×

5 Tips Lingkungan Kerja Menyenangkan Bagi Karyawan

February 24, 2016 Human Resources (HR)

Wisnu, 34 tahun, adalah karyawan sebuah perusahaan advertising kecil. Walau gajinya memang tidak terlalu besar, ia tetap loyal pada perusahaan. Wisnu merasa nyaman dengan lingkungan kerja di kantor. Ia tidak merasa perlu untuk mencari kantor baru, padahal mungkin gajinya akan lebih besar dari yang sekarang. Menurutnya, jika pindah ke tempat kerja yang baru, mungkin akan sulit mendapatkan lingkungan kerja menyenangkan seperti yang ia rasakan saat ini.

Lingkungan kerja yang menyenangkan penting loh buat karyawan. Bahkan jadi salah satu penentu dalam bagus atau tidaknya kinerja karyawan. Lantas bagaimana caranya membangun Lingkungan kerja yang menyenangkan? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

lingkungan kerja menyenangkan

  1. Membangun Komunikasi yang Baik

    Komunikasi yang baik adalah dasar dari sebuah kerjasama. Bagaimana sebuah tim dapat bekerjasama dengan baik, jika tidak ada komunikasi di antara anggotanya. Jika komunikasi baik sudah tercipta, maka antar rekan kerja kan seperti sahabat. Atasan mampu menerima masukan dari stafnya. Sebaliknya, staf pun akan menerima setiap kritik yang membangun dari atasannya. Kalau komunikasi yang baik sudah terjalin, maka akan tercipta keharmonisan. Kalau sudah harmonis, target atau rintangan apa pun bisa diatasi dengan baik oleh tim.

  2. Merancang Tempat Kerja yang Nyaman

    Bagus tidaknya hasil kerja seorang karyawan terkadang ditentukan apakah ia nyaman dengan tempat (ruangan) kerjanya. Selaku HR, berikanlah kebebasan karyawan untuk menata meja kerja dan ruangannya sendiri. Mungkin karyawan akan membawa poster penyanyi idola atau membawa pot bunga mungil nan cantik untuk memompa semangatnya dalam bekerja. Biarkan juga karyawan mendengarkan musik, selama tidak mengganggu karyawan lainnya. Tentunya untuk beberapa bidang industri kerja hal tersebut mungkin tidak bisa dilakukan. Namun untuk industri lain, misalnya industri kreatif, hal tersebut mudah untuk dilakukan. Coba saja terapkan, dan buktikan apakah kinerja karyawan meningkat. Perusahaan besar seperti Google sudah menerapkannya loh.

  3. Dukungan dari Pihak Manajemen

    Kenyamanan kerja para karyawan harus pula didukung oleh pihak manajemen.Hal ini berkaitan dengan peraturan kerja dan kesejahteraan bagi karyawan. Caranya, dengan memberikan semua fasilitas yang telah dijanjikan pada karyawan. Misalnya jika pada kesepakatan semula pihak manajemen berjanji memberikan tunjangan komunikasi, maka berikanlah. Jika pada kesepakatan semula, ada rewards bagi yang bekerja melampaui target perusahaan, maka tunaikanlah rewards tersebut.

  4. Lingkungan Kerja yang Berorientasi Pada Hasil

    Di dalam sebuah lingkungan kerja yang beriorientasi pada hasil, karyawan bebas melakukan apa pun sepanjang ia memenuhi target sesuai tenggat waktu yang ditentukan perusahaan. Jadi, sekali-kali bebaskanlah karyawan untuk keluar saat jam kerja. Hal itu mungkin bermanfaat untuk mengurangi kepenatan bekerja. Bisa juga siapkan sofa atau tempat tidur untuk karyawan beristirat tidur siang sebentar atau juga untuk beristirahat sebentar ketika sampai larut malam mengerjakan deadline. Cara yang lain misalnya, sekali-kali mengadakan meeting di luar kantor, misalnya di kafe atau restoran, sebagai penyegaran. Mungkin dengan begitu, ide-ide baru nan segar akan bermunculan.

  5. Ciptakan Kebersamaan

    Terakhir, ciptakanlah kebersamaan dalam perusahaan sebagai sebuah tim. Banyak hal yang dapat dilakukan. Misalnya dengan mengadakan office gathering atau team building. Perusahaan besar tentunya sudah memiliki budget tersendiri untuk itu. Namun tidak ada salahnya bila memilih tempat yang tidak begitu jauh supaya menghemat pengeluaran. Hal paling sederhana yang bisa dilakukan adalah mengadakan acara makan siang bersama. Ataupun juga mengadakan pesta kejutan sederhana bagi karyawan yang sedang berulang tahun.

Demikian tadi 5 tips untuk membangun suasana kerja yang nyaman. Kalau diikuti, karyawan akan bahagia dan manajemen pun akan senang karena kinerja meningkat. Ingin tahu tips seputar dunia HR, silakan klik http://sleekr.co/.

Artikel terkait

Perbedaan Hak Pesangon bagi Karyawan yang Resign dan di-PHK

March 9, 2017 Human Resources (HR)

Seringkali pesangon menjadi hal yang cukup dilihat oleh karyawan dari perusahaan tempatnya bekerja. Mengundurkan diri dari perusahaan adalah hal yang umum dilakukan. Alasannya bisa dilatarbelakangi oleh banyak hal, mulai dari mendapatkan tempat kerja baru yang lebih menjanjikan atau memang karena sudah bosan. Namun yang jelas, pengunduran diri selalu dilakukan atas dasar kemauan karyawan sendiri. Baca…

Baca selengkapnya