×

7 Tips Lengkap Memilih Supplier Terbaik

April 11, 2018 Bisnis

Terlepas dari jenis bisnis yang Anda jalankan, baik online maupun offline, seringkali proses produksi terhambat sebab tidak semua bahan baku Anda penuhi sendiri. Hal inilah yang kemudian menjadi latar belakang bagi para pebisnis untuk kemudian menjalin hubungan kerja sama dengan supplier. Tentu saja, keberadaan supplier bisnis sangat berpengaruh terhadap kelangsungan usaha yang Anda jalankan.

Memilih supplier bisnis memang tidak mudah, terlebih bagi Anda yang memilih menjalankan bisnis sebagai reseller atau dropshipper yang menjual kembali barang jadi dari para supplier sebagai sumber penghasilan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menjalin kerja sama, sebaiknya Anda kembali memperhatikan beberapa faktor penting dalam memilih supplier bisnis.
supplier, dropshipper, order, stok barang, harga, accounting, akuntansi, memilih supplierKerja sama dengan supplier sangatlah penting agar stok bahan baku Anda selalu terpenuhi. (Source: Unsplash)

  1. Utamakan Kualitas

    Dalam hal memilih supplier bahan baku ataupun barang jadi yang akan Anda jual kembali untuk memenuhi order dari para pelanggan, kualitas harus dijadikan dasar pengukuran dalam memilih supplier bisnis. Apabila kualitas produk buruk, maka sudah dipastikan produk yang akan Anda hasilkan atau jual kembali pun demikian. Sebaiknya, jangan mudah tergiur dengan harga atau biaya yang murah dalam menentukan pemasok bisnis Anda.

    Bisnis yang Anda jalankan diharapkan dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Kualitas bahan baku maupun barang dagangan yang akan dijual kembali akan menjadi taruhan utamanya. Pelanggan akan kembali melakukan pembelian kedua hanya ketika mereka merasa puas dengan kualitas yang didapatkan di pembelian pertamanya.

  2. Memperhatikan Track Record

    Jangan tergesa-gesa dalam memilih supplier yang terbaik untuk bisnis Anda. Cobalah lebih cermat dalam mencari sumber-sumber informasi terkait supplier bisnis dari forum jual beli, komunitas, marketplace, dan lain sebagainya. Salah satu cara yang paling mudah untuk mengetahui kredibilitas supplier tersebut yaitu dengan melihat track record para pembeli yang pernah bertransaksi dengan supplier tersebut.

    Beberapa marketplace terkadang tidak mencantumkan contact person dan hanya melalui fitur live chat. Anda dapat menghubungi supplier tersebut melalui fitur yang ada, kemudian mintalah nomor kontak yang bisa dihubungi. Pastikan bahwa supplier bisa dihubungi setiap saat ketika Anda akan melakukan order.

  3. Perhitungkan Kemampuan Supplier

    Sangat penting untuk Anda memperhitungkan kembali kemampuan supplier dalam memenuhi pesanan. Pasalnya, beberapa supplier mengaku sanggup menyelesaikan order yang dipesankan, namun pada akhirnya mereka tidak sanggup menyelesaikannya dengan tuntas. Kemampuan supplier tentu berbeda–beda dalam hal produksi dan distribusi. Dengan demikian, pilihlah supplier bisnis yang mampu menyelesaikan dengan ketepatan waktu yang dapat dipertanggungjawabkan.

  4. Mempertimbangkan Konsistensi Supplier

    Konsistensi supplier dalam memenuhi order sangat berpengaruh terhadap ketersediaan stok barang di dalam bisnis yang Anda geluti. Pastikan Anda memilih supplier yang memiliki konsistensi kemampuan dalam memberikan supply pada bisnis Anda. Apabila di tengah jalan supplier bisnis tersebut tidak mampu mengirimkan bahan baku yang Anda butuhkan, tentu saja kredibilitas bisnis Anda turut dipertaruhkan.

    Selain mempelajari track record sang supplier, Anda juga perlu memperhitungkan dengan cermat hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi konsistensi supplier bisnis dalam memenuhi order, seperti jarak, sarana dan prasarana yang dimiliki, hingga jumlah tenaga kerja yang mereka miliki.

  5. Mintalah Produk Sampel

    Jika Anda masih ragu atas kualitas serta kuantitas yang dapat dipenuhi oleh supplier tujuan, alangkah baiknya meminta produk sampel untuk masing-masing kategori bahan baku ataupun barang jadi. Hal ini dapat meyakinkan Anda untuk membuat keputusan lebih lanjut. Apabila produk sampel yang diberikan berkualitas baik, Anda tetap tidak boleh lengah. Jangan ragu untuk kembali mengecek kualitas produk pada pesanan berikutnya.

  6. Pelajari Kebijakan Pengembalian Produk

    Dalam menjalankan kerjasama bisnis dengan supplier, Anda perlu mempelajari detail kebijakan pengembalian produk yang berlaku. Dalam beberapa kasus, pengembalian produk terjadi karena bahan atau barang yang dikirimkan supplier memiliki kerusakan atau cacat. Untuk itulah Anda wajib mengetahui kebijakan yang diberlakukan ini sebelum akhirnya melakukan transaksi. Mempelajari kebijakan pengembalian produk dengan saksama juga dapat mencegah kerugian yang tidak diinginkan kemudian hari.

  7. Pilih Supplier dengan Layanan Cepat Tanggap

    Setelah mengantongi segala informasi kontak yang dibutuhkan, Anda dapat melakukan tes sederhana terkait layanan dari supplier tersebut. Mulailah uji coba order dalam jumlah kecil. Kemudian, lihat sebaik apa layanan yang diberikan, secepat apa respon mereka saat dihubungi pelanggan, dan bagaimana cara mereka menangani keluhan pelanggan. Sebaiknya Anda mengutamakan supplier dengan layanan cepat tanggap,sehingga apabila dibutuhkan sewaktu-waktu mereka dapat diandalkan.

Itulah tadi beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih supplier terbaik untuk bisnis Anda. Pastikan untuk selalu memperhitungkan stok barang dengan cermat agar tidak sampai kehabisan. Untuk memudahkan pengelolaan inventori dan gudang, Anda dapat memanfaatkan software akuntansi terbaik di Indonesia, Sleekr Accounting.

Kelola persediaan dengan mudah, akurat, dan real-time secara online. Menariknya, Sleekr Accounting juga memungkinkan Anda mengelola beberapa gudang sekaligus, transfer barang antar gudang, hingga stock opname. Tunggu apalagi? Segera daftarkan bisnis Anda!

Artikel terkait

Tips Mudah Memulai Bisnis Food Truck

April 10, 2018 Bisnis

Tren food truck di Indonesia menjadi sebuah peluang bisnis makanan baru yang cukup menjanjikan keuntungan. Pada dasarnya, bisnis ini mirip dengan restoran dan cafe, namun semua kegiatan operasional bisnisnya berlangsung di dalam sebuah kendaraan yang cukup besar seperti jenis minibus ataupun VW Combi. Konsep bisnis yang menawarkan pengalaman baru di dalam kuliner ini rupanya mendapat sambutan…

Baca selengkapnya