Pentingnya Pengaturan Arus Kas pada Kesuksesan Perusahaan

November 9, 2018 Accounting

Arus kas merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah perusahaan. Dengan menggunakan arus kas, perusahaan bisa lebih mengetahui tentang pemasukan dan pengeluaran sehingga paham mengenai kondisi finansial sebenarnya. Pasalnya, kondisi finansial menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan perusahaan. Karena itulah pengaturan arus kas yang baik dan benar menjadi hal mutlak yang harus dilakukan perusahaan.
Arus kas, Kunci Sukses, Mengatur Arus Kas, Akuntan, Software Accounting, pengaturan arus kas, akuntansi, arus kas perusahaanDengan pengaturan arus kas perusahaan yang baik, Anda bisa mengetahui kondisi finansial bisnis lebih baik. (Image Source: Pexels)

  1. Pentingnya mengatur arus kas perusahaan

    Sebelum mengatur arus kas perusahaan, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan. Setidaknya ada beberapa aspek agar pengaturan kas berjalan dengan baik dan membantu meningkatkan kesuksesan perusahaan. Pertama, Anda harus memahami arus kas terlebih dahulu. Ini menyangkut perhitungan, tata cara memasukkan ke dalam arus kas, dan berbagai hal lainnya yang saling berhubungan satu sama lain.

    Kedua, menganalisis arus kas bisa membantu perusahaan untuk memahami area mana saja yang bermasalah dalam bisnis. Dalam hal ini, analisis bisa dilakukan dengan melihat komponen tiap arus kas. Misalnya, di perusahaan Anda terdapat masalah pada bagian pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan, maka Anda harus mengevaluasi pada bagian tersebut.

    Ketiga, perbaiki arus kas perusahaan agar makin sukses. Caranya adalah dengan menekan dan menunda arus kas keluar. Inilah yang menjadi faktor kunci untuk mengatur arus kas agar berjalan baik. Sedangkan yang keempat adalah dengan memperhatikan antara arus kas masuk dan arus kas keluar.

    Di sini yang termasuk arus kas masuk adalah komponen dari hasil penjualan barang dan jasa pada konsumen. Termasuk juga pinjaman utang dari pihak bank dan investor lainnya. Sementara, arus kas keluar adalah hal yang menyangkut uang keluar dari arus kas perusahaan. Contohnya, untuk perusahaan dagang, pengeluaran terbesarnya adalah pembelian stok. Selain itu, pembayaran utang juga termasuk arus kas keluar.

  2. Bagaimana mengaturnya dengan baik?

    Setiap perusahaan tentu tidak ingin merasa rugi. Mengatur arus kas dengan baik dan benar adalah salah satu kunci kesuksesannya. Mengenai hal ini, salah satu akuntan publik ternama di Indonesia menyarankan beberapa poin penting untuk Anda lakukan dalam mengatur arus kas. Berikut rangkuman dari poin tersebut.

  3. Tentukan budget dan breakeven point

    Menentukan breakeven point akan sangat membantu dalam pengaturan arus kas. Hal ini bertujuan untuk mencapai target lebih awal dan dapat digunakan dalam memproyeksikan arus kas berikutnya. Karena itulah, tentukan budget dalam merencanakan semua operasional perusahaan. Dengan menentukan budget, perusahaan memiliki kejelasan untuk pembiayaan pos-pos tertentu sehingga arus kas akan selalu menunjukkan tren yang positif.

  4. Fokuskan pada manajemen arus kas

    Saat melakukan pengaturan arus kas, pastikan Anda untuk fokus, terutama yang berkaitan dengan manajemen pengaturannya. Apabila perusahaan sudah mencapai breakeven point, jika Anda memiliki manajemen yang baik maka keuntungan bisa dimasukkan ke arus kas tersebut untuk keperluan berikutnya. Sebaliknya, jika belum, Anda perlu melakukan evaluasi agar pengeluaran tidak terlalu membengkak.

  5. Tingkatkan penjualan

    Salah satu cara untuk melakukan evaluasi apabila breakeven point tidak tercapai adalah meningkatkan penjualan. Cara ini juga akan berpengaruh pada arus kas untuk mengarah ke tren positif. Menerapkan diskon, contohnya, adalah salah satu cara yang bisa meningkatkan penjualan dan mendapatkan pemasukan serta pembayaran dengan cepat. Tentu ini juga akan berpengaruh pada pencapaian kesuksesan perusahaan.

  6. Dorong pelanggan untuk membayar tagihan lebih cepat

    Faktor lain yang dapat ‘menghambat’ arus kas adalah keterlambatan konsumen yang membayar tagihan atau piutang. Sebaiknya, Anda terapkan batas minimal waktu pembayaran ini mulai dari 30 hari atau 60 hari. Perusahaan bisa menunjuk staf khusus untuk melakukan penagihan maupun pengawasan. Tawarkan pula promo menarik, semisalnya potongan harga apabila konsumen tersebut membayar lebih awal. Dalam melakukan perjanjian ini sebaiknya pula tertulis agar memberikan bukti yang otentik.

  7. Amati aktivitas kas dengan software

    Terakhir adalah lakukanlah pengamatan secara berkala pada pengaturan arus kas. Memang, dalam melakukan pengamatan dibutuhkan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan sekecil apapun. Terlebih jika dilakukan secara manual, potensi kesalahan terkadang lebih besar.

Untuk itulah agar dapat melakukan pengamatan secara realtime, Anda bisa menggunakan software yang dirancang untuk pengaturan arus kas seperti Sleekr Accounting. Dengan menggunakan software tersebut, kesalahan pun dapat diminimalisasi. Dampaknya adalah arus kas menjadi lancar dan perusahaan semakin mudah dalam mencapai kesuksesan yang sudah ditargetkan.