Macam-macam Kompensasi Perusahaan yang Diberikan Kepada Karyawan

Rishna Maulina June 3, 2019 Bisnis, Keuangan

Macam-macam Kompensasi Perusahaan yang Diberikan Kepada KaryawanKompensasi merupakan sebuah imbalan yang diterima oleh seseorang atas kerja yang dilakukan. Di dalam dunia bisnis dan usaha, kompensasi berarti imbalan yang diberikan perusahaan kepada karyawannya. Kompensasi perusahaan inilah yang biasanya menjadi pertimbangan apakah seorang karyawan bersedia atau tidak untuk bekerja di suatu perusahaan. Pemberian kompensasi menjadi hal yang cukup penting bagi perusahaan untuk meningkatkan loyalitas dan motivasi kerja karyawan. Dengan demikian, produktivitas perusahaan dapat meningkat dan akan berpengaruh pada keuntungan perusahaan.

Pemberian kompensasi juga dapat menjadi alat untuk melakukan seleksi karyawan terbaik atau qualified. Jika kompensasi yang diberikan baik, maka setiap karyawan yang qualified akan bertahan. Begitu pula sebaliknya, jika kompensasi yang diberikan tidak sesuai, maka karyawan yang qualified akan dengan mudah berpindah ke perusahaan lain yang dirasa lebih baik. Di dalam proses rekrutmen, nilai kompensasi yang baik akan membuat karyawan yang berkualitas bersedia untuk bekerja. Kompensasi tidak hanya bermanfaat bagi karyawan, tetapi juga dapat berdampak positif bagi produktivitas perusahaan. Dalam jangka panjang, perusahaan juga dapat menghemat biaya-biaya yang tidak perlu seperti untuk proses rekrutmen dan lain sebagainya.

  1. Jenis Kompensasi Karyawan Perusahaan

    Macam-macam Kompensasi Perusahaan yang Diberikan Kepada KaryawanBeberapa perusahaan memberikan imbalan berupa natura (barang) atau kenikmatan bagi karyawan sebagai pelengkap gaji dan tunjangan. Hal ini merupakan bagian dari kompensasi manajemen yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan atas kontribusi mereka dalam bentuk waktu , tenaga, pikiran, dan keahlian. Terdapat tiga jenis kompensasi yang pada umumnya diberikan oleh perusahaan, yaitu:

    1. Kompensasi finansial secara langsung

    Kompensasi perusahaan ini meliputi segala macam imbalan pekerjaan yang berwujud uang  seperti gaji, macam-macam tunjangan, THR Keagamaan, insentif, bonus, komisi, pembagian laba perusahaan, opsi saham, dan pembayaran prestasi. Segala jenis pendapatan yang dapat menambah penghasilan bruto tahunan karyawan dan dikenai PPh Pasal 21 juga termasuk dalam kompensasi finansial langsung. Kompensasi ini bersifat langsung karena pembayaran dilakukan oleh perusahaan kepada karyawan dalam bentuk uang, bukan benda atau fasilitas. Misalnya, perusahaan membayar gaji, tunjangan, dan bonus akhir tahun secara langsung ke rekening karyawan.

    2. Kompensasi finansial secara tidak langsung

    Jenis kompensasi ini juga dapat berwujud uang yang dikeluarkan perusahaan namun tidak diberikan secara langsung kepada karyawan. Tetapi biasanya melalui pihak ketiga. Misalnya, perusahaan mengikutsertakan karyawan ke dalam program perlindungan sosial dan kesehatan. Perusahaan membayar premi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi ketenagakerjaan, dan karyawan memperoleh manfaat dari program tersebut berupa biaya perawatan atau pengobatan maupun tabungan hari tua. Berbagai fasilitas dan kenikmatan yang diperoleh karyawan yang juga termasuk kompensasi tidak langsung seperti mobil perusahaan, rumah dinas, voucher, akses internet, keanggotaan klub, dan lainnya.

    3. Kompensasi non-finansial

    Jenis kompensasi ini tidak berwujud atau tidak terkait dengan uang, namun bernilai positif atau berharga bagi setiap karyawan. Misalnya pelatihan kecakapan karyawan, lingkungan kerja yang nyaman, supervisi yang kompeten dan profesional, tim kerja yang suportif, jenjang karir yang pasti, penghargaan terhadap prestasi, hak cuti yang lebih banyak, atau jam kerja yang lebih fleksibel. Bahkan, nama besar perusahaan juga dapat menjadi kompensasi non-finansial bagi karyawan. Sebab, reputasi perusahaan dapat meningkatkan kredibilitas individu karyawan.

  2. Tujuan Kompensasi Perusahaan

    Macam-macam Kompensasi Perusahaan yang Diberikan Kepada KaryawanKompensasi menjadi senjata utama untuk meningkatkan loyalitas dan motivasi setiap karyawan. Namun masih ada hal lain yang menjadi tujuan dari pemberian kompensasi. Perusahaan bisa mendapatkan karyawan yang kompeten dengan memberikan kompensasi secara tepat. Kompensasi juga dapat membantu perusahaan untuk mengendalikan biaya dalam proses perekrutan di mana perusahaan dapat mempertahankan karyawan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan pemberian kompensasi yang sesuai dan transparan, maka karyawan dapat mempertimbangkan loyalitas dan kinerjanya untuk perusahaan. Perusahaan pun dapat mempertahankan karyawan terbaik tanpa harus berulang-ulang melakukan proses perekrutan karena banyaknya karyawan yang memilih untuk mengajukan resign.

Di beberapa situs pencari kerja, HR biasanya menuliskan dalam iklan lowongan pekerjaan mengenai apa saja yang ditawarkan oleh perusahaan. Misalnya di luar gaji, setiap karyawan juga mendapat tunjangan kesehatan dan dokter gigi, keanggotaan gym, parkir gratis, lingkungan kerja yang nyaman, dan lain sebagainya. Penawaran semacam itu dapat menjadi pembeda sebuah perusahaan dengan yang lainnya agar menjadi pertimbangan bagi para pencari kerja. Sehingga tidak sedikit calon karyawan yang tertarik melamar ke perusahaan bukan karena faktor gaji semata, tetapi juga karena faktor kompensasi perusahaan yang tidak selalu berupa uang.

Dengan memiliki karyawan yang kompeten, maka perusahaan akan lebih mudah dalam mengembangkan bisnis dan mencapai kesuksesan. Karena karyawan merupakan salah satu aset berharga bagi perusahaan yang harus dikelola dengan baik. Gunakan bantuan software HR Sleekr untuk berbagai urusan administrasi karyawan. Mulai dari pengelolaan absensi dan pengajuan cuti yang dapat dilakukan secara online. Hingga sistem penggajian atau payroll yang praktis dan terintegrasi. Jangan ragu untuk memilih Sleekr, karena telah terbukti canggih dan dipercaya oleh banyak perusahaan di Indonesia.