×

5 Kesalahpahaman tentang Software HR Berbasis Cloud yang Sering Dibicarakan

September 25, 2017 Human Resources (HR)

Dalam menjalankan tugasnya, divisi HR yang menangani banyak karyawan tentunya akan kewalahan  jika mengurus semuanya secara manual. Apalagi jika berurusan dengan data-data yang jumlahnya cukup mampu membuat pusing. Alhasil, keberadaan software pun dibutuhkan untuk meringankan pekerjaan HR. Berkat kemajuan teknologi saat ini, banyak software HR yang menawarkan penyimpanan data berbasis cloud seperti Sleekr HR.

Dengan teknologi ini, Anda tak harus meluangkan banyak di PC Anda karena semuanya sudah disimpan di cloud dan bisa diakses oleh siapa pun. Namun, sayangnya tak sedikit orang yang salah paham mengenai software HR berbasis cloud ini. Berikut beberapa di antaranya.

Software HR
Hilangkan keraguan Anda terhadap software HR dengan mengenali kesalahpahaman yang sering terjadi. (Source: Felix_Broennimann – Pixabay)

  1. Data Tidak Aman

    Karena software HR menyimpan datanya di cloud, mungkin Anda berpikir bahwa data perusahaan Anda menjadi tidak aman karena semua orang bisa melihatnya. Sebetulnya, Anda tak perlu khawatir akan hal ini karena ia biasanya sudah dilengkapi dengan fungsi enkripsi file sehingga hanya orang yang sudah diberi wewenang akses yang bisa melihatnya. Sebelum memakainya, ada baiknya Anda menanyakannya pada vendor. Cari tahu lebih lanjut mengenai prosedur integritas data.

    Baca juga: 5 Keuntungan Utama Menggunakan Cloud HRIS

  2. Pemborosan Biaya

    Software mampu membuat pekerjaan HR Anda lebih cepat selesai, jadi sama sekali bukan pemborosan biaya. Implementasi software HR yang dilakukan secara tepat mampu memberikan potensi yang maksimal bagi perusahaan. Pekerjaan yang biasa dilakukan berhari-hari dapat selesai hanya dalam hitungan menit, terutama yang berkaitan dengan data atau share informasi update ke semua karyawan. Jika perlu, Anda bisa membuat perbandingan jumlah banyak waktu yang diperlukan antara bekerja secara manual dengan menggunakan software HR.

  3. Software akan Menggantikan Pekerjaan HR

    Jika Anda berpikir demikian, maka Anda salah besar. Secanggih apapun software HR yang ada saat ini, masih belum mampu menggantikan tenaga manual seorang HR. Perangkat satu ini dibuat untuk memudahkan pekerjaan HR, bukan menggantikannya. Hal-hal mengenai karyawan yang berkaitan dengan masalah psikologi tentu saja belum bisa di-handle oleh software. Misalnya, ketika menghadapi keluhan karyawan, bernegoisasi dengan mereka, memberikan saran, dan sebagainya hanya bisa dilakukan oleh seorang HR, bukan software. Jadi, tak perlu khawatir software HR akan menggantikan tenaga manusia.

    Baca juga: 4 Alasan Pentingnya Mengadaptasi Teknologi pada HR

Software HR
Isu keamanan data menjadi salah satu kesalahpahaman yang sering muncul terkait dengan software HR. (Source: Concord90 – Pixabay)

  1. Perusahaan Tidak Memerlukannya

    Software HR dikembangkan agar proses mengelola sumber daya karyawan semakin tersistematisasi. Adanya sistem cloud memungkinkan data yang ada bisa diakses oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Jadi, ketika karyawan ingin melihat informasi tentang dirinya, ia tidak perlu harus menemui Anda, tapi bisa mengaksesnya secara langsung lewat software. Jadi, bukan hanya HR saja yang memerlukan, tapi juga karyawan.

  2. Hanya Perusahaan Besar yang Memerlukannya

    Mungkin karena perusahaan yang Anda kelola saat ini belum seberapa besar, membuat Anda berpikir bahwa belum perlu untuk menggunakan software HR. Ketahuilah bahwa otomatisasi selalu memberikan penyelesaian yang praktis sehingga tidak membuang-buang waktu. Jadi, terlepas apakah perusahaan Anda berskala besar maupun kecil, dengan menggunakan software ini, Anda tentunya bisa membuat semuanya lebih efisien. Selain itu, karena software HR yang ada cukup bervariasi, maka Anda bisa memilih mana yang sesuai dengan skala perusahaan Anda.

Apakah opini di atas juga pernah terbelesit dalam pikiran Anda? Jika iya, sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi karena walau bagaimana pun juga, pengembangan software HR tentunya didasarkan pada ide-ide untuk meringankan pekerjaan manusia. Tak ada salahnya untuk menanyakan sejelas mungkin mengenai software HR pada penyedia jasa tersebut sebelum Anda memasangnya. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal.

Artikel terkait

4 Perbedaan Dasar Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak

August 25, 2017 Human Resources (HR)

Dalam mencari pekerjaan baru, ada satu hal yang harus Anda ketahui. Pada umumnya, sebuah perusahaan tidak akan secara langsung mempekerjakan karyawan baru yang diterimanya sebagai karyawan tetap, namun harus melalui beberapa tahap. Misalnya seperti training selama 1-2 bulan, lalu statusnya meningkat menjadi karyawan kontrak selama enam bulan hingga satu tahun, setelah itu menjadi karyawan tetap….

Baca selengkapnya