10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen Karyawan

Maderendika May 4, 2019 Human Resources (HR)

10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanProses rekrutmen karyawan, terdengar sebagai proses sederhana yang tidak memerlukan banyak usaha. Nyatanya? Tentu tidak. Setiap staf HR mengetahui benar bahwa proses ini memerlukan perencanaan yang matang, proses yang terukur, sehingga mendapatkan karyawan yang berkualitas dan bernilai tinggi untuk perusahaan. Karyawan seperti ini akan menjadi wujud nyata keberhasilan perekrutan yang dilakukan HR.

Memang, jika dilihat dari sisi pencari kerja, proses ini tidak memerlukan waktu lama. Dengan majunya teknologi sekarang, calon karyawan bisa mencari lowongan pekerjaan pada berbagai media yang disediakan. Baik media yang menjadi marketplace untuk lapangan kerja, atau situs resmi dari perusahaan secara langsung. Setiap media memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Namun demikian, jika dilihat dari sisi perusahaan, proses ini merupakan tahap krusial. Dikatakan demikian sebab jika proses ini berjalan tanpa perencanaan yang matang, maka taruhannya adalah eksistensi perusahaan dan kualitas produksi perusahaan. Bisa dibayangkan, jika hasil proses yang dilakukan berkualitas kurang baik dan malah membawa perusahaan ke jurang kehancuran.

Ini sebabnya, proses rekrutmen karyawan perlu dilakukan dengan baik dan terencana. Jika dilihat secara umum, setidaknya perusahaan dapat melakukan sepuluh langkah berikut agar mendapatkan karyawan yang berkualitas dan bernilai tinggi.

  1. Identifikasi Kebutuhan Tenaga Kerja

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanSebelum melempar lowongan kerja ke pasar tenaga kerja, perusahaan harus dapat mengidentifikasi dengan tepat tenaga kerja seperti apa yang diperlukan. Tingkat pekerjaan, kebutuhan kualifikasi, kapabilitas dan jumlah karyawan yang dibutuhkan harus diidentifikasi dengan baik, sehingga perusahaan paham apa tenaga kerja yang dibutuhkan saat ini.

  2. Perencanaan

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanBerbekal identifikasi yang tepat, kemudian perusahaan dapat menyusun rencana perekrutan tenaga kerja tersebut. Perencanaan disini berarti jumlah tenaga kerja, media apa yang digunakan untuk meraih tenaga kerja tersebut, syarat, tahapan yang diberikan, dan lain sebagainya. Seperti taktik berperang, strategi perekrutan tenaga kerja harus sangat matang dan terukur agar dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

  3. Pencarian

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanDalam proses rekrutmen tenaga kerja, tahap pencarian juga menjadi tahap penting. Sebagai perusahaan yang visioner, perusahaan harus mampu menjadi ‘pemburu’, bukan ‘pengumpul’. Dianalogikan demikian karena sebagai ‘pemburu’ perusahaan akan mencari ‘mangsa’ terbaik dari yang sudah tersedia. Berbeda dengan ‘pengumpul’ yang cenderung mengambil apa saja yang tersedia di pasar tenaga kerja.

  4. Identifikasi Kandidat Potensial

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanSetelah mendapatkan kandidat yang kira-kira memenuhi persyaratan, perusahaan kemudian harus dapat mengidentifikasi kandidat mana yang paling potensial. Proses ini akan jauh lebih mudah jika tiga tahap sebelumnya bisa dilakukan dengan baik dan maksimal. Untuk itu, persiapan yang benar-benar berbasis data aktual sangat diperlukan, bersamaan dengan kapabilitas staf HR dalam melakukan setiap prosesnya.

  5. Seleksi Kandidat Kelas A

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanDiartikan sebagai satu proses penarikan kandidat dengan kualitas terbaik pada setiap bagian yang diperlukan oleh perusahaan. Kandidat terbaik ini yang akan dapat meju ke tahap selanjutnya. Pemilihan kandidat terbaik dilakukan berdasarkan data dan kemampuan staf HR dalam menganalisa potensi kandidat.

  6. Screening

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanTahap ini dilakukan sebagai penyaringan awal atas kandidat terbaik yang telah dipilih dari proses perekrutan. Perusahaan, melalui bagian HR, akan menghubungi kandidat tersebut untuk menyusutkan daftar kandidat terbaik yang telah didapatkan. Pertanyaan seputar rekam jejak dan kesesuaian dengan budaya kerja perusahaan bisa dilakukan untuk menjadi seleksi awal rekrutmen karyawan.

  7. Wawancara Kerja

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanSetelah mendapat karyawan terbaik yang telah diseleksi, baru perusahaan akan memanggil karyawan tersebut untuk dilakukan wawancara. Selalu ingat untuk melakukan follow up pada kandidat yang dipilih ini dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Karena kandidat ini adalah kandidat berkualitas, jangan ambil resiko kandidat ini diambil oleh perusahan lain karena follow up yang terlalu lama.

    Di sini staf HR dapat mengorek lebih dalam mengenai kapabilitas kandidat dan kesesuaian dengan budaya kerja perusahaan. Tentu, perusahaan memerlukan kandidat yang kapabel untuk posisi yang dibutuhkan, dan orang yang memiliki budaya kerja tidak jauh berbeda agar memudahkan proses penyesuaian.

  8. Penawaran Pekerjaan

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanSetelah mendapat kandidat yang cocok, perusahaan kemudian bisa memberikan tawaran pada pekerjaan tersebut. Biasanya berkas yang digunakan adalah offering letter, yang berisi jobdesc dan besaran salary yang ditawarkan perusahaan. Selain itu, juga bisa berisi mengenai syarat dan ketentuan detail untuk bergabung di perusahaan tersebut.

  9. Rekrutmen Karyawan

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanTidak setiap tawaran akan diterima dan disambut baik oleh kandidat yang telah dipilih. Itu mengapa, proses rekrutmen berbeda dengan penawaran kerja. Perusahaan harus memiliki daftar peringkat atas setiap kandidat yang diperlukan. Jadi ketika tawaran diberikan pada karyawan nomor satu tidak diterima, akan bisa dilanjutkan pada peringkat selanjutnya.

  10. Proses Onboarding

    10 Langkah Tepat Melakukan Rekrutmen KaryawanProses ini merupakan tahap akhir dari perekrutan tenaga kerja. Proses onboarding harus dilakukan dengan tepat sehingga karyawan dapat beradaptasi dengan cepat dan bisa bekerja efektif secepatnya. Biasanya setiap bagian HR memiliki formula khusus untuk melakukan onboarding pada karyawan baru.

Sepuluh proses rekrutmen karyawan tersebut, harus dilakukan dengan cermat dan tepat. Untuk mendapatkan karyawan yang benar-benar berkualitas, setiap detail perlu diperhatikan dan dicermati jangan sampai ada yang terlewat. Baru kemudian pengelolaan karyawan perlu dilakukan, tentu dengan cermat pula. Perusahaan dapat menggunakan software HR seperti Sleekr, yang bisa membantu optimalisasi pengelolaan karyawan yang dimiliki.