Manfaat Shifting Karyawan untuk Kedua Belah Pihak

Maderendika May 19, 2019 Human Resources (HR)

Manfaat Shifting Karyawan untuk Kedua Belah PihakMemiliki perusahaan yang harus beroperasi selama 24 jam mungkin merupakan tantangan yang besar bagi sebagian pengusaha. Selain untuk menyediakan layanan terbaik untuk pelanggan setiap waktu, perusahaan seperti ini juga biasanya memiliki segmen pasar yang khusus. Yang kemudian tidak bisa disepelekan adalah shifting karyawan, agar pelayanan yang diberikan tetap prima.

Merupakan hal yang mustahil bukan untuk mempekerjakan karyawan yang sama pada satu shift kerja selama 24 jam? Selain secara biologis tidak memungkinkan, hal ini juga akan melanggar berbagai hukum ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Wajarnya, satu karyawan akan memiliki jam kerja kurang lebih 40 jam setiap minggunya, di luar lembur.

Namun untuk perusahaan atau bidang usaha yang menerapkan layanan 24 jam, sistem kerja dengan pembagian shift menjadi solusi utamanya. Penggunaan sistem kerja ini memiliki banyak manfaat, yang idealnya bisa dirasakan oleh karyawan dan perusahaan secara langsung. Untuk mengetahui lebih jauh, akan sedikit dijabarkan pada beberapa poin di bawah ini.

  1. Manfaat untuk Karyawan

    Manfaat Shifting Karyawan untuk Kedua Belah PihakSistem kerja shift yang diberlakukan pada perusahaan atau tempat usaha memiliki manfaat nyata untuk karyawan secara langsung.

    a. Kesehatan

    Tentu, dengan bekerja berdasarkan shift, kesehatan karyawan akan lebih terjaga karena jam kerja yang telah dibatasi dan diatur sedemikian rupa. Bekerja terlalu lama dan terlalu keras secara terus menerus akan menurunkan tingkat kesehatan karyawan dan justru berisiko fatal pada hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini malah akan membawa kerugian bagi perusahaan bukan?

    b. Sosial

    Karyawan yang bisa masuk dan pulang kerja sesuai jam kerja yang ditentukan secara sosial idealnya akan lebih baik. Mereka bisa tetap bersosialisasi dengan rekan atau keluarga, tanpa perlu cemas jam kerja yang ada mengganggu aktivitas pribadinya. Sistem kerja shift juga memungkinkan karyawan memiliki lebih banyak teman di dalam lingkungan kerja dan di luar lingkungan kerja.

    c. Fleksibilitas Jam Kerja

    Bekerja dengan shift berarti akan ada tim atau karyawan yang bekerja secara bergantian sesuai pengaturan jam kerja yang dilakukan. Untuk karyawan, hal ini bisa berarti fleksibilitas jam kerja. Artinya ketika karyawan mungkin tidak dapat memenuhi jadwal kerja yang diberikan, maka karyawan dimungkinkan untuk bertukar shift dengan karyawan lainnya. Tentu saja, hal ini kemudian diatur dalam kebijakan yang dimiliki masing-masing perusahaan.

    d. Kerjasama Tim yang Kuat

    Menerapkan pembagian jam kerja untuk karyawan yang dimiliki, memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan setiap karyawan yang ada. Hal ini idealnya akan membantu menguatkan kerjasama antar karyawan, sehingga tim yang dimiliki selalu solid dan bisa bekerja sesuai dengan target perusahaan.

  2. Manfaat untuk Perusahaan

    Manfaat Shifting Karyawan untuk Kedua Belah PihakDisamping bermanfaat untuk karyawan, shifting karyawan yang dilakukan juga akan memberikan dampak menguntungkan untuk perusahaan secara langsung.

    a. Produktivitas Optimal

    Karyawan yang bekerja dengan jam kerja tidak berlebihan akan memberikan kinerja yang jauh lebih baik daripada karyawan yang dipaksakan bekerja lembur. Hal ini dikarenakan dengan pengaturan jam kerja yang tepat, karyawan memiliki waktu untuk kehidupan pribadinya. Sehingga ketika bekerja mereka cenderung akan lebih fokus pada pekerjaan yang dilakukan.

    b. Perkembangan SDM

    Dengan melakukan rotasi kerja semacam ini, perusahan bisa memberikan karyawannya kesempatan untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain. Ketika rekan kerja yang ada selalu berganti, idealnya karyawan akan berinteraksi dan terus belajar skill baru yang mungkin saja dimiliki satu karyawan dan tidak dimiliki karyawan lainnya.

    c. Absensi yang Lebih Baik

    Tingkat absensi karyawan yang jam kerjanya sangat padat cenderung tidak terlalu baik. Kelelahan dan faktor kejenuhan yang muncul akibat terlalu banyak bekerja menyebabkan karyawan bolos kerja sehingga catatan absennya akan memburuk.

    Berhubungan dengan jam kerja fleksibel, perusahaan bisa mendapatkan absensi karyawan yang lebih baik dengan shifting karyawan seperti ini. Ketika karyawan diperbolehkan untuk bertukar jam kerja dengan karyawan lain, maka ini menjadi bentuk nyata agar setiap karyawan bisa selalu masuk pada waktu kerja yang diperlukan.

    d. Iklim Kerja Lebih Dinamis

    Pergantian rekan kerja dan rotasi karyawan memungkinkan iklim kerja yang dimiliki perusahaan juga terus berkembang. Alih-alih selalu bekerja dengan orang yang sama, setiap hari, dengan pekerjaan yang sama, dan berujung pada kejenuhan, rotasi kerja atau shifting memungkinkan karyawan terus mendapatkan suasana ‘baru’ dengan pergantian rekan kerja yang terus menerus.

Pada akhirnya, manfaat akan didapatkan oleh kedua belah pihak dengan menerapkan sistem kerja ini. Sistem kerja shift bukan tanpa kelemahan, namun melihat banyaknya manfaat yang didapatkan mungkin sistem kerja ini bisa jadi pilihan jika memang sesuai dengan budaya perusahaan.

Sleekr, merupakan satu layanan aplikasi HR terpadu yang memungkinkan pengaturan shifting karyawan yang mudah dan cepat. Perusahaan yang membutuhkan pengaturan rotasi kerja tinggal melakukan input pada data karyawan ke dalam draft jadwal, untuk kemudian diproses dan menghasilkan output jadwal kerja yang rapi. Data ini terintegrasi dengan database karyawan sehingga memungkinkan perusahaan memiliki data lengkap dan valid. Segera gunakan Sleekr untuk membantu operasional perusahaan Anda!