×

Mengenal Lebih Jauh tentang Manajemen dalam Bisnis: Definisi, Fungsi, dan Unsur

March 1, 2018 Accounting

Dalam menjalankan bisnis, seseorang perlu mendalami tentang ilmu manajemen. Manajemen bisnis inilah yang dapat membantu Anda dalam mengelola dan menjalankan bisnis secara benar dan tepat agar dapat mencapai target-target yang ditetapkan. Tanpa adanya hal tersebut, usaha atau bisnis Anda bisa berantakan dan terlantar.

Masalahnya, tidak semua orang memiliki background dalam bidang manajemen, bahkan mungkin Anda termasuk salah satunya. Lantas, apa ini artinya Anda harus kuliah terlebih dulu selama sekitar empat tahun untuk mendalaminya?

Tentu saja tidak. Namun, setidaknya usahakan untuk mempelajari hal-hal dasar terkait manajemen bisnis, yang di dalamnya juga termasuk manajemen keuangan dan pemasaran. Pada dasarnya, manajemen berfungsi untuk mengatur jalannya bisnis Anda sehingga membentuk keteraturan yang dapat memudahkan Anda dalam mencapai tujuan.

manajemen, akuntansi, manajemen bisnis, manajemen keuangan, bisnis, usaha, manajemen pemasaranAgar bisnis berjalan lancar dalam mencapai target, diperlukan manajemen yang tepat. (Source: Pexels)

  1. Pengertian Manajemen

    Apabila ditinjau dari sisi etimologis, manajemen sebetulnya berasal dari Bahasa Perancis kuno, yakni “management”, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Dari arti etimologis tersebut, beberapa ahli dalam ilmu manajemen mengembangkannya menjadi definisi yang lebih panjang.

    Ricky W. Griffin, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Hal ini sejalan dengan Henry Fayol yang mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu yang mengandung lima gagasan atau fungsi utama, yakni merancang, memerintah, mengorganisir, mengendalikan, dan mengoordinasi.

    Ada pula George R. Terry yang menyebut manajemen sebagai proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber-sumber lain.

    Nah, dari berbagai definisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah sebuah proses merencanakan, mengarahkan, mengorganisir, dan mengendalikan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien melalui pemanfaatan sumber daya organisasi.

  2. Fungsi Manajemen

    Setidaknya ada empat fungsi utama yang dimiliki oleh manajemen, yaitu:

    Perencanaan (planning)

    Dalam fungsi ini, manajemen berperan untuk menetapkan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi, lalu merencanakan cara terbaik demi mencapai tujuan tersebut. Tergantung dari skala perusahaan, perencanaan ini bisa biasanya dilakukan selama beberapa kali, yakni untuk kepentingan perusahaan secara keseluruhan dan di-break down lagi secara lebih detail untuk masing-masing divisi. Biasanya, manajer akan mengevaluasi berbagai alternatif rencana sebelum memilih rencana apa yang dipilih dan paling cocok diterapkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

    Perencanaan bisa dibilang merupakan basis terpenting dari keseluruhan proses manajemen bisnis. Anggaplah perencanaan sebagai pondasi rumah yang harus dibangun secara kuat. Tanpa adanya perencanaan yang matang dan detail, bisa-bisa proses bisnis Anda tak akan berjalan sesuai harapan.

  3. Pengorganisasian (organizing)

    Setelah melakukan perencanaan secara matang, saatnya mengubah rencana tersebut menjadi sesuatu yang nyata. Namun, untuk itu, Anda perlu memastikan agar tugas atau kegiatan tertentu dikerjakan oleh orang-orang yang tepat. Di sinilah fungsi pengorganisasian akan membantu Anda. Biasanya, pengorganisasian di perusahaan dibagi berdasarkan fungsi pokok, misalnya seperti pemasaran, akuntansi, produksi, administrasi, dan sebagainya.

    Nah, setiap fungsi pokok tersebut idealnya diketahui oleh masing-masing manajer yang bertanggung jawab kepada direktur utama. Pengorganisasian juga dapat dilakukan dengan menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, hingga pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

  4. Pengarahan (directing)

    Pada tahap ini, setiap anggota tim idealnya sudah mengetahui apa yang harus mereka kerjakan demi mencapai tujuan perusahaan. Meski begitu, mereka tetap membutuhkan dorongan agar bisa terus termotivasi untuk bekerja. Di sinilah fungsi pengarahan dalam manajemen sangat dibutuhkan. Biasanya, peran directing ini dilakukan oleh seorang manajer di masing-masing divisi. Mereka akan melakukan pengarahan melalui metode influencing dan motivating.

