka kemungkinan besar bisnis Anda mengalami kerugian.

    Umumnya, ada dua cara yang digunakan untuk menyusun laporan laba rugi, yaitu single step (cara langsung) dan multiple step (cara bertahap). Metode single step relatif lebih mudah dibandingkan multiple step. Anda hanya perlu menjumlahkan seluruh pendapatan dari atas sampai bawah menjadi satu kelompok, kemudian menguranginya dengan total beban atau biaya dalam periode yang berlaku.

    Sedangkan, pada metode multiple step, pendapatan dipisah menjadi dua kategori, yaitu pendapatan operasional (yang berasal dari kegiatan pokok) perusahaan dan pendapatan non operasional (yang berasal dari luar kegiatan pokok) perusahaan. Pembagian kategori tersebut juga berlaku pada beban atau biaya.

Jenis laporan keuanganContoh laporan laba rugi.

  1. Laporan Arus Kas

    Disebut juga dengan laporan cash flows, laporan arus kas digunakan perusahaan untuk menunjukkan aliran masuk dan keluar kas pada periode tertentu. Lebih dari itu, laporan arus kas juga dapat berfungsi sebagai indikator jumlah arus kas di masa mendatang berdasarkan data arus kas terkini. Laporan jenis ini jugalah yang menjadi alat pertanggungjawaban arus kas masuk dan arus kas keluar selama periode pelaporan.

    Anda bisa melihat laporan arus kas masuk dari beberapa sumber. Contohnya seperti hasil dari kegiatan operasional dan kas yang diperoleh dari pendanaan atau pinjaman. Sementara itu, arus kas keluar bisa dilihat dari seberapa banyak jumlah beban biaya yang dikeluarkan perusahaan, baik untuk kegiatan operasional maupun investasi.

    Baca juga: Contoh Cash Flow Seperti Apakah yang Paling Mudah dan Cepat untuk Diterapkan?

Jenis laporan keuanganContoh laporan arus kas.

  1. Laporan Perubahan Modal

    Laporan keuangan jenis ini menyediakan informasi tentang jumlah modal yang dimiliki bisnis Anda selama periode tertentu. Melalui laporan perubahan modal, Anda bisa mendapatkan data mengenai seberapa besar perubahan modal yang telah terjadi, lengkap dengan penyebab perubahannya.

    Idealnya, untuk menyusun laporan perubahan modal, Anda membutuhkan beberapa data khusus, seperti modal pada awal periode, pengambilan dana pribadi oleh pemilik untuk tahun yang bersangkutan, dan jumlah laba bersih atau rugi bersih pada periode terkait. Dengan kata lain, Anda harus menyusun laporan laba rugi terlebih dulu sebelum membuat laporan perubahan modal.

Jenis laporan keuanganContoh laporan perubahan modal.

  1. Laporan Neraca

    Dalam ilmu akuntansi, neraca disebut dengan istilah balance sheet. Laporan neraca berfungsi untuk menunjukkan kondisi, informasi, dan posisi keuangan bisnis Anda pada tanggal yang ditentukan. Dengan menyusun laporan neraca, Anda bisa mengetahui data tentang jumlah aktiva berupa harta atau aset, kewajiban berupa utang, dan ekuitas atau modal perusahaan. Neraca terdiri dari tiga unsur, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas. Apabila ketiganya dihubungkan dengan persamaan akuntansi, makan akan terbentuk rumus seperti berikut: Aset =  liabilitas + ekuitas.

    Baca juga: Cara Membuat Neraca Keuangan bagi Perusahaan Anda

Jenis laporan keuanganContoh laporan neraca.

  1. Laporan Atas Laporan Keuangan

    Belum terlalu familiar dengan jenis laporan keuangan satu ini? Laporan atas laporan keuangan adalah laporan yang pembuatannya berkaitan dengan laporan keuangan yang disajikan. Tujuan pembuatannya adalah untuk memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai hal-hal yang tertera di laporan-laporan jenis lainnya. Tak ketinggalan untuk menyediakan sebab atau alasan terkait data keuangan yang disajikan. Penyusunan laporan atas laporan keuangan akan memudahkan Anda dalam memahami laporan keuangan lainnya secara lebih mudah dan efisien.

Dalam menyusun laporan keuangan, apa pun jenisnya, pastikan Anda telah melandaskannya pada standar atau prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan objektivitas yang diperlukan dari laporan akuntansi.

Artikel terkait

5 Fungsi Manajemen Keuangan dalam Suatu Bisnis

March 6, 2017 Accounting

Apakah Anda sudah paham mengenai apa saja fungsi manajemen keuangan dalam suatu bisnis? Dalam menjalankan suatu bisnis, uang adalah adalah ujung tombak perusahaan. Oleh sebab itu, pengelolaan uang yang bijak menjadi hal yang sangat penting demi kelangsungan perusahaan. Jika uang tidak diatur dengan cermat, maka pemasukan dan pengeluaran akan rancu. Bagi Anda yang sedang menjalankan…

Baca selengkapnya