We are hiring!
Undang demo
×

4 Tips yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Wawancara Fresh Graduates

Fresh graduates mungkin memiliki potensi yang cukup tinggi, tetapi sayangnya banyak dari mereka yang tidak mengetahui cara mengomunikasikan potensi tersebut kepada Anda sebagai perekrut. Hal ini tentu bisa cukup menyulitkan karena Anda jadi susah membedakan mana fresh graduates yang benar-benar bagus untuk diangkat jadi karyawan. Untuk itu, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa tips berikut ini sebelum melakukan wawancara kerja dengan fresh graduates.

Baca juga : 8 Tips Wawancara Calon Karyawan di Perusahaan

Tips yang Harus Diperhatikan Sebelum Wawancara Fresh Graduates

WawancaraApa saja hal yang harus Anda perhatikan sebelum mewawancarai fresh graduates? (Source: danglingmouse.com)

  1. Jangan Menyinggung Ranah Personal

    Umumnya, fresh graduates memiliki pengalaman kerja yang amat terbatas. Karenanya, Anda bisa memfokuskan diri pada mata kuliah yang mereka ambil dulu atau proyek-proyek yang pernah dikerjakan dan masih relevan dengan posisi pekerjaan. Dilansir dari situs Inc.com, Jennifer Loftus selaku direktur nasional dari perusahaan konsultan HR bernama Astron Solutions, menjelaskan bahwa jika Anda mengajukan pertanyaan interview yang bersifat lebih personal, kandidat fresh graduates tersebut bisa merasa bahwa Anda terlalu melewati batas ranah personalnya. 

  2. Sesekali Ucapkan Istilah-istilah Bisnis

    Menjadi fresh graduate bukan berarti ingatan mereka tentang istilah-istilah sulit dalam dunia bisnis yang diajarkan di bangku kuliah juga masih fresh. Namun, mengucapkan istilah-istilah sulit justru bisa menjadi cara bagus untuk mengetahui ketertarikan kandidat terhadap perusahaan Anda. Apabila kandidat tersebut tetap diam setelah Anda mengucapkan istilah yang tidak familiar, bisa jadi ia sebenarnya merasa kurang tertarik. Namun, apabila ia mengajukan pertanyaan pada saat interview mengenai istilah tersebut, kemungkinan Anda sedang berhadapan dengan kandidat yang tertarik untuk belajar lebih jauh dan tidak takut mengajukan pertanyaan. 

WawancaraHindari mengajukan pertanyaan personal saat mewawancara fresh graduates. (Source: forbes.com)

  1. Jangan Terlalu Memperhatikan Kesalahan-kesalahan Kecil

    Bahasa tubuh bisa menceritakan lebih banyak hal daripada lisan. Saat interview kerja, banyak perekrut yang mengasosiasikan kurangnya kontak mata sebagai pertanda buruk. Padahal, bisa saja hal tersebut menandakan bahwa kandidat Anda hanya merasa tegang. Hal-hal kecil seperti itu tak perlu terlalu diambil pusing saat wawancara kerja. Namun, jika ada fresh graduate yang mengenakan busana kurang formal atau menggunakan ponsel selama tes wawancara, Anda perlu lebih waspada karena hal tersebut bisa menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada perusahaan Anda. 

    Baca juga: 4 Alasan Utama Mengapa Harus Merekrut Fresh Graduate

  2. Mengajukan Pertanyaan yang Berhubungan dengan Sikap dan Perilaku

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, pengalaman mayoritas fresh graduates tidak terlalu banyak , tetapi mereka pasti memiliki kemampuan dan kompetensi yang mumpuni. Oleh sebab itu, ajukan pertanyaan-pertanyaan wawancara yang berhubungan dengan karakter dan perilakunya seperti ini:

    Bisa tolong jelaskan ketika Anda harus mengerjakan banyak proyek dalam satu waktu, atau ketika deadline sedang ketat? – Pertanyaan wawancara kerja satu ini memberi Anda gambaran tentang kemampuan fresh graduates dalam mengelola waktu, sekaligus sikap mereka dalam menghadapi

    Ceritakan ketika hasil kerjaan Anda berada di bawah rata-rata dan di atas rata-rata. Apa perbedaan di antara keduanya? – Kandidat yang baik akan menjawab pertanyaan interview ini sejujur mungkin dan membandingkan kedua situasinya. Ia tahu bahwa manusia tidak bisa terus memberikan 100% performanya. Jawaban interview kerja yang diberikan dapat membuat Anda mengetahui seberapa besar integritas yang ia miliki dalam dirinya.

    Baca juga : 3 Alasan Performa Karyawan Buruk dan Cara Mengatasinya

    Tolong ceritakan ketika Anda kurang menyukai cara mengajar seorang dosen dan bagaimana Anda mengatasinya. – Akan selalu ada saat di mana karyawan bertentangan dengan atasannya. Karyawan yang sudah berpengalaman pasti mempunyai jawaban pasti, tetapi fresh graduates belum tentu. Itulah sebabnya contoh pertanyaan ini dapat membuat Anda mendapat pemahaman lebih tentang sikap kandidat jika nanti ia bertentangan dengan atasannya.

Satu hal yang perlu diingat saat melakukan wawancara kerja dengan fresh graduates, yakni mayoritas dari mereka belum memiliki pengalaman bekerja yang cukup. Beberapa tips di atas dapat membantu Anda menemukan kandidat fresh graduates terbaik untuk diangkat menjadi karyawan. Semoga Anda bisa segera menemukan karyawan terbaik untuk perusahaan Anda!

Baca juga : 5 Pertanyaan Interview Untuk Menemukan Karyawan Terbaik