Pentingnya Nilai-nilai Dalam Perusahaan Untuk Mengelola SDM

Rishna Maulina August 23, 2019 Human Resources (HR)

4 Hal yang Menentukan Gaji Pokok Karyawan di Perusahaan

Nilai-nilai budaya yang ada pada perusahaan merupakan salah satu indikator apakah perusahaan tersebut dalam keadaan yang sehat atau tidak. Bagi sebuah perusahaan, keberadaan nilai-nilai dalam perusahaan sangatlah penting. Namun, dalam proses menjalankan dan menanamkan nilai-nilai perusahaan tersebut kepada seluruh karyawan di perusahaan tidaklah mudah. Sebuah nilai harus menjadi kebiasaan, perilaku, bahkan budaya sebuah perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan.  Nilai-nilai perusahaan merupakan kumpulan nilai yang menjadi dasar maupun pijakan perusahaan dalam membentuk sistem, proses, kebijakan, serta strategi dalam menjalankan perusahaan. Selain itu, nilai perusahaan dapat menjadi pijakan dalam mencapai tujuan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Selain itu, nilai perusahaan dijadikan sebagai alat atau tujuan karyawan atau tujuan bersama, dan merupakan kepercayaan yang ditanamkan dalam tatanan perusahaan yang dapat menembus batas objek, manusia serta situasi.

Namun pada kenyataannya, nilai-nilai budaya dalam perusahaan yang telah dirumuskan dengan baik hanya akan menjadi sebuah hiasan dinding seperti visi dan misi perusahaan. Oleh karena itu, agar setiap karyawan atau bagian dari perusahaan dapat menjalankan fungsinya masing-masing secara efektif dan efisien, maka harus mengetahui bagaimana cara mengerjakan suatu tugas pekerjaannya dengan baik dan benar. Termasuk cara dalam berperilaku di dalam perusahaan sebagai anggota, khususnya di lingkungan perusahaan. Bagaimana peran dan pentingnya nilai-nilai dalam perusahaan untuk mengelola SDM? Berikut ini telah kami rangkum ulasannya.

Baca juga: Masalah & Keluhan Karyawan yang Sering Terjadi di Perusahaan

  1. Menciptakan Budaya Dalam Perusahaan

    Menciptakan budaya perusahaan yang baik dan berkualitas, memerlukan suatu fondasi yang kuat pada perusahaan tersebut dalam menerapkan nilai-nilai, visi dan misi, sistem organisasi dan perilaku kerja, serta gaya kepemimpinan yang efektif. Namun, masih banyak perusahaan yang baru mulai merumuskan nilai-nilai perusahaan dan merasa kesulitan untuk mensosialisasikannya kepada seluruh karyawan. Ada juga perusahaan yang karyawannya mengetahui nilai-nilai dan perilaku yang diharapkan oleh perusahaan, namun tidak ada motivasi dari karyawan untuk menjalankannya. Padahal budaya perusahaan yang kuat akan membuat nilai-nilai perusahan dapat hidup dan mendominasi nilai individu setiap karyawan.

    Semakin kuat nilai-nilai perusahaan dalam mempengaruhi karyawan, maka akan semakin kuat juga budaya perusahaan dalam membangun fondasi budaya yang lebih kokoh. Dengan begitu, akan tercipta semangat kerja, etika, serta integritas yang kuat terhadap perusahaan. Mengingat pentingnya nilai-nilai dalam perusahaan, maka program internalisasi budaya perusahaan diperlukan sebagai sarana agar para karyawan mampu buy in pada nilai-nilai perusahaan. Bukan secara kognitif (knowledge) saja, tetapi juga secara afektif (emosi), sehingga seluruh karyawan dapat menunjukkannya dalam berperilaku.

