Manfaat Manajemen Konflik Bagi Perusahaan


Manfaat Manajemen Konflik Bagi PerusahaanKonflik merupakan hal yang sebisa mungkin dihindari dalam suatu lingkungan, tidak terkecuali dalam sebuah perusahaan. Konflik dalam perusahaan dapat timbul karena berbagai faktor, bahkan perubahan atau inovasi yang baru pun bisa menjadi pemicu konflik apabila tidak semua karyawan memiliki pemahaman yang seragam mengenai inovasi tersebut. Konflik perusahaan yang terlalu lama dibiarkan berlarut-larut akan menghambat produktivitas perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus memiliki manajemen konflik yang baik. Tidak hanya tepat sasaran, namun juga diharapkan mampu merubah dampak negatif menjadi positif dan bermanfaat, baik bagi perusahaan maupun karyawan yang terlibat konflik.

Manajemen konflik sendiri adalah sebuah usaha untuk mengendalikan situasi dan kondisi perselisihan yang terjadi antara beberapa pihak. Manajemen konflik dilakukan oleh pihak yang terlibat konflik, atau pihak ketiga melalui proses aksi dan reaksi. Pihak ketiga dalam hal ini harus rasional dan netral agar tidak condong pada salah satu pihak. Manajemen konflik biasanya berupa komunikasi yang terjadi 2 arah antar pihak, termasuk pihak ketiga sebagai mediator.

Langkah manajemen konflik yang umum dilakukan bermula dari pengenalan terhadap konflik yang terjadi, termasuk penyebab-penyebabnya. Lalu, mendiagnosa dengan metode analisis tertentu. Setelah itu, Anda bisa langsung mendiskusikan solusi yang paling tepat dengan resiko sekecil mungkin. Setelah solusi dilakukan, harus ada evaluasi lagi agar tetap terkontrol dan tidak terjadi lagi konflik dalam perusahaan. Kemudian, Anda sebagai HR harus mengetahui manfaat manajemen konflik agar Anda memiliki perhatian lebih pada penyelesaian konflik ini. Sebagai tim yang mengelola karyawan, Anda akan membutuhkan kemampuan manajemen konflik ini. Berikut manfaat manajemen konflik yang dapat Anda dan perusahaan dapatkan.

  1. Evaluasi Sistem Perusahaan

    Manfaat Manajemen Konflik Bagi Perusahaan

    Konflik dalam perusahaan dapat diakibatkan oleh ketidak sesuaian sistem bekerja di kantor. Awalnya mungkin hanya masalah sepele yang tidak terlalu penting, namun hal ini bisa menjadi besar karena banyak karyawan merasakan hal yang sama. Semakin banyak orang yang merasakan ketidak sesuaian dalam sistem bekerja di kantor, maka akan semakin terlihat bahwa ada yang perlu diperbaiki dari sistem kerja tersebut. Sebaliknya, jika sistem perusahaan sudah baik maka dengan adanya konflik, sistem tersebut dapat semakin dikembangkan.

    Manajemen konflik juga mampu menemukan masalah lain yang bisa saja tidak disadari karena belum banyak yang mengalaminya. Hal ini dikarenakan dengan adanya mediasi antara pihak yang berkonflik, pihak ketiga dapat mengetahui rincian masalah dengan lebih detail. Begitu juga dengan penyebab-penyebabnya.

  1. Mengembangkan Kemampuan Karyawan

    Manfaat Manajemen Konflik Bagi PerusahaanKemampuan karyawan yang dapat dikembangkan dengan adanya manajemen konflik adalah kemampuan non teknis atau dengan kata lain soft skill. Karena secara tidak langsung para karyawan akan meningkatkan hubungan diantara mereka dan/atau dengan perusahaan berkat adanya konflik. Selain itu, karyawan juga akan distimulasi untuk ikut berpikir kreatif dan rasional dalam menghadapi konflik yang terjadi. Mereka akan ikut melakukan analisis pada konflik tersebut, kemudian memberikan saran yang bisa saja tidak pernah dipikirkan oleh pimpinan perusahaan. Sehingga mau tidak mau, kemampuan berpikir mereka akan meningkat atau minimal kemampuan berbicara mereka yang meningkat. Dampak positif lain yang bisa dirasakan adalah meningkatnya semangat dan kinerja karyawan. Dengan ikut berpartisipasi dalam menghadapi konflik, mereka akan merasa berperan dalam pengembangan perusahaan.

 

  1. Meningkatkan Keaktifan Karyawan

    Manfaat Manajemen Konflik Bagi PerusahaanSelain memperoleh ide-ide baru dari para karyawan, perusahaan juga nantinya akan melihat keaktifan para karyawan yang meningkat. Perusahaan, begitu juga Anda, mungkin akan terkejut melihat karyawan yang awalnya pasif, bisa menjadi aktif dalam mengemukakan pendapat, gagasan, pemikiran, dan sebagainya. Bagi karyawan sendiri mungkin juga akan menjadi lebih percaya diri dalam berbicara dan bertukar pikiran dengan atasan atau pimpinan perusahaan. Sehingga, dapat dikatakan pula bahwa manajemen konflik bisa menjadi sarana mengemukakan pendapat.

  2. Melatih Kemampuan Mengelola Konflik

    Manfaat Manajemen Konflik Bagi Perusahaan

    Ketika satu konflik sudah terselesaikan dengan baik, perusahaan akan memiliki pengalaman yang semakin banyak. Kita tidak dapat memastikan dalam perjalanan ke depannya, perusahaan akan bebas dari konflik. Bisa jadi konflik yang sama, namun dengan objek yang berbeda. Mungkin juga konflik yang akan datang nantinya justru jauh lebih besar skala dan dampaknya. Dengan mampu bertahan dan berjalan lebih baik setelah menghadapi suatu konflik, perusahaan akan lebih siap menghadapi konflik-konflik selanjutnya.

    Melihat banyak manfaat di atas, Anda akan mengetahui betapa pentingnya manajemen konflik bagi perusahaan. Bahkan ada beberapa perusahaan di Amerika yang mencoba untuk memelihara konflik dengan kompetisi berprestasi di kalangan karyawan agar produktivitas perusahaan meningkat. Itu hanya salah satu tipe manajemen konflik, tipe lainnya dapat berupa akomodasi, kolaborasi, kompromi, tipe campuran, dan sebagainya. Tergantung pada konflik yang terjadi serta karakteristik perusahaan Anda.

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah munculnya konflik dalam perusahaan. Salah satunya adalah menggunakan aplikasi HR dalam mengelola semua administrasi karyawan. Pengelolaan karyawan yang tertib dan profesional akan mengurangi terjadinya konflik antara karyawan dan perusahaan. Sleekr hadir sebagai aplikasi HR yang terpercaya dengan segala fiturnya yang dapat memudahkan pekerjaan Anda. Selain itu, data perusahaan Anda juga akan lebih aman karena tersimpan diĀ cloud. Segera daftar untuk mencoba demo Sleekr secara gratis.