×

Berbagai Tips Contoh Job Description Untuk Merekrut Karyawan Dari Kalangan Millennial

March 21, 2017 Human Resources (HR)

Sebelumnya, Sleekr telah memberikan ratusan contoh job description bagi Anda. Melalui artikel ini Sleekr akan menjelaskan mengenai tips menulis contoh job description untuk meekrut karyawan dari kalangan millennial. Saat ini apakah Anda sadar bahwa kaum millennial tengah mendominasi industri tenaga kerja? Menurut Workable, ada lebih dari 35 juta karyawan millennial dan Generasi-Y (lahir setelah tahun 1980) yang sedang memulai karir dan mencari pekerjaan baru. Sudah saatnya kini Anda menyusun strategi khusus agar kaum millennial tertarik untuk bekerja di tempat Anda.

Kaum millennial tidak terlalu peduli dengan skala perusahaan, tetapi lebih mengutamakan energi positif yang diusung. Lalu, bagaimana contoh job description yang tepat untuk merekrut kalangan millennial?

Beginilah Tips Menulis Contoh Job Description Untuk Merekrut Karyawan Dari Kalangan Millennial

Contoh job descriptionBagaimana seharusnya Anda menulis job description untuk merekrut karyawan dari kalangan millennial? (Source: ancillaco.com)

  1. Punya Misi Khusus? Cantumkan pada Job Description

    Perlu Anda ingat bahwa kaum millennial tidak hanya ingin mendapatkan pekerjaan; mereka ingin terlibat dalam suatu gerakan positif. Dilansir dari situs wheniwork.com, studi yang dilakukan Deloitte pada tahun 2015 menunjukkan bahwa setidaknya 60% responden dari kaum millennial mempertimbangkan adanya “sense of purpose” sebagai salah satu alasan menerima pekerjaan. Purpose ini bisa bermacam-macam, misalnya mengembangkan produk baru, mengadakan event sosial, dan lain sebagainya. Sebutkan misi mulia Anda pada job descriptions dan tunjukkan bahwa Anda membutuhkan mereka untuk mewujudkan misi tersebut.

    Baca juga : 4 Tips Jitu Untuk Mengembangkan Bisnis UMKM di Indonesia

  2. Jangan Hanya Menuliskan Tugas dan Tanggung Jawab

    Posisi karyawan yang Anda butuhkan di perusahaan mungkin sama dengan posisi karyawan di perusahaan lain, tetapi jangan hanya meng-copy paste contoh format job description tersebut ke lowongan pekerjaan Anda. Hal tersebut hanya akan membuat kaum millennial “malas” untuk melirik lowongan pekerjaan yang Anda tawarkan. Manfaatkan job description untuk membuat mereka excited terhadap perusahaan Anda. Hal apa yang membuat perusahaan Anda spesial dan stand out? Lingkungan kerja seperti apa yang akan mereka rasakan jika bergabung dengan Anda?

  3. Karakter Menjadi Kunci Utama

    Daripada hanya fokus pada kemampuan yang dibutuhkan untuk mengisi posisi karyawan di perusahaan Anda, sebaiknya coba cantumkan karakter ideal dari kandidat, mulai dari hobi, ketertarikan, passion, dan lain sebagainya. Cara ini dapat menciptakan ikatan personal, bahwa perusahaan Anda sangat menghargai perbedaan individu dan berusaha untuk meng-embrace setiap karakter yang akan Anda temui nanti. Kaum millennial pasti akan segera mengklik tombol apply pada lowongan pekerjaan Anda.

    Baca juga: 6 Hal yang Sebaiknya Tak Anda Lakukan Ketika Merekrut Karyawan dari Kalangan Millennial

Job descriptionSaat membuat job description untuk kalangan millennial, jangan hanya menuliskan tugas dan tanggung jawab. (Source: hradvisors.com)

  1. Fokus pada Kompetensi, Bukan Lamanya Pengalaman

    Ya, kaum millennial memang sangat fokus pada pembentukan karakter, tetapi pertimbangkan pula kompetensi setiap kandidat. Jangan fokus pada lamanya pengalaman mereka dalam bekerja. Mayoritas kaum millennial belum begitu lama bergelut di industri kerja, jadi mencantumkan minimal waktu pengalaman pada job description hanya akan membuat kaum millennial menolehkan muka dari lowongan pekerjaan Anda.

    Baca juga : Tips yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Wawancara Fresh Graduates

  2. Mencantumkan Berbagai Pertanyaan

    Kaum millennial sangat senang terlibat dalam percakapan dua arah dengan brand. Cara paling tepat untuk memanfaatkan hal tersebut dalam merekrut mereka adalah dengan mengajukan berbagai pertanyaan pada job description. Allstate Insurance pernah melakukannya dengan sangat baik melalui contoh job description berikut ini: “Do you thrive on competition? Does seeing your name at the top of a list make your day? Are you the type of person who makes small talk with other in a queue? Are you excited to learn about others’ lives?” Dengan menciptakan interaksi, kemungkinan bagi kaum millennial untuk tertarik dengan lowongan pekerjaan Anda akan semakin besar.

    Baca juga: 5 Pertanyaan Interview untuk Menemukan Karyawan Terbaik

Itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membuat job description untuk merekrut karyawan baru dari kalangan millennial. Ingat pula bahwa mereka dekat dengan teknologi. Anda bisa menggunakan software seperti Sleekr HR agar proses pekerjaan yang berhubungan dengan HR bisa berjalan dengan praktis dan sistematis.

Artikel terkait

5 Tren Rekrutmen 2017 Yang Akan Anda Temui!

December 21, 2016 Human Resources (HR)

Setelah sebelumnya Sleekr membagikan artikel mengenai tren HR di tahun 2017 secara keseluruhan. Maka, kali ini Sleekr akan memberitahukan kepada Ada mengenai tren rekrutmen 2017 yang Anda akan temui dalam aktivitas rekrutmen Anda. Demi menunjang produktivitas sebuah perusahaan, merekrut karyawan berkualitas menjadi salah satu cara yang ditempuh. Masalahnya, hal tersebut pun tidak semudah yang diinginkan,…

Baca selengkapnya