  5. Pengendalian (controlling)

    Agar setiap proses dalam manajemen berjalan optimal dan sesuai rencana, maka perlu diberlakukan fungsi pengendalian. Umumnya, fungsi pengendalian meliputi empat kegiatan, yaitu untuk menentukan standar prestasi, mengukur prestasi yang telah dicapai, membandingkan prestasi yang telah dicapai dengan standar prestasi, serta melakukan perbaikan apabila ada penyimpangan dari standar prestasi yang telah ditentukan.

manajemen, akuntansi, manajemen bisnis, manajemen keuangan, bisnis, usaha, manajemen pemasaranManajemen bisnis adalah proses merencanakan, mengarahkan, mengorganisir, dan mengendalikan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien melalui pemanfaatan sumber daya organisasi. (Source: Pexels)

  1. 4 Jenis Manajemen yang Diperlukan untuk Bisnis

    Agar bisnis dapat berjalan optimal dan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan, diperlukan beberapa jenis manajemen lain untuk diterapkan, yaitu:

    Manajemen keuangan

    Sesuai namanya, manajemen keuangan berfungsi untuk mengatur keuangan perusahaan agar arus kas berjalan stabil sehingga pengeluaran tidak lebih besar daripada pemasukan bisnis. Dengan adanya pengelolaan keuangan, seluruh komponen keuangan bisnis juga akan terdata secara rapi, memudahkan Anda untuk melakukan analisis dan meningkatkan peluang untuk pengambilan keputusan yang lebih akurat dan strategis.

    Agar lebih optimal, penggunaan teknologi seperti Sleekr Accounting sangat disarankan karena dapat melakukan integrasi perbankan dengan sistem yang otomatis. Seluruh data keuangan, mulai dari profit margin hingga utang piutang juga tersedia secara real time sehingga Anda bisa selalu mendapatkan data terbaru.

  2. Manajemen SDM

    Ada banyak unsur yang berperan dalam kesuksesan bisnis. Salah satu yang terpenting adalah sumber daya manusia (SDM). Manusia lah yang menjadi pemegang kontrol terhadap unsur-unsur lainnya, contohnya seperti uang, material, atau mesin. Karena perannya yang amat krusial, diperlukan penanganan khusus yang disebut juga dengan manajemen SDM. Dengan adanya pengelolaan yang tepat, SDM diharapkan bisa saling bekerja sama secara baik, efektif, dan efisien sehingga tujuan dapat tercapai.

    Baca juga: 4 Isu Strategis yang Berkembang di Bidang Manajemen SDM

  3. Manajemen operasional

    Dalam bisnis, manajemen operasional dapat membantu Anda untuk memastikan bahwa kegiatan operasional sehari-hari berjalan sesuai rencana dan kebijakan yang berlaku. Kegiatan operasional ini mencakup segala hal yang berhubungan dengan proses produksi, mulai dari bahan baku, mesin, teknologi hingga metode yang diterapkan dalam mengubah bahan baku menjadi produk tertentu.

    Dengan adanya pengelolaan operasional, Anda bisa memastikan kualitas terbaik untuk bahan baku, mengetahui jumlah bahan baku yang harus disediakan, waktu yang dibutuhkan dalam proses produksi, bagaimana cara melakukan efisiensi waktu serta tenaga, dan masih banyak yang lainnya.

  4. Manajemen pemasaran

    Agar produk bisa sampai di tangan pengguna, Anda membutuhkan pemasaran. Terlebih jika produk Anda tergolong baru, maka Anda harus menjadi pihak yang lebih aktif melakukan promosi untuk membuat target market mengetahui kehadiran produk Anda. Proses pemasaran lah yang bisa membantu Anda dalam hal ini, yakni melalui beberapa strategi pilihan yang memiliki peluang paling tinggi untuk membawa kesuksesan.

