×

4 Strategi Pajak demi Kelangsungan Finansial Bisnis UKM Anda

February 13, 2017 Accounting

Bisnis yang baik adalah bisnis yang selalu rajin membayar pajak tepat waktu. Untuk itulah Anda dituntut untuk menyusun strategi dan manajemen pajak. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi kinerja karena beban pajak yang ditanggung perusahaan akan berkurang. Pembayaran pajak berlaku bagi seluruh jenis bisnis, bahkan bisnis UKM sekali pun.

Satu hal yang perlu Anda ingat adalah manajemen pajak sama sekali berbeda dari memanipulasi data pajak. Menyusun strategi pajak akan membantu Anda “merekayasa” usaha dan transaksi wajib pajak agar utang pajak berada dalam jumlah minimal, tetapi masih sesuai dengan regulasi perpajakan.

Berikut adalah beberapa strategi pajak yang bisa Anda terapkan untuk kelangsungan finansial bisnis UKM Anda.

 

Bisnis UKMMenyusun strategi pajak yang tepat dapat mengoptimalkan keberlangsungan finansial bisnis UKM Anda. (Source: wisegeek.com)

  1. Selalu Prioritaskan Keseimbangan Pajak

    Semua berawal dari niat dan mindset. Sejak awal, Anda harus menempatkan keseimbangan pajak sebagai salah satu prioritas utama perusahaan. Perencanaan pajak secara tradisional biasanya membuat Anda harus mempercepat kredit selagi menunda pemasukan. Mayoritas pembayar pajak melakukannya dengan cash. Artinya, mereka harus mengurangi pengeluaran ketika pengeluaran tersebut dibayar dan mereka juga harus menyebutkan pemasukan ketika pembayaran diterima. Dengan begitu, mempercepat pembayaran selagi menunda pembayaran pemasukan akan meningkatkan posisi pajak tahunan Anda.

    Baca juga: Amnesti Pajak bagi Wajib Pajak Indonesia

  2. Tax Saving dan Tax Avoidance

    Tax saving merupakan upaya efisiensi beban pajak melalui pemilihan alternatif pajak dengan tarif yang lebih rendah. Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang memiliki penghasilan kena pajak lebih dari Rp 100 juta dapat melakukan perubahan pemberian natura kepada karyawan menjadi tunjangan dalam bentuk uang. Nah, penghematan pajak atas perubahan ini berkisar antara 5%-25% untuk penghasilan karyawan hingga mencapai Rp 200 juta.

    Sementara itu, tax avoidance adalah upaya efisiensi beban pajak dengan menghindari pengenaan pajak melalui transaksi yang bukan merupakan objek pajak. Misalnya, bisnis UKM yang mengalami kerugian perlu mengubah tunjangan karyawan dalam bentuk uang menjadi natura. Hal ini bisa dilakukan karena natura bukan merupakan objek pajak PPh Pasal 21.

Bisnis UKMKeseimbangan pajak merupakan salah satu strategi pajak untuk keberlangsungan bisnis UKM. (Source: morganmckinley.ie)

  1. Hindari Pelanggaran dari Peraturan Perpajakan

    Strategi pajak paling mudah dan doable yang bisa Anda terapkan untuk kesehatan finansial bisnis UKM Anda adalah dengan memahami betul peraturan perpajakan yang berlaku. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir atau bahkan menghindari sanksi perpajakan berupa sanksi administrasi (denda, bunga, kenaikan pajak) dan sanksi pidana (pidana atau kurungan).

    Menariknya, Anda bisa menunda pembayaran kewajiban pajak tanpa melanggar peraturan melalui penundaan pembayaran PPN. Strategi ini dapat dilakukan dengan cara menunda penerbitan faktur pajak keluaran hingga batas waktu yang ditentukan. Penjual dapat menerbitkan faktur pajak pada akhir bulan berikutnya setelah penyerahan barang.

    Baca juga: Peraturan PTKP Terbaru Nomor 101/PMK.010/2016

  2. Buat Tabungan untuk Biaya Pensiun

    Apabila bisnis UKM Anda sudah cukup stabil dan memiliki cash flow yang teratur, Anda bisa “melindungi” lebih banyak pemasukan Anda agar tidak terkena pajak. Salah satu cara yang paling banyak dilakukan orang-orang adalah dengan menginvestasikannya untuk biaya pensiun nanti. Anda bisa menyusun rencana pensiun dari sekarang dengan mengambil keuntungan dari regulasi penangguhan pajak untuk memaksimalkan simpanan pajak sekarang dan simpanan pensiun nanti. Daripada salah ambil langkah, lakukan konsultasi dengan pihak profesional agar ia dapat membantu Anda untuk menyeimbangkan kondisi finansial pribadi Anda dan bisnis UKM.

Sebagus apapun strategi pajak yang Anda susun, hal tersebut tidak akan maksimal apabila laporan keuangan Anda tidak tercatat rapi. Daripada kesusahan menyusun laporan keuangan secara manual, Anda bisa memanfaatkan software seperti Sleekr Accounting yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga praktis dan efisien. Masa-masa lapor dan bayar pajak pun tidak akan berlangsung rumit.

Artikel terkait

5 Jenis Opini Audit dalam Laporan Keuangan Perusahaan

March 16, 2017 Accounting

Terdapat beberapa macam opini audit dalam laporan keuangan keuangan perusahaan. Kebenaran dan keakuratan sebuah laporan keuangan merupakan hal wajib yang perlu Anda pastikan. Untuk mengetahui kebenaran sebuah laporan keuangan, biasanya seseorang akan meminta orang lain dari pihak independen untuk memeriksa atau mengaudit bahwa laporan yang tersedia benar adanya. Oleh karena itulah, keberadaan seorang ahli atau…

Baca selengkapnya