×

Mengenal Lebih Dalam tentang Jurnal Penyesuaian pada Perusahaan Jasa

September 22, 2017 Accounting

Setelah mengetahui tentang jurnal umum, neraca saldo, dan buku besar, di dalam dunia akuntansi Anda juga akan cukup sering menemukan yang namanya jurnal penyesuaian. Secara umum, ia merupakan jurnal yang dibuat pada proses pencatatan perubahan saldo dalam akun sehingga saldo akan mencerminkan jumlah yang sebenarnya. Agar lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai jurnal tersebut di bawah ini.

Jurnal penyesuaianSebagai pebisnis dalam bidang jasa, jurnal penyesuaian akan membantu Anda untuk memastikan jumlah saldo dalam akun. (Source: TheDigitalWay – Pixabay)

  1. Pengertian Jurnal Penyesuaian

    Pengertian dari jurnal satu ini adalah proses penyesuaian yang disusun berdasarkan data yang diterima dari neraca saldo dan data penyesuaian akhir periode. Isi, atau yang biasa disebut dengan ayat jurnal penyesuaian, merupakan jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam beberapa akun. Tujuannya agar saldo bisa mencerminkan jumlah saldo yang sebenarnya.

  2. Tujuan Jurnal Penyesuaian

    Adapun beberapa tujuan dalam pembuatan jurnal penyesuaian sebagai berikut:

    – Dibuat agar pada akhir periode, akun riil yang terdiri dari harta, kewajiban, dan modal menunjukkan keadaan atau hasil yang sebenarnya.

    – Dibuat agar akun-akun nominal seperti akun pendapatan dan beban dapat diakui dala suatu periode dan menunjukkan keadaan atau hasil yang sebenarnya.

Jurnal penyesuaianAda beberapa jenis jurnal penyesuaian yang bisa Anda susun berdasarkan kebutuhan. (Source: kate hiscock – Flickr)

  1. Jenis Jurnal Penyesuaian dalam Perusahaan Jasa

    Jurnal Penyesuaian Akibat Adanya Penyusutan Aktiva Tetap

    Aktiva tetap merupakan suatu harta yang harus dibuatkan jurnal penyesuaian mengingat setiap aktiva tetap tentu akan mengalami penyusutan jika sudah digunakan untuk operasional perusahaan. Contoh dari aktiva tetap adalah peralatan kantor, peralatan toko, mesin, gedung, tanah, dan lainnya.

    Besar nilai penyusutan aktiva tetap dicatat sebagai beban penyusutan aktiva tetap, namun tidak langsung dicatat pada aktiva tetap yang bersangkutan. Aktiva tetap harus dicatat sesuai dengan harga yang diperoleh. Sedangkan, akun yang dipakai merupakan perhitungan aktiva tetap (K) yang menjadi akun kontra aktiva tetap tersebut.

    Baca juga: Mengapa Aktiva Tak Berwujud Juga Harus Dicantumkan pada Laporan Keuangan Akuntansi?

  2. Jurnal Penyesuaian Akibat Adanya Pemakaian Perlengkapan

    Sedangkan untuk jurnal perlengkapan, maksudnya adalah barang yang digunakan untuk kegiatan perusahaan yang habis terpakai dalam jangka waktu satu tahun. Pada akhir periode akuntansi harus dihitung berapa perlengkapan yang sudah terpakai dan berapa perlengkapan yang masih tersisa.

  3. Jurnal Penyesuaian untuk Akun Pendapatan Diterima di Muka

    Pendapatan diterima di muka mengacu pada jenis transaksi yang sudah sejak awal tercatat sebagai utang (kewajiban). Namun, akan menjadi sumber pendapatan di masa yang akan datang. Jenis pendapatan satu ini muncul karena perusahaan sudah menerima pembayaran terhadap suatu pekerjaan, tetapi belum menyelesaikan pekerjaan tersebut.

  4. Jurnal Penyesuaian Akun Beban dibayar di Muka

    Akun beban dibayar dimuka adalah jenis transaksi yang pada saat terjadinya dikelompokkan sebagai harta (aktiva). Namun, nantinya akan menjadi beban di hari yang akan datang. Beban ini termasuk harta perusahaan yang akan memberikan manfaat di kemudian hari. Contoh sederhana dari akun beban bayar di muka adalah biaya sewa, asuransi, iklan, bunga, dan lain sebagainya.

    Baca juga: 3 Perbedaan Biaya dan Beban dalam Akuntansi Bisnis

  5. Jurnal Penyesuaian untuk Akun Pendapatan yang Masih Harus Diterima/ Piutang Pendapatan

    Dalam poin ini, piutang pendapatan atau pendapatan yang masih harus diterima merupakan pendapatan yang sudah menjadi hak, dilihat dari segi waktu tetapi belum tercatat atau diterima pembayarannya. Contoh sederhana dari akun ini adalah piutang bunga, piutang sewa, dan lainnya.

  6. Jurnal Penyesuaian untuk Akun Beban yang masih harus Dibayar/Utang beban

    Utang beban merupakan jenis beban yang sudah jelas menjadi kewajiban, dilihat dari segi waktu namun belum dicatat atau dilakukan pembayarannya. Contoh dari akun beban yang masih harus dibayar adalah upah karyawan yang harus dibayar, bunga yang harus dibayar, dan lainnya.

Jika disimpulkan, jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat pada akhir periode guna menyesuaikan biaya-biaya dan pendapatan yang sudah dicatat sebelumnya dalam jumlah perkiraan. Sehingga pada akhir periode dalam jurnal tersebut Anda bisa melihat berapa saldo riilnya. Kira-kira seperti itulah pengertian, tujuan atau fungsi, dan juga jenis-jenis dari jurnal penyusutan. Semoga bermanfaat!

Artikel terkait

5 Tips Sukses Mengembangkan Kantor Akuntan Publik

July 6, 2017 Accounting

Memiliki perusahaan yang bergerak di bidang layanan adalah hal yang gampang-gampang susah. Tergantung jasa apa yang kita tawarkan, hal yang kita lakukan untuk mengembangkannya pun juga berbeda-beda. Kantor akuntan publik, misalnya. Mengembangkan kantor akuntan publik agar lebih banyak klien yang datang bukanlah hal yang mudah. Anda memerlukan beberapa tips yang ampuh untuk hal tersebut. Berikut…

Baca selengkapnya