We are hiring!
Undang demo
×

4 Hal Penting Untik Peningkatan Manajemen SDM Bagi UKM

Usaha Kecil Menengah atau disingkat UKM merupakan salah satu sektor yang sanggup bertahan meski diterpa badai krisis tahun 1997 lalu. UKM kini salah satu sendi penting perekonomian Indonesia. Jika dilihat dari jumlah karyawannya, UKM jelas jauh lebih kecil dibandingkan perusahaan besar. Namun bukan berarti UKM tidak butuh SDM yang berkualitas. Nah, dalam proses meningkatkan manajemen SDM bagi UKM, dibutuhkan struktur organisasi yang tepat dan efektif. Struktur organisas apakah yang dibutuhkan UKM? Dan apakah struktur tersebut dapat menunjang peningkatan SDM? Mari kita simak tulisan berikut ini.

  1. Menyusun Struktur Organisasi dalam UKM

    Biarpun dalam satu UKM hanya terdiri dari 3 orang, bukan berarti struktur organisasi tidak perlu dibuat loh. Saat ini mungkin Anda tidak akan memerlukannya, tapi mungkin pada masa mendatang saat usaha kecil Anda berkembang—dan menjadi besar, struktur organisasi jadi penting dan urgen. Sebagai permulaan, buat saja struktur dari level direksi hingga manajer dan staf. Tidak masalah jika semua posisi itu dijabat oleh 2 atau 3 orang saja. Setelah terbentuk, maka akan memudahkan Anda dalam merekrut SDM, mendaftar usaha ke departemen perdagangan, atau bahkan bermitra dengan pihak lain. Struktur oraganisasi UKM tentunya tidak birokratis. Pengambilan keputusan pun akan dapat dilakukan dengan cepat dan tegas.

  2. Rangkap jabatan

    Rangkap jabatan bukan hal asing bagi para pengusaha skala UKM. Seorang direktur bisa merangkap jadi manajer HRD ketika ia merekrut tenaga kerja. Ia juga bisa menjadi tenaga penjualan ketika memasarkan produk hasil UKM. Direktur juga bisa menjadi manajer keuangan saat mengurusi laporan keuangan usahanya. Atau bahkan sang direktur kadang merangkap jadi office boy untuk bersih-bersih tempat usahanya sendiri. Rangkap jabatan memang memusingkan, namun juga bisa bermanfaat loh. Anda jadi tahu bagaimana melakukan job desc pekerjaan setiap orang dan bagaimana melakukannya dengan baik. Ingat, Tony Fernandes sewaktu masih merintis usaha maskapai penerbangan pun sampai membawakan koper penumpang pewasatnya loh.

  3. Perekrutan dan peningkatan SDM dalam UKM

    Jika UKM Anda berkembang, tidak ada salahnya untuk merekrut tenaga kerja baru. Proses perekrutan tidak jauh beda dengan perusahaan pada umumnya. Ada psikotes, tes bidang, dan wawancara. Sudah banyak contoh-contoh tes di Internet dan Anda tinggal menirunya. Kalau sudah mendapatkan karyawan, maka perlu untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia. Caranya dengan mengikatkan karyawan Anda ke pelatihan dan training. Bila Anda tidak memiliki dana khusus untuk itu, tidak ada salahnya jika mengikutkan mereka ke pelatihan yang diadakan komunitas atau pemerintah untuk meningkatkan skil yang biasanya gratis.

  4. Mendelegasikan pekerjaan

    Jika sudah memiliki karyawan, artinya Anda bisa mendelegasikan sebagian pekerjaan Anda kepada karyawan tersebut. Sebagai langkah awal, ajak karyawan mengerjakan pekerjaan Anda yang beraneka macam itu. Setelah itu, akan kelihatan di bagian mana ia lebih bisa diandalkan. Misalnya, karyawan Anda ternyata di samping bisa membuat produk, ia bisa juga memasarkannya. Maka berilah ruang seluas-luasnya untuk memberikan yang terbaik untuk UKM Anda. Sekalipun UKM Anda bukan perusahaan besar, tetaplah buat penilaian kerja secara berkala. Itu penting untuk keberlanjutan usaha Anda.

Nah itu tadi hal-hal yang diketahui mengenai struktur organisasi dalam UKM untuk meningkatkan kulitas SDM. Kalau hal tersebut dilakukan, besar kemungkinan UKM Anda akan berkembang dan sukses. Mau tahu tips seputar dunia HR atau ingin lebih mudah dalam mengorganisir karyawan Anda, kini bisa menggunakan software manajemen SDM terbaik sebagai solusi termudah pengelolaan SDM di perusahaan, mulai dari hari pertama karyawan tersebut bekerja.