    Baca juga: 5 Langkah Penting UKM Sebelum Melakukan Pemasaran Bisnis

manajemen, akuntansi, manajemen bisnis, manajemen keuangan, bisnis, usaha, manajemen pemasaranManajemen bisnis tak akan dapat berjalan tanpa adanya jenis manajemen lain seperti manajemen pemasaran, keuangan, operasional, dan SDM. (Source: Pexels)

  1. Unsur-unsur Manajemen

    Dalam bisnis, terdapat enam unsur yang berpengaruh dalam keberhasilan suatu usaha. Unsur-unsur ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dari satu sama lain. Jika salah satu unsur tidak ada atau tidak optimal, maka dapat mempersulit perusahaan dalam mencapai tujuannya. Berikut ini unsur-unsur tersebut:

    Manusia (human)

    Tidak berlebihan rasanya menyebut sumber daya manusia sebagai unsur terpenting dalam manajemen bisnis. Tanpa adanya manusia, perusahaan tidak dapat menentukan tujuan dan menyusun rencana terbaik untuk mencapai tujuan tersebut. Manusia lah yang memegang kontrol terhadap unsur-unsur lain dalam bisnis.

  2. Uang (money)

    Sejak awal mendirikan usaha, uang sudah menjadi salah satu hal paling krusial, yakni sebagai modal. Selain sebagai alat tukar, uang juga dapat berfungsi sebagai alat pengukur nilai. Keberhasilan suatu kegiatan atau penjualan bisa diukur berdasarkan jumlah uang yang beredar dalam perusahaan.

    Sebagai salah satu unsur manajemen, uang dapat membantu Anda untuk memperhitungkan bisnis secara rasional. Hal ini berkaitan dengan berapa banyak uang yang harus disediakan untuk membeli mesin baru, membayar gaji karyawan, hingga berapa banyak yang harus didapatkan demi mendapat keuntungan.

  3. Bahan (materials)

    Ada dua jenis bahan dalam unsur bahan, yakni bahan setengah jadi dan bahan jadi. Tanpa adanya bahan, bisa dipastikan Anda akan kesusahan untuk menghasilkan produk yang hendak dijual. Seluruh rencana yang disusun dapat menjadi percuma dan menghambat perusahaan mencapai tujuannya.

  4. Mesin (machine)

    Anda sudah mempunyai bahan yang diperlukan untuk membuat produk. Namun, proses produksi bisa terhambat apabila Anda tak memiliki mesin yang mumpuni. Perlu diingat pula bahwa dalam hal ini, mesin tak hanya terbatas pada mesin-mesin pabrik untuk menghasilkan produk barang. Mesin seperti komputer, printer, hingga mesin fotokopi juga memiliki nilai penting dalam proses bisnis Anda.

  5. Metode (methods)

    Unsur satu ini membantu Anda dan tim untuk menjalankan setiap proses manajemen secara efektif dan efisien. Karenanya, Anda perlu menentukan metode terbaik untuk diterapkan di perusahaan. Dari sini, biasanya akan ditemukan kesinambungan antara satu divisi dengan divisi lain sehingga Anda dan seluruh karyawan bisa bekerja secara berdampingan dengan baik.

  6. Pasar (market)

    Sebagus apa pun kualitas produk yang diciptakan, hal tersebut akan percuma apabila tidak ada demand atau pasar yang memadai. Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan besar proses produksi akan berhenti sehingga mengancam kesuksesan perusahaan. Karenanya, Anda juga perlu melakukan pemasaran untuk menarik perhatian target market Anda. Susunlah strategi-strategi yang dapat menggaet mereka.

Manajemen sangatlah dibutuhkan dalam setiap bisnis atau usaha. Agar prosesnya bisa berjalan lancar, tidak ada salahnya menggunakan teknologi software seperti Sleekr Accounting yang dapat mempermudah sistem akuntansi Anda. Mulai dari pembuatan laporan keuangan, penjurnalan, pemantauan invoice, performa bisnis, hingga utang dan piutang, semua bisa dilakukan dengan data yang tersimpan secara sistematis dan aman. Hal ini tentu akan sangat memudahkan Anda dalam mengambil berbagai keputusan penting.

Artikel terkait

Pengertian, Manfaat dan Contoh Analisis SWOT Untuk Bisnis UKM

October 19, 2015 Accounting, Bisnis

Analisis SWOT merupakan sebuah analisis yang penting untuk dilakukan bagi bisnis UKM. Mengapa demikian? Analisis SWOT adalah sebuah bentuk perencanaan strategi bisnis yang diambil dari 4 sisi utamanya, SWOT, Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Kesempatan/Peluang) dan Threat (Ancaman). Memiliki ide untuk membuat sebuah usaha atau produk bisa di katakan gampang-gampang susah. Karena ketika kita sudah bisa…

Baca selengkapnya