5 Tugas Supervisor yang Bisa Menjadi Jembatan Manajer dan Karyawan

Imet January 23, 2019 Human Resources (HR), Sumber Daya Manusia

Dalam satu organisasi atau perusahaan, terdapat struktur organisasi yang dibuat guna melancarkan proses beroperasinya perusahaan. Terdapat satu alur di mana satu kebijakan atau gagasan disusun, dirumuskan, dieksekusi, dan kemudian menghasilkan suatu output tertentu. Perumusan dan perencanaan langkah dilakukan oleh manajer dan dieksekusi oleh karyawan dibawahnya. Tentu saja dalam eksekusinya, perlu dilakukan pengawasan. Disinilah tugas supervisor berada dalam alur tersebut.

Di antara manajer sebagai penyusun perencanaan, dan karyawan sebagai eksekutor, terdapat perantara yang bertugas mengawasi dan memonitor agar setiap rencana berjalan dengan baik. Supervisor yang kemudian bertugas untuk mengawasi setiap eksekusi rencana yang dilakukan pada level dibawahnya dan memastikan semua berjalan baik.

Supervisor yang baik biasanya memiliki rasa empati tinggi dan dapat merangkul setiap karyawan dibawahnya. Hal ini berguna agar setiap karyawan merasa menjadi bagian dari sistem dan bisa bekerja dengan optimal. Supervisor juga tidak boleh menjadi pribadi yang cuek dan harus senantiasa mendampingi bawahannya, sekaligus menyalurkan informasi dan komando dari manajer pada setiap bagian. Jika dituliskan, setidaknya terdapat lima tugas supervisor dalam satu alur kerja perusahaan.

  1. Memberikan Motivasi Karyawan

    Tentu tugas supervisor harus bisa memberikan motivasi kepada karyawan. Hal ini berguna untuk menjaga fokus kerja dan  kualitas kerja karyawan. Dengan fokus dan kualitas yang terjaga, diharapkan output dari sistem kerja atau perencanaan yang disusun sebelumnya bisa maksimal. Produksi perusahaan yang bernilai tinggi akan juga mengangkat nama perusahaan secara umum. Tugas supervisor ini setidaknya bisa memberikan mood yang baik pada karyawan. Terlebih jika seorang supervisor bisa membuat pekerjaan yang diberikan terasa mudah dan menyenangkan, maka tentu setiap karyawan di bawahnya akan memberikan respon yang baik juga.

  2. Mampu Memberikan Arahan pada Karyawan

    Arahan yang diberikan secara rutin dan terperinci bisa membuat pekerjaan karyawan menjadi semakin mudah. Secara pragmatis, pekerjaan yang mudah memiliki harapan berhasil baik yang tinggi. Sebagai seorang supervisor, pemberian arahan kepada karyawan sebaiknya dilakukan secara terjadwal, karena selain sanggup menjadi ruang koordinasi pekerjaan, arahan yang diberikan secara rutin juga mampu menjaga komunikasi yang baik antara supervisor dan bawahannya.

  3. Mampu Melakukan Kontrol & Evaluasi

    Bentuk tanggung jawab supervisor adalah dengan melakukan kontrol serta evaluasi pada pekerjaan karyawan. Eksekusi perencanaan yang dibuat oleh manajer tidak selamanya berjalan sesuai rencana. Ketika suatu saat terdapat pergeseran output yang muncul, maka sebagai supervisor harus mampu mengevaluasi pekerjaan yang dilakukan. Dengan kontrol yang kuat, upaya eksekusi pekerjaan sesuai rencana bisa dijaga. Dengan evaluasi yang benar pula dapat dilakukan koreksi terhadap hasil kerja yang tidak mencapai target. Evaluasi yang dilakukan juga sebaiknya bersifat membangun, agar karyawan tetap memiliki semangat kerja yang tinggi.

  4. Menjelaskan Deskripsi Pekerjaan


    Mengkomunikasikan rencana kerja dan menjelaskan pada karyawan bukan hal yang mudah. Menjadi tugas seorang supervisor untuk melakukan hal ini. Penjelasan atau breakdown yang diberikan pada karyawan haruslah mampu menyampaikan setiap detail yang ada dalam perencanaan dari manajer. Tentu saja, dengan penyampaian kepada karyawan, supervisor harus memahami terlebih dahulu rencana yang disusun tersebut. Setelah dipahami, rencana tersebut baru diteruskan pada karyawan. Karyawan harus paham dengan rencana yang disusun oleh manajer agar bisa mengeksekusi dengan baik dan tepat.

  5. Mengatur Karyawan

    Menjalankan tugas supervisor sebagai jembatan antara manajer dan karyawan, supervisor harus dapat mengatur karyawan. Pengaturan dan komando setiap saat harus dilakukan oleh supervisor agar karyawan tetap bekerja pada titik maksimal. Selain motivasi yang bersifat luwes, supervisor juga harus mampu memberikan perintah untuk menjaga agar setiap rencana berada dalam garis yang jelas.

    Mengetahui lima tugas supervisor tersebut tentu penting agar paling tidak mendapat gambaran tentang peran supervisor. Pemahaman pada situasi dan kondisi karyawan secara individu juga perlu dilakukan. Hal ini akan dipermudah dengan penggunaan database terpadu yang dikelola secara profesional dengan software HR berkualitas.

Sleekr, hadir sebagai satu software HR berkualitas dengan fitur yang lengkap. Keberadaan Sleekr diharapkan mampu membantu tugas supervisor dalam mengoordinasikan setiap karyawan karena memiliki database yang lengkap. Selain itu Sleekr juga bisa berguna untuk bagian lain dalam menghitung gaji, potongan, serta penyampaian slip gaji setiap bulannya. Segera daftarkan perusahaan Anda di Sleekr dan dapatkan kemudahan dalam mengelola administrasi karyawan Anda.