Startegi Tepat Mempertahankan & Mengurangi Perputaran Karyawan


Startegi Tepat Mempertahankan & Mengurangi Perputaran KaryawanHRD merupakan salah satu divisi atau departemen yang dapat dibilang sangat sibuk. Tidak hanya mengelola gaji karyawan dan melakukan perekrutan, HR juga harus mengembangkan sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Namun yang terpenting adalah HR harus bisa membuat karyawan berkembang dan terus bekerja di perusahaan. Jika perputaran karyawan terlalu cepat, perusahaan harus terlalu sering melakukan orientasi kepada karyawan baru. Risiko terbesarnya adalah produktivitas perusahaan yang tidak tumbuh dan berkembang. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi perputaran karyawan berikut ini :

  1. Menghargai Peran Karyawan

    Startegi Tepat Mempertahankan & Mengurangi Perputaran KaryawanKaryawan yang sudah bertahun-tahun bekerja di perusahaan akan memiliki banyak pengalaman. Anda juga sudah dapat menilai rekam jejak pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mereka selesai dengan hasil yang baik. Untuk karyawan-karyawan seperti itu, Anda dapat mempertimbangkan adanya kenaikan jabatan atau posisi bagi mereka. Selain untuk menahan karyawan kunci bagi perusahaan, kenaikan jabatan juga dapat dijadikan sebagai penghargaan atas apa yang karyawan tersebut berikan kepada perusahaan.

Namun Anda jangan sampai terlena dengan adanya karyawan teladan di perusahaan. Terkadang karena pemimpin perusahaan suka dengan hasil kerja seorang karyawan, mereka jadi menyerahkan banyak pekerjaan kepada karyawan tersebut. Tetap jaga keseimbangan beban kerja karyawan dengan jabatan yang dipegang. Ada penelitian yang membuktikan bahwa produktivitas karyawan akan menurun hingga 40% jika karyawan tersebut terlalu banyak diberi pekerjaan.

Jika menurut Anda kenaikan jabatan tersebut masih terlalu dini dilakukan, Anda dapat menawarkan bonus gaji ketika menyelesaikan, misal suatu proyek perusahaan. Pemberian bonus atau kenaikan gaji dapat meningkatkan loyalitas karyawan serta kesemangatan dan produktivitas mereka dalam bekerja.

  1. Tingkatkan Kualitas Lingkungan Kerja

    Startegi Tepat Mempertahankan & Mengurangi Perputaran KaryawanLingkungan bekerja yang nyaman akan membuat karyawan tidak bosan di kantor. Penyelesaian pekerjaan juga dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Usahakan lingkungan di perusahaan Anda hangat, terbuka, jujur, dan dekat satu sama lain. Kedekatan antar karyawan juga memengaruhi cara mereka berkomunikasi untuk pekerjaan dalam tim yang lebih baik. Salah satu cara mempererat hubungan antar karyawan adalah dengan mengadakan acara-acara diluar jam kantor. Baik acara yang bersifat resmi dengan persetujuan pimpinan perusahaan, misal team building, maupun acara yang dibuat oleh sesama karyawan saja. Untuk acara-acara tambahan seperti ini, Anda dapat melakukan survei terlebih dahulu terhadap semua karyawan mengenai acara apa yang sebaiknya diadakan sehingga Anda dapat membuat acara yang mewakili kebutuhan mayoritas karyawan. Survei-survei seperti ini juga dapat Anda gunakan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi karyawan selama bekerja. Dengan begitu, Anda dapat mengusulkan untuk  meningkatkan fasilitas perusahaan menggunakan data yang valid.

Apabila Anda menemukan beberapa kasus pergantian karyawan dalam satu bagian atau divisi yang sama, Anda harus melakukan analisis khusus mengenai masalah apa yang terjadi dalam divisi tersebut. Kemungkinan penyebabnya adalah manajer yang kurang disukai, baik itu cara kerjanya maupun sifat manajer itu sendiri yang memancing amarah. Manajer yang kurang baik lebih berpengaruh pada keputusan karyawan untuk keluar dari suatu perusahaan daripada kecilnya gaji atau banyaknya jam kerja. Jika hal ini yang terjadi, ada baiknya Anda memberinya pelatihan khusus untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan sistem kerja yang buruk. Manajer tersebut juga berhak untuk dievaluasi dengan baik.

Salah satu masalah lain terkait lingkungan kerja adalah terdapat karyawan yang memang berdampak negatif, tidak hanya untuk perusahaan tapi juga bagi karyawan lain. Misal, karyawan yang terbukti melakukan kecurangan atau pelanggaran peraturan perusahaan. Maka Anda jangan segan untuk memecat karyawan tersebut agar dampak negatif yang ia bawa tidak merusak lingkungan kerja yang sudah baik.

  1. Perbaiki Sistem Perekrutan Karyawan Baru

    Startegi Tepat Mempertahankan & Mengurangi Perputaran KaryawanSetelah beberapa tips di atas, Anda juga perlu mengkaji kembali sistem perekrutan karyawan Anda selama ini. Terutama ketika Anda menyeleksi karyawan pada tahap wawancara. Pastikan bahwa calon karyawan sudah memenuhi kriteria perusahaan, termasuk kepribadian yang dimiliki. Dengan begitu, Anda dapat menemukan karyawan pengganti atau karyawan tambahan yang sesuai tanpa harus membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

Kriteria karyawan ini dapat Anda kembangkan melalui penelitian sederhana. Salah satu contohnya adalah dengan melakukan wawancara kepada karyawan yang keluar dari perusahaan di hari terakhir mereka bekerja. Mereka akan memberikan kritik dan saran terkait apa yang harus diperbaiki dari perusahaan. Termasuk saran bagi Anda dalam mengelola gaji dan data administrasi semua karyawan.

Cara lain yang dapat dibilang krusial untuk mempertahankan karyawan adalah mengusahakan pengelolaan sumber daya manusia yang tersistem secara efektif dan efisien. Sleekr hadir untuk membantu Anda mengelola pekerjaan HR yang tentu saja berhubungan dengan karyawan. Mulai dari penghitungan gaji, pph 21, hingga laporan bulanan HRD. Dengan bantuan Sleekr, Anda dapat lebih fokus menarik, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan Anda dengan strategi-strategi yang tepat. Jadi tunggu apalagi? Ajukan demo Sleekr sekarang dan dapatkan kemudahan mengelola karyawan Anda.