Tips Lengkap Menghitung HPP Bisnis Dagang dan Jasa

April 3, 2018 Accounting

Terlepas dari apakah bisnis Anda berupa dagang atau jasa, menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) merupakan hal terpenting dalam setiap bisnis. Pasalnya, melalui perhitungan HPP inilah Anda dapat menentukan harga jual untuk mendapatkan perhitungan laba sesuai yang diinginkan. Menurut prinsip akuntansi Indonesia, pengertian harga pokok penjualan adalah jumlah pengeluaran dan beban yang diperkenankan, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk menghasilkan barang atau jasa. Dalam hal ini, kondisi dan tempat di mana barang itu  dapat dijual atau digunakan juga perlu menjadi pertimbangan.
hpp, harga pokok produksi, cara menghitung hpp, bisnis online, rencana produksi, biaya produksiBaik perusahaan dagang dan jasa sama-sama harus mengetahui cara menghitung HPP secara tepat. (Source: Unsplash)

  1. Manfaat Adanya Perhitungan HPP

    Penghitungan harga pokok penjualan merupakan perbandingan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang yang dijual dengan hasil dari barang-barang yang dijual, termasuk nilai-nilai dan harga jual. Oleh karena itu, manfaat adanya perhitungan HPP tidak lain adalah dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan harga jual untuk mendapatkan laba sesuai yang diinginkan.

    Selain itu, informasi HPP ini juga dapat digunakan untuk memantau budget yang dianggarkan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan. Hal ini tentu akan memudahkan dalam menentukan dan mengawasi keuangan. Dengan melakukan perhitungan Harga Pokok Penjualan, seorang pengusaha juga dapat mengetahui pesanan mana yang menghasilkan laba atau sebaliknya. Dengan demikian, perhitungan HPP juga dapat dimanfaatkan untuk menentukan besarnya target yang akan dicapai.

  2. Cara Mengitung HPP Bisnis Dagang

    Cara menghitung harga pokok penjualan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, sebab terdapat beberapa komponen yang harus Anda perhatikan terlebih dulu. Dalam menghitung HPP perusahaan dagang, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah persediaan barang pada awal dan akhir periode. Nah, hal ini bisa dilihat melalui neraca saldo periode berjalan/neraca awal perusahaan/neraca tahun sebelumnya dan data penyesuaian perusahaan pada akhir periode.

    Pastikan juga bahwa Anda telah menghitung seluruh pembelian barang dagang yang dilakukan perusahaan, baik pembelian barang secara tunai maupun secara kredit, ditambah dengan biaya angkut pembelian dikurangi potongan pembelian dan retur pembelian yang terjadi. Dengan demikian, untuk mendapatkan harga penjualan pokok dalam perusahaan dagang dapat menggunakan tahapan penghitungan berikut:

  3. 1. Menghitung Penjualan Bersih

    Penjualan bersih didapat dari penjualan dikurangi dengan hasil penjumlahan retur penjualan dan potongan penjualan. Apabila dirumuskan, maka akan menjadi:

    Penjualan Bersih = Penjualan – (Retur Penjualan + Potongan Penjualan)

  4. 2. Menghitung Pembelian Bersih

    Setelah menghitung penjualan bersih, Anda juga wajib untuk menghitung pembelian bersih dengan rumusan sebagai berikut:

    Pembelian Bersih = (Pembelian + Ongkos Angkut Pembelian) – (Retur Pembelian + Potongan Pembelian)

  5. 3. Menghitung Persediaan Barang

    Untuk mengetahui jumlah persediaan barang yang dimiliki, Anda dapat menghitungnya dengan cara menjumlahkan:

    Persediaan Awal + Pembelian Bersih.

  6. 4. Menghitung HPP Bisnis Dagang

    Setelah semua perhitungan selesai dilakukan, barulah Anda dapat menghitung Harga Pokok Penjualan Bisnis Dagang, yaitu:

    Persediaan Barang – Persediaan Akhir

  7. Cara Menghitung HPP Bisnis Jasa

    Pada dasarnya, tidak semua bisnis jasa membutuhan HPP sebab mereka tidak memiliki persediaan barang. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan ada beberapa bisnis jasa yang memiliki persediaan. Misalnya, klinik yang menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Tentu saja mereka menjual jasa perawatan kesehatan, namun pada kenyataannya juga menjual obat sehingga dapat dipastikan terdapat persediaannya. Demikian pula pada bisnis jasa reparasi alat-alat elektronik yang pada kenyataannya juga memiliki persediaan suku cadang.

    Perhitungan HPP bisnis jasa sebetulnya tidak jauh berbeda dengan bisnis dagang. Hanya saja, pada perusahaan jasa, tidak terdapat HPP dalam laporan laba rugi. Hal ini tentu berbeda dari perusahaan dagang yang pada laporan laba ruginya terdapat HPP, baik dalam persediaan perpetual maupun periodik. Dalam membuat HPP bisnis jasa, Anda harus memiliki data persediaan awal, pembelian, dan beban angkut pembelian.
    hpp, harga pokok produksi, cara menghitung hpp, bisnis online, rencana produksi, biaya produksi

Ingin lebih praktis dan mudah dalam mengelola keuangan bisnis dagang ataupun jasa? Pastikan Anda telah mencoba menggunakan software akuntansi terbaik dari Sleekr Accounting. Dengan software ini Anda dapat membuat penawaran hingga invoice sesuai Sales Order yang disepakati pelanggan. Melalui fitur pemantauan Account Receivables, Anda juga dapat mengetahui invoice mana yang jatuh tempo dan perlu di-follow up.

Menariknya lagi, Sleekr Accounting juga memungkinkan Anda mengelola beberapa gudang sekaligus, transfer barang antar gudang, hingga stock-opname. Adanya dasbor dan laporan keuangan Anda dapat memiliki kendali penuh atas bisnis yang dijalankan. Bahkan, profit margin hingga jumlah piutang A/R tersedia secara real time dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Tertarik untuk menggunakan layanan Sleekr Accounting? Cukup dengan menyediakan biaya sebesar Rp145.000 saja per bulan Anda dapat lebih menghemat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan akuntansi binis. Selamat mencoba!