Absensi Online VS Fingerprint, Mana yang Lebih Cocok untuk Perusahaan Anda?

Maderendika February 17, 2019 Bisnis, Human Resources (HR)

 Absensi Online VS Fingerprint, Mana yang Lebih Cocok untuk Perusahaan Anda?

Memiliki karyawan dan pegawai yang disiplin tentu merupakan aset berharga untuk perusahaan. Kedisiplinan sendiri bisa dinilai dari beberapa aspek, seperti ketepatan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan, pekerjaan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan, hingga hal kecil seperti ketepatan waktu dalam melakukan absensi. Berbagai metode bisa dilakukan untuk mengukur ketepatan waktu absensi, baik menggunakan fingerprint atau dengan absensi online.

Fingerprint sendiri menjadi metode yang cukup populer, karena berbasis pada data unik pada sidik jari karyawan sehingga dinilai lebih reliable. Metode ini memerlukan mesin tertentu yang sudah diprogram untuk mengenali sidik jari karyawan sehingga dapat digunakan. Namun demikian penggunaan metode fingerprint tidak terlalu dapat diandalkan untuk perusahaan dengan karyawan yang banyak bekerja di lapangan alih-alih di kantor.

Tentu akan menjadi kendala jika karyawan harus melakukan absensi di kantor terlebih dahulu baru kemudian berangkat ke lapangan. Waktu yang diperlukan menjadi mahal mengingat terdapat metode lain yang bisa digunakan perusahaan untuk membuat absensi bisa berjalan baik dan tetap tepat waktu.

Ya, metode tersebut adalah penggunaan absensi online yang berbasis biasanya pada aplikasi khusus. Secara teknis, pegawai bisa melakukan absensi ketika mereka sampai di tempat kerja yang ditentukan, dengan melapor pada aplikasi tersebut. Konfirmasinya bisa beragam, salah satunya adalah dengan mengirimkan foto terbaru kepada pihak kantor melalui aplikasi. Terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dan karyawan ketika menggunakan metode absensi online ini.

  1. Mengurangi Biaya Pengadaan Mesin Fingerprint

     Absensi Online VS Fingerprint, Mana yang Lebih Cocok untuk Perusahaan Anda?

    Penggunaan metode online dapat menghemat anggaran pengadaan mesin fingerprint yang dibutuhkan. Jika perusahaan memiliki pegawai yang bertugas di banyak tempat berbeda, tentu pengadaan mesin fingerprint akan memakan banyak dana. Selain itu, mesin tersebut juga memerlukan perawatan berkala karena pada dasarnya merupakan perangkat keras.

    Masih masuk akal jika setiap tempat yang dimaksud terdapat banyak pegawai. Namun jika misalnya satu tempat hanya terdapat sedikit pegawai, pengadaan mesin fingerprint justru akan menjadi beban untuk perusahaan dan akan menimbulkan ketimpangan pengeluaran dan pemasukan.

    Dengan menggunakan metode online, perusahaan tidak perlu repot-repot membeli perangkat fingerprint dan memasangnya dan merawatnya setiap saat. Absensi online hanya memerlukan smartphone yang kini dimiliki hampir setiap pegawai, dan aplikasi sederhana. Operasionalnya yang mudah dan data yang reliable jadi nilai plus tersendiri untuk metode ini.

  2. Mengurangi Kemungkinan Kecurangan

     Absensi Online VS Fingerprint, Mana yang Lebih Cocok untuk Perusahaan Anda?

    Penggunaan fingerprint memang memiliki data yang valid jika dilihat dari penggunaan sidik jari pegawai yang unik. Data yang tersimpan dalam mesin atau terhubung ke server juga bisa direkap secara mudah karena terekam dengan baik. Namun penggunaan mesin ini masih memiliki celah pada manipulasi data yang telah tersimpan karena tidak menggunakan pelaporan atau rekapitulasi realtime. Data yang mengendap bisa saja dimanipulasi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

    Berbeda dengan metode online, data absensi yang disampaikan dilaporkan dan diolah langsung secara real time oleh administrator yang bertugas. Data yang masuk akan dikonfirmasi dan diarsipkan dengan  rapih langsung setelah dilakukan konfirmasi oleh staf yang berwenang. Verifikasinya juga lebih valid karena setiap smartphone hanya dapat digunakan oleh satu orang karyawan saja.

  3. Hemat Waktu Absen Membuat Produktivitas Meningkat

    Penggunaan absensi online dapat menghemat waktu yang digunakan dalam melakukan absen karena dapat dilakukan tanpa harus singgah ke kantor terlebih dahulu. Waktu perjalanan yang dilakukan pegawai bisa langsung dioptimalkan untuk melakukan produksi secara langsung sehingga pegawai akan memiliki waktu kerja yang lebih banyak.

    Waktu kerja ini idealnya akan menghasilkan output produksi yang juga banyak. Absen yang dilakukan tidak perlu harus menunggu antrian panjang pegawai, dan bisa dilakukan hanya dengan beberapa klik pada smartphone saja. Bayangkan jika satu karyawan harus mengantre selama lima menit untuk melakukan absen, berapa banyak waktu yang akan terbuang hanya untuk sekedar mengkonfirmasi kehadiran setiap karyawan di kantor? Belum lagi untuk karyawan yang berada di lapangan.

Sebenarnya kedua metode tersebut memiliki kelebihannya masing-masing. Untuk perusahaan yang memiliki banyak pegawai atau seluruh pegawainya berada pada satu kantor saja, penggunaan fingerprint masih cukup efektif, hanya saja harus diimbangi dengan jumlah mesin yang memadai untuk menghindari antrian panjang. Untuk perusahaan yang pegawainya bekerja di lapangan, maka penggunaan metode absensi online akan sangat membantu dalam pengelolaan daftar hadir karyawan yang datang ke setiap pos pekerjaan mereka masing-masing.

Sleekr, sebuat software HR berkualitas yang hadir sebagai partner bisnis setiap perusahaan, menawarkan sistem ini pada salah satu fiturnya. Penggunaan absensi online pada Sleekr diklaim sangat mudah dan memiliki reliabilitas data yang tinggi. Data absen akan terarsip dengan rapi pada sistem yang dimiliki, dan langsung terintegrasi dengan database karyawan serta fitur lain seperti pembayaran gaji, slip gaji, asuransi dan pajak. Dengan satu software saja, perusahaan bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan sekaligus. Jadi tunggu apalagi? Buat pekerjaan Anda lebih efisien dengan mendaftarkan perusahaan Anda di Sleekr. Ajukan demo Sleekr sekarang!