×

Contoh Slip Gaji Sederhana dan Mudah Beserta Strukturnya

August 18, 2017 Accounting

Slip gaji adalah bukti resmi penerimaan gaji dari perusahaan atau pihak pemberi kerja kepada pekerja atau karyawan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 mengenai Pengupahan, setiap perusahaan wajib memberikan slip gaji kepada karyawan pada saat gaji tersebut dibayarkan. Dalam praktiknya, masih ada saja perusahaan yang tidak melakukan hal tersebut. Padahal, tidak jarang pula ada karyawan yang membutuhkan slip gaji untuk keperluan pribadinya.

Namun, apakah gaji hanya memiliki memiliki fungsi formalitas? Apakah fungsinya hanya dirasakan oleh pihak penerima? Bagaimana dengan perusahaan? Apakah perusahaan juga mendapatkan manfaat dari penerbitan slip gaji? Lalu, apakah struktur slip gaji harus sama di setiap perusahaan? Berikut ulasan dan beberapa contoh slip gaji yang bisa Anda pelajari.

  1. Manfaat Penerbitan Slip Gaji

    Penerbitan slip gaji tidak hanya memberi manfaat kepada penerima atau karyawan. Sebagai pihak yang menerbitkan slip gaji, perusahaan juga akan merasakan manfaat tersendiri.

  2. Manfaat bagi karyawan

    Manfaat paling jelas yang didapatkan oleh karyawan dalam penerbitan slip gaji adalah adanya bukti kejelasan dari proses pemberian gaji. Slip gaji juga berfungsi sebagai bukti sah untuk informasi penghitungan gaji, potongan pajak, dan penyetoran pajak penghasilan. Di sisi lain, biasanya karyawan juga membutuhkan slip gaji untuk memenuhi syarat dari pinjaman kredit atau pembiayaan yang diajukannya kepada pihak lain seperti bank.

  3. Manfaat bagi perusahaan

    Dari sisi perusahaan, slip gaji berfungsi sebagai bukti resmi bahwa perusahaan telah melakukan kewajibannya terhadap karyawan terkait pemberian gaji yang memang menjadi hak karyawan. Tidak hanya itu, slip gaji juga dapat dijadikan sebagai dokumentasi atas pencatatan pengeluaran dan penghitungan gaji yang berasal dari dana perusahaan.

    Baca juga: Slip Gaji, Wajibkah untuk Selalu Diberikan oleh Perusahaan?

  4. Struktur Slip Gaji

    Setiap perusahaan memiliki desain slip gaji yang berbeda. Namun, umumnya, struktur yang tercantum pada slip gaji tidaklah jauh berbeda. Mayoritas slip gaji memiliki beberapa bagian penting berikut ini:

    Nama perusahaan – Berada di bagian paling atas slip gaji, menjadi penegasan bahwa suatu slip gaji merupakan bagian dari dokumen resmi perusahaan.

    Kerahasiaan gaji – Bagian yang menyatakan mengenai kerahasiaan slip gaji, dinyatakan secara confidential dan private.

    Tanggal pembayaran, sub departemen, data karyawan – Bagian sub departemen terdiri dari nama serta alamat sub departemen, sedangkan bagian data karyawan terdiri dari nama, nomor pegawai, dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

    Penghasilan dan potongan – Pada bagian penghasilan, terdapat gaji pokok, insentif, dan berbagai tunjangan lainnya. Sedangkan, bagian potongan terdiri BPJS Kesehatan, jaminan hari tua, iuran koperasi, dan lain sebagainya.

    Detail pembayaran gaji – Ada beberapa komponen yang tercantum pada bagian ini, seperti pajak bulanan, penghasilan sebelum dipotong pajak, penghasilan setelah dipotong pajak, jumlah uang bersih yang diterima, dan nama bank yang melakukan pembayaran.

  5. Beberapa Contoh Slip Gaji

    Sudah paham mengenai pentingnya slip gaji bagi perusahaan dan karyawan? Kini saatnya Anda menerbitkan slip gaji Anda sendiri. Jika bingung harus menggunakan slip gaji seperti apa, Anda bisa melihat beberapa contoh slip gaji berikut ini.

    contoh slip gaji

    contoh slip gaji

Itulah ulasan singkat mengenai slip gaji dan beberapa contoh slip gaji yang bisa Anda gunakan untuk perusahaan Anda sendiri. Agar lebih praktis dan efisien, Anda bisa menggunakan fitur slip gaji dari Sleekr. Jadi, Anda tak perlu melakukan penghitungan slip gaji secara manual. Tak hanya itu, kini aplikasi Sleekr Mobile juga sudah bisa di-download secara gratis pada perangkat mobile Anda. Dengan begitu, kini Anda bisa mengecek slip gaji kapan pun dan di mana pun. Tertarik untuk coba sekarang? Buat akun demo gratis Anda disini.

Artikel terkait

Rekonsiliasi Bank: Panduan Menyeimbangkan Perbedaan Saldo Kas dan Bank

May 5, 2017 Accounting

Rekonsilasi bank merupakan aktivitas rekonsiliasi atau merinci perbedaan dan menyesuaikan perbedaan terhadap catatan transaksi bank. Umumnya, prosedur ini dilakukan oleh perusahaan dengan catatan dari pihak bank berupa rekening koran atau bank statement. Dalam rekonsiliasi bank, terdapat rincian pemasukan, pengeluaran, dan transaksi lainnya yang mempengaruhi saldo bank. Jika terdapat perbedaan antara catatan perusahaan dengan catatan di…

Baca selengkapnya