Jam Kerja Fleksibel, Kapan Seharusnya Mulai Diterapkan Perusahaan?

Ayuna July 21, 2019 Human Resources (HR)

Jam Kerja Fleksibel, Kapan Seharusnya Mulai Diterapkan Perusahaan?

Dewasa ini sistem bekerja memiliki jenis yang berbeda-beda. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh karakteristik perusahaan yang juga beragam. Salah satu sistem kerja yang mulai banyak diterapkan adalah Flexible Working Time atau biasa disingkat menjadi Flexi Time. Flexi Time juga bisa disebut dengan jam kerja fleksibel. Jam kerja fleksibel memiliki banyak keuntungan namun tantangannya juga berbeda dengan sistem kerja pada umumnya.

Jam kerja fleksibel adalah sistem pengaturan kerja yang memberi lebih banyak kebebasan kepada karyawan dalam mengatur jam kerja mereka. Banyak manfaat yang didapat jika menggunakan sistem jam kerja fleksibel. Tidak hanya karyawan yang merasakan, namun perusahaan juga akan mendapat efek yang positif. Karyawan akan menekan biaya transportasi karena tidak harus ke kantor setiap hari. Selain biaya, potensi mengalami kecelakaan kerja saat berangkat ke kantor juga terhindari. Mereka juga akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk mengurus keluarga. Suami dan istri dapat sama-sama berpenghasilan tanpa takut tidak mampu mengurus anak karena jam kerja yang berbeda sehingga dapat bergantian.

Sedangkan bagi perusahaan, jam kerja fleksibel dapat memancing karyawan untuk lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaan mereka. Perusahaan tidak perlu mengelola jam kehadiran mereka karena sistem penggajian didasarkan pada hasil kerja karyawan, bukan kehadiran mereka ke kantor. Distribusi tugas juga akan lebih mudah karena perusahaan akan mengetahui pola kerja para karyawan, mana saja karyawan yang lebih produktif bekerja di pagi hari dan mana saja karyawan yang justru lebih efektif jika bekerja di malam hari.

Semua manfaat di atas akan dirasakan kedua belah pihak apabila penerapannya sesuai. Baik sesuai caranya maupun sesuai waktunya. Beberapa perusahaan merasakan sedikit manfaat dan justru lebih banyak kerepotannya karena instrumen untuk mendukung sistem kerja ini belum disiapkan secara serius. Jika persiapannya sudah baik, hasilnya dapat kurang maksimal jika waktu atau momen penerapannya yang kurang tepat. Kemudian kapankah waktu yang tepat untuk mulai menerapkan jam kerja fleksibel? Simak penjelasannya berikut ini.

  • Produktivitas Perusahaan Menurun

    Jam Kerja Fleksibel, Kapan Seharusnya Mulai Diterapkan Perusahaan?Setidaknya dalam 1 tahun sekali perusahaan Anda pasti akan melakukan evaluasi sistem kerja secara menyeluruh. Tidak hanya keuntungan materiil namun juga evaluasi terhadap sistem kerja yang digunakan selama ini. Dengan melihat pola kerja karyawan, Anda dapat menentukan apakah sistem kerja selama ini sudah sesuai atau belum. Ketika Anda melihat penurunan produktivitas perusahaan yang signifikan, Anda tidak bisa tinggal diam. Sistem jam kerja fleksibel bisa menjadi salah satu solusi yang dapat dicoba. Analisis karakteristik perusahaan secara detail, lalu coba simulasi kecil untuk melihat apakah perusahaan Anda cocok menerapkan sistem jam kerja fleksibel. Termasuk analisis dampak penerapan jam kerja fleksibel.

  • Biaya Transportasi Melonjak

    Jam Kerja Fleksibel, Kapan Seharusnya Mulai Diterapkan Perusahaan?Ada saat-saat di mana harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan. Bagaimanapun juga, keputusan pemerintah bisa menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Dampaknya, karyawan bisa meminta adanya kenaikan gaji atau setidaknya kenaikan uang transportasi. Jika keuangan perusahaan tidak memungkinkan, Anda dapat menerapkan jam kerja fleksibel. Dengan sistem ini, karyawan tidak perlu berangkat ke kantor sehingga biaya transportasi dapat diminimalisir. Anda dapat melakukan evaluasi lagi setelah berjalan 1 periode.

  • Kepuasan Kinerja Karyawan Menurun

    Jam Kerja Fleksibel, Kapan Seharusnya Mulai Diterapkan Perusahaan?Evaluasi kepuasan kinerja karyawan yang menurun bisa jadi disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah ketidaktepatan penerapan sistem jam kerja. Anda dapat menjadikan jam kerja fleksibel sebagai solusinya. Menurut penelitian, jam kerja fleksibel dapat meningkatkan kebahagiaan karyawan karena mereka bisa memiliki manajemen waktu yang lebih baik. Dengan begitu, produktivitas karyawan dapat meningkat karena mereka bekerja pada waktu yang paling maksimal menurut mereka. Sehingga kepuasan kinerja karyawan dapat meningkat.

  • Perusahaan Belum Memiliki Kantor yang Besar

    Jam Kerja Fleksibel, Kapan Seharusnya Mulai Diterapkan Perusahaan?Apabila perusahaan Anda adalah perusahaan baru atau memiliki karakteristik seperti perusahaan startup, perusahaan Anda mungkin tidak memiliki kantor yang besar. Atau bisa juga perusahaan Anda belum waktunya untuk menambah cabang padahal jumlah karyawan meningkat. Maka jam kerja fleksibel dapat dijadikan solusi agar proses produksi perusahaan tetap berjalan. Dengan sistem aplikasi karyawan yang baik karyawan dapat mengerjakan tugas-tugas mereka di rumah. Sehingga perusahaan dapat tetap menjaga stabilitas produktivitas meskipun karyawan tidak bertatap muka setiap hari.

Seperti yang sudah disinggung di atas, persiapan pelaksanaan jam kerja fleksibel harus dilakukan secara matang. Mulai dari perjanjian kerja yang mengatur hak dan kewajiban perusahaan dan karyawan hingga sistem penggajian yang akan diberlakukan. Selain itu semua, instrumen pendukung sistem kerja ini harus dapat dipertanggungjawabkan dan dipastikan mampu mengakomodasi banyak kepentingan. Untuk membantu cara kerja sistem jam kerja fleksibel, gunakan aplikasi karyawan agar pekerjaan karyawan dapat terekam secara tertib sehingga proses penggajian dan kebutuhan administrasi lainnya dapat dilakukan meskipun karyawan dan Anda sebagai tim HR jarang bertatap muka. Salah satu aplikasi karyawan yang terpercaya adalah Sleekr. Ketahui Sleekr dan fitur-fitur lengkapnya di sini.