We are hiring!
Undang demo
×

Berbagai Penyebab dan Macam-Macam Inflasi Yang Perlu Anda Ketahui

Masalah yang umum dihadapi oleh beberapa negara di dunia termasuk Indonesia adalah inflasi. Inflasi adalah sesuatu yang dapat kita lihat dari kondisi harga barang yang kian mahal tiap tahunnya. Sedangkan pengertian inflasi adalah kondisi di mana harga barang naik secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kondisi tersebut berlawanan dengan deflasi. Jika inflasi adalah kenaikan harga barang, maka deflasi adalah kondisi di mana harga barang dan jasa mengalami penurunan akibat berkurangnya jumlah uang yang beredar di pasaran sehingga menyebabkan nilai uang meningkat. Baik inflasi maupun deflasi sama-sama merupakan masalah ekonomi yang harus diatasi. Menurunkan suku bunga adalah salah satu cara menanggulangi deflasi yang ada.

Baca juga : 5 Cara Cerdas Menurunkan Biaya Operasional Perusahaan

Inflasi adalah kenaikan harga barang? Namun Apa Pengertian Lebih Jelas dari Inflasi? Berikut penjelasannya

Inflasi adalahApa yang sebenarnya dimaksud dengan inflasi? (Source: kiplinger.com)

  1. Penyebab Inflasi

    Setelah mengetahui pengertian inflasi, mari kita cari tahu penyebab mengapa inflasi ekonomi bisa terjadi. Berikut tiga di antaranya.

    Bertambahnya Jumlah Uang yang Beredar

    Kenaikan harga barang ada hubungannya dengan jumlah uang yang beredar di masyarakat. Penambahan jumlah peredaran uang di pasaran dilakukan pemerintah untuk menutup kekurangan anggaran. Hal ini dilakukan dengan mencetak uang baru. Akibatnya, jumlah uang yang beredar di masyarakat pun bertambah. Jika harga barang tetap sedangkan uang yang beredar bertambah dua kali lipat, maka harga barang pun akan ikut naik dua kali lipat.

    Naiknya Biaya Produksi

    Harga barang baku yang semakin naik akan berimbas pada biaya produksi. Akibatnya, harga jual barang hasil produksi pun ikut naik. Tak hanya barang baku, upah buruh yang semakin mahal tiap tahunnya membuat biaya produksi kian membengkak. Jadi, jangan heran jika semakin tinggi upah buruh maka akan semakin mahal pula harga barang-barang yang ada.

    Baca juga: 5 Cara Menghemat Biaya Produksi bagi UKM

    Terlalu Banyak Permintaan Terhadap Barang dan Jasa Tertentu

    Bertambahnya jumlah permintaan barang atau jasa di masyarakat juga bisa menyebabkan harga naik karena penawaran tetap. Pada umumnya, hal ini disebabkan karena peningkatan belanja oleh pemerintah maupun permintaan untuk keperluan ekspor. Karena jumlah barangnya tetap sedangkan permintaan semakin bertambah, maka jumlah barang pun menjadi terbatas. Oleh sebab itu, harganya menjadi lebih mahal.

Inflasi adalahBertambahnya jumlah uang yang beredar merupakan salah satu penyebab inflasi. (Source: bloomberg.com)

  1. Jenis-Jenis Inflasi

    Inflasi adalah masalah ekonomi yang harus segera diatasi. Namun, seberapa jauh penanganannya, bergantung pada jenis-jenis inflasi yang ada. Berdasarkan tingkat keparahannya, jenis inflasi dibagi menjadi empat kategori, yakni inflasi ringan, sedang, berat, dan sangat berat.

    Inflasi Ringan

    Inflasi ekonomi terjadi jika kenaikan harga barang tidak melebihi angka sepuluh persen setiap tahunnya. Angka ini dianggap sedikit karena tidak begitu memberi dampak yang signifikan terhadap kondisi ekonomi yang ada. Tingkat kenaikan barang masih berada dalam batas yang wajar sehingga mudah untuk dikendalikan.

    Inflasi Sedang

    Jika angka inflasi sudah lebih dari sepuluh persen tapi masih kurang dari tiga puluh, maka bisa digolongkan ke dalam inflasi sedang. Sama seperti inflasi ringan, inflasi sedang juga tidak begitu mengganggu kondisi perekonomian. Tapi bagi orang-orang berpenghasilan tetap, inflasi ini cukup memberikan dampak yang berbeda. Dengan upah yang tetap, mereka harus beradaptasi dengan kenaikan harga barang. Akibatnya, hal ini bisa menurunkan kesejahteraan mereka.

    Inflasi berat

    Ketika angka inflasi sudah lebih dari tiga puluh persen dan hampir mencapai seratus persen, ini menunjukkan kondisi perekonomian suatu negara sedang kacau. Kenaikan inflasi yang tinggi diikuti oleh penurunan suku bunga pada bank. Akibatnya, orang enggan untuk menyimpan uangnya di bank dan cenderung menyimpan barang karena harganya yang sangat mahal.

    Hyperinflasi

    Hyperinflasi adalah kondisi inflasi dengan tingkat kenaikan lebih dari seratus persen setiap tahunnya. Inflasi pada tingkat ini cenderung susah dikendalikan dengan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tahap ini menunjukkan kondisi perekonomian suatu negara sangat kacau.

Itulah sekilas penjelasan tentang inflasi. Untuk mengatasinya, perusahaan Anda bisa melakukan beberapa strategi seperti efisiensi biaya internal, menekan biaya produksi, hingga melakukan inovasi dan variasi produk.