Hitung Gaji Karyawan Secara Lebih Praktis Menggunakan Sistem Payroll

March 29, 2018 Human Resources (HR), Keuangan

Hitung Gaji Karyawan Secara Lebih Praktis Menggunakan Sistem PayrollPayroll merupakan sistem administrasi penggajian perusahaan untuk karyawan atau pegawai secara lebih mudah. Sistem payroll memudahkan pekerjaan rutin staf HRD setiap bulannya dalam menghitung gaji yang harus dibayarkan dan dihitung berdasarkan gaji pokok, tunjangan transport, uang makan, dan uang lembur. Proses hitung gaji karyawan secara manual tentu saja akan menghabiskan banyak waktu, terlebih jika perusahaan memiliki ratusan hingga ribuan karyawan. Oleh karena itu, dengan adanya sistem payroll proses hitung gaji karyawan akan lebih mudah dan praktis. Terdapat beberapa perbedaan untuk menghitung gaji karyawan tetap dan tidak tetap. Simak uraian lengkapnya berikut ini.

  1. Keunggulan & Manfaat Sistem Payroll

    Hitung Gaji Karyawan Secara Lebih Praktis Menggunakan Sistem PayrollDengan adanya sistem payroll berbasis aplikasi, maka dapat memudahkan HRD dalam melihat performa karyawan dalam satu bulan. Aplikasi payroll biasanya juga akan terintegrasi dengan sistem absensi dan cuti karyawan, sehingga setiap karyawan akan secara otomatis mendapat potongan gaji apabila tidak masuk kerja. Proses hitung gaji karyawan akan dilakukan secara otomatis menggunakan aplikasi ini. Baik itu gaji pokok, tunjangan kerja, bonus, uang makan, uang transportasi, dan lain sebagainya.
    Selain dapat menghemat waktu dalam proses hitung gaji karyawan, sistem payroll juga memungkinkan perusahaan untuk lebih menghemat anggaran untuk gaji staf HRD. Bagaimana tidak? Untuk menghitung gaji 100 pegawai dalam satu hari misalnya, akan membutuhkan jumlah staf HRD 3 hingga 5 orang. Dengan adanya sistem payroll gaji, maka perusahaan hanya akan membutuhkan 1 sampai 2 orang staf HRD saja.

  2. Perbedaan Hitung Gaji Karyawan Tetap dan Tidak Tetap

    Hitung Gaji Karyawan Secara Lebih Praktis Menggunakan Sistem PayrollBerdasarkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor 31/PJ/2009, karyawan tetap adalah seorang pegawai yang menerima penghasilan dalam jumlah tertentu secara teratur dan terus menerus ikut mengelola kegiatan perusahaan secara langsung. Sementara karyawan lepas atau karyawan tidak tetap adalah pegawai yang menerima penghasilan hanya apabila pegawai tersebut bekerja berdasarkan jumlah hari bekerja, jumlah unit hasil pekerjaan, atau penyelesaian suatu pekerjaan yang sifatnya sementara.

    Perbedaan antara karyawan tetap dan karyawan lepas pada dasarnya tidak hanya ditinjau dari besarnya penerimaan gaji. Tetapi juga dari cara hitung besaran penghasilan atau gaji tersebut. Proses perhitungan gaji karyawan tetap dan karyawan tidak tetap tidak sama. Perhitungan gaji karyawan biasanya berdasarkan pada masa kerja, jabatan, serta apakah karyawan tersebut termasuk dalam kategori karyawan tetap atau karyawan lepas dengan gaji harian atau bulanan.

    Contoh 1

    Surya adalah karyawan tetap perusahaan Makmur Jaya. Surya berstatus lajang dan memiliki gaji pokok sebesar Rp4.000.000, tunjangan transport sebesar Rp20.000 per hari, uang makan Rp20.000 per hari, serta asuransi sebesar Rp200.000 per bulan. Setelah dipotong pajak, bagaimana cara menghitung gaji yang diterima oleh Surya?
    payroll adalah, sistem payroll, payroll gaji, kta bank, gaji, penggajian, penggajian karyawan

    Contoh 2

    Berbeda dari Surya yang sudah karyawan tetap, Ayu adalah seorang karyawan lepas atau karyawan tidak tetap di perusahaan Makmur Jaya. Ayu memiliki total gaji dalam satu bulan yang sama dengan Surya. Namun, ia tidak mendapat pengurangan dari biaya jabatan, sehingga gaji yang harus dibayarkan perusahaan kepada Ayu adalah sebagai berikut:
    payroll adalah, sistem payroll, payroll gaji, kta bank, gaji, penggajian, penggajian karyawan

    Contoh 3

    Penggunaan sistem payrollakan menyajikan perhitungan yang berbeda untuk karyawan tidak tetap dengan gaji yang dibayarkan harian. Terdapat 4 kondisi perhitungan PPh, yaitu:
    payroll adalah, sistem payroll, payroll gaji, kta bank, gaji, penggajian, penggajian karyawan
    Apabila karyawan tidak tetap gajinya dibayarkan harian untuk masa keja 20 hari, maka sistem perhitungan gaji akan berubah, seperti berikut ini:
    payroll adalah, sistem payroll, payroll gaji, kta bank, gaji, penggajian, penggajian karyawan
    Sedangkan pada hari ke-19 dan 20 berlaku kondisi perhitungan PPh yang ketiga dengan pemotongan PTKP yang sebenarnya sebanyak jumlah hari kerja karena penghasilan kumulatif telah melebihi batas Rp4.500.000.
    payroll adalah, sistem payroll, payroll gaji, kta bank, gaji, penggajian, penggajian karyawan

Proses hitung gaji karyawan menggunakan sistem akan memudahkan perusahaan dalam memberikan gaji karyawan dengan perhitungan yang tepat. Pastikan perusahaan Anda mematuhi seluruh ketentuan penggajian karyawan, seperti PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Ingin penggajian seluruh karyawan dapat diselesaikan dengan cepat, tepat, dan praktis? Anda bisa manfaatkan bantuan Sleekr HR yang akan memudahkan seluruh pekerjaan staf HRD.

Di Sleekr HR, Anda dapat menghitung absensi karyawan serta payroll gaji secara lebih akurat dengan fitur input data penghasilan netto dan total pajak yang dibayarkan per karyawan. Sleekr juga menyediakan Payroll Insight yang dapat memberi gambaran apabila terdapat perubahan penggajian di bulan ini dan bulan lalu. Seluruh data yang ada di Sleekr HR akan dienskripsi dan disimpan pada server dengan keamanan kelas dunia. Bahkan, data perusahaan Anda akan di-backup secara rutin setiap hari dan setiap minggu. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan perusahaan Anda di Sleekr HR!