  2. Nilai-nilai Untuk Mengelola SDM di Perusahaan

    Untuk mempermudah dalam pengelolaan SDM di dalam perusahaan, hal penting yang perlu dilakukan adalah menginternalisasikan nilai-nilai budaya perusahaan. Sehingga akan menimbulkan dampak yang positif bagi perusahaan. Salah satu contohnya adalah Pizza Hut. Standarisasi pelayanan di Pizza Hut yang dilakukan oleh pramusaji sangat seragam dan hal tersebut membudaya di setiap outletnya. Sebelumnya tentu saja para pramusaji diberikan training dan dibentuk sedemikian rupa, sehingga dapat memiliki perilaku yang seragam dalam memberikan pelayanan. Ini merupakan salah satu bentuk nilai-nilai budaya di dalam perusahaan. Pentingnya nilai-nilai dalam perusahaan yang sudah terinternalisasi kepada seluruh karyawan akan memberikan dampak positif baik bagi karyawan maupun bagi perusahaan. Nilai-nilai budaya perusahaan merupakan identitas perusahaan, dan merupakan kepribadian perusahaan yang harus diterapkan oleh seluruh karyawan. Pentingnya nilai-nilai dalam perusahaan untuk mengelola SDM dapat dilakukan dengan cara berikut:

    1. Menjelaskan nilai-nilai dalam perusahaan

    Perusahaan harus terlebih dahulu mendefinisikan nilai-nilai budaya yang dapat memberikan daya hidup bagi perusahaan secara konsisten dan dapat dijalankan oleh seluruh karyawan. Sebagai contohnya, sebelum mengembangkan leadership karyawan, pastikan terlebih dahulu bahwa karyawan tersebut telah memahami dengan baik nilai-nilai budaya perusahaan. Dengan adanya budaya perusahaan yang jelas, maka seseorang dapat mengerti aturan main yang harus dijalankan. Baik aturan dalam mengerjakan tugas pekerjaannya, maupun dalam berinteraksi dengan sesama anggota dalam perusahaan.

    2. Internalisasi budaya terhadap nilai-nilai perusahaan

    Agar nilai-nilai dalam perusahaan dapat diterapkan dengan efektif, maka diperlukan adanya internalisasi budaya kepada seluruh karyawan. Internalisasi budaya merupakan suatu proses untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan suatu nilai atau budaya menjadi bagian diri (self) orang yang bersangkutan, dalam hal ini adalah karyawan. Penanaman dan penumbuhkembangan nilai tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara. Misalnya melalui metode pendidikan dan pengajaran, pengarahan, indoktrinasi, brain-washing, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Pentingnya Melaporkan Ketenagakerjaan Bagi Perusahaan

 

Nilai-nilai budaya perusahaan merupakan suatu pondasi dasar untuk melancarkan strategi dan pengelolaan SDM di perusahaan. Pentingnya nilai-nilai dalam perusahaan memang harus dipahami oleh seluruh karyawan. Dengan begitu, setiap karyawan dapat bersikap dengan baik sesuai dengan nilai-nilai perusahaan. Jika nilai-nilai budaya dalam perusahaan sudah diterima dan dihayati oleh para karyawan, berarti karyawan tersebut telah menginternalisasikan norma dan nilai dari budaya perusahaan. Serta menghayati kesatuan dengan kelompok kerjanya dan seluruh komunitas perusahaan. Budaya yang kuat akan semakin terbentuk jika nilai inti dipegang secara intensif dan dianut bersama secara meluas. Semakin banyak karyawan yang menerima nilai inti, dan semakin besar komitmen mereka pada nilai-nilai tersebut, maka akan semakin kuat budaya dalam perusahaan. Agar Anda lebih fokus pada strategi untuk mengembangkan perusahaan, gunakan software HR Sleekr untuk pengelolaan HR yang lebih praktis. Sleekr dilengkapi dengan banyak fitur yang canggih, andal, aman, dan nyaman untuk memenuhi kebutuhan perusahaan Anda. Anda dapat mengajukan demo Sleekr sekarang